
Sudah hampir larut malam Mama Sarrah memilih untuk pergi beristirahat di kamar nya, dan tepat jam 00:00 Genzy keluar dari gudang tersebut dia berjalan pulang menuju ke kamar nya.
"Sudah saat nya kembali ke rumah, dan sepertinya Mama dan Kimora sudah kembali ke Apartemen nya.'
Rumah sudah sangat sepi tapi tidak ada rasa takut di dalam dirinya, dia pun membuka pintu rumah nya dan berlari menuju ke kamar nya. Genzy membuka pintu kamar nya dan dia terkejut ketika melihat seorang perempuan tertidur pulas di kasur nya.
Genzy langsung menghampiri dan ternyata dia adalah Kimora, Genzy tidak percaya Kimora kembali ke rumah nya dan sekarang sedang tertidur pulas di hadapannya.
Genzy lebih mendekatkan diri nya dan Kimora, dan membelai rambut panjang nya. Dia pun memegang tangan Kimora yang terasa sangat dingin sekali.
"Aku pikir kamu akan langsung pergi dari rumah ini, tapi ternyata kamu memilih untuk menginap di kamar ini, Kimora aku seperti bermimpi bisa melihat kamu kembali di kamar ini."
Genzy meliriknya matanya ke samping dia melihat handphone nya yang lupa tidak dia bawa.
__ADS_1
Genzy langsung mengambil handphone nya tersebut, dan ternyata banyak sekali panggilan telephone dari Alena Renita.
"Apa Kimora sempat menjawab panggilan telephone dari Alena, wahhhh ini gawat sekali, aku harus segera menelephone Alena. Ada apa dia telephone sampai berkali-kali seperti ini."
Genzy keluar dari kamar nya dan ke dalam kamar yang kosong, dia mencoba untuk menghubungi kembali nomber handphone Alena.
"Ayoo Alenaaaaaaa jawab panggilan telephone ini."
Alena pun terbangun dan langsung menjawab panggilan telephone dari Genzy.
*Alena ada apa kamu tadi telephone saya,?*
*Yaa kamu, kemana aja sih kenapa nggak pernah lagi ke rumah sakit. Aku cuman sendiri di rumah sakit ini, dan berencana ingin pulang ke rumah kamu kalau aku sudah di ijinkan untuk pulang.*
__ADS_1
Genzy langsung terkejut mendengar Alena yang ingin tinggal di rumah nya.
*Alena kamu kan sudah mempunyai Apartemen, untuk apa kamu ingin tinggal di rumah ini. Alenaa hey Alena kita itu belum ada ikatan yang resmi kamu jangan bercanda.*
*Genzy kita memang belum punya ikatan resmi, tapi ingat apa yang sudah kita lakukan selama hubungan seperti suami istri. Jadi suatu saat kamu harus bisa untuk menikah dengan aku.*
*Alena kamu tidak memikirkan bagaimana perasaan Kimora, jika kita berdua sampai harus menikah,? kamu tidak punya perasaan sama sekali.*
*Genzy, Kimora itu despresi berat jadi dia tidak mungkin bisa sembuh kembali seperti semula. Lalu bagaimana dengan anak kamu dan kehidupan kamu ke depannya.*
*Sudah lah Alena aku minta kamu jangan dulu menghubungi aku lagi karena sekarang Kimora sedang ada di rumah ini, dia tertidur pulas di kamar.*
Genzy langsung menutup panggilan telephone nya.
__ADS_1
"Apaaaaaaaa, Kimora sekarang sedang ada di rumah Genzy. Mau apa dia kembali lagi ke rumah itu, nggak,,,,,nggak ini nggak boleh terjadi Genzy nggak boleh kembali sama Kimora. Genzy harus bersama-sama dengan aku."
Alena langsung panik dan gelisah membuat luka di belakang kepalanya sakit kembali, Alena merasa kesakitan kembali dia terus memegang kepala nya yang masih di perban.