Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 81


__ADS_3

Kondisi Kimora semakin kritis, Alena tidak kuasa menahan air mata nya, dia terus menggenggam erat tangan kimora.


"Kamu harus kuat demi anak yang ada di kandungan kamu."


Alena berniat untuk datang ke rumah Genzy.


"Apa yang sebenarnya di lihat oleh kimora, sampai kondisi nya seperti ini."


Alena langsung menghampiri suster diana menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


Suster diana terus saja menangis, semua keluarga pun sudah kumpul di Rumah Sakit.


Tiba-tiba orang tua kimora langsung menghampiri Alena.


"Dokter bagaimana dengan kondisi Kimora, apa dia baik-baik saja."


Alena merasa sangat muak melihat wajah ibu nya kimora.


"Tante Rossalinda, apa sekarang tante punya rasa menyesal dengan keadaan anak Tante yang seperti ini. ini semua karena Tante yang hanya melihat uang dan uang Tampa melihat kebahagiaan anak Tante sendiri."

__ADS_1


Ucapan Dokter Alena langsung di dengar oleh Mama sarrah, dia sangat tidak mengerti apa maksud dari perkataan nya itu


"Suster diana, saya mau mendatangi rumah itu dan ingin tahu apa yang membuat Kimora seperti ini."


Suster diana langsung menarik tangan Dokter Alena.


"Saya ikut yaa Dok, saya juga sangat penasaran sekali apa yang ada di dalam kamar tersebut."


Mereka langsung meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke rumah Genzy.


Ketika mereka datang Genzy sudah ada di depan gerbang.


"Dasar lelaki tidak punya hati, bukan nya diam di Rumah Sakit malam diam di dalam rumah nya."


"Kondisi Kimora sedang kritis sekarang, kenapa kamu tidak menunggu istri kamu di rumah sakit. Dia seperti itu kan karena kelakuan kamu sendiri, pergi sana bertanggung jawab atas perlakuan kamu."


Genzy menahan emosi nya, dan mencoba tenang di depan Dokter Alena.


"Ijinkan aku masuk ke dalam kamar itu, aku ingin tahu apa yang Kimora lihat sampai kondisi nya seperti ini."

__ADS_1


Genzy langsung mempersilahkan Dokter Alena untuk masuk ke dalam, dan di susul oleh suster diana.


Langkah kaki mereka merasa sangat berat sekali, suasana menjadi seperti berubah menjadi hening dan sangat dingin ketika mendekati kamar tersebut.


Genzy langsung membuka kan pintu kamar tersebut, tapi Dokter Alena tidak semudah itu untuk langsung masuk ke dalam kamar itu.


"Jika aku masuk ke dalam, apa kamu akan langsung mengunci pintu kamar tersebut dan mengurung kita berdua di dalam kamar ini, oh aku tidak mau itu terjadi."


Genzy langsung tersenyum kepada Dokter Alena


"Aku tidak akan sejahat itu Dokter Alena, silahkan masuk dan lihat saja sendiri ada apa di dalam kamar ini."


Alena langsung berjalan ke hadapan Genzy.


"Tapi kenapa aku jadi ingin pergi ke belakang rumah itu yaa, tempat yang ada 2 peti mati yang berwarna putih dan coklat.serta tempat tidur kelambu yang ada di sana itu tempat tidur siapa yaa?."


Genzy merasa sangat terkejut dengan keinginan Dokter Alena.


"Lihat saja dulu kamar ini, buka kah Kimora pingsan di dalam kamar ini bukan di dalam gudang belakang rumah."

__ADS_1


Suara genzy terlihat sangat bergetar dan membuat Dokter Alena tersenyum melihat nya.


"Oke baiklah aku akan masuk ke dalam kamar ini, yang mungkin sebelum nya sudah di renovasi atau sudah di ganti apa saja yang ada di dalam nya."


__ADS_2