Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 224


__ADS_3

Genzy pun meninggalkan Alena dia mengejar Kimora yang berjalan sambil menangis.


"Kimora aku mohon jangan seperti ini, kamu jangan langsung percaya kalau Alena itu hamil jika belum ada bukti yang akurat."


Kimora pun langsung terdiam dan mengatur nafas panjang nya.


"Aku udah nggak peduli Mas, jika Alena itu hamil atau pun tidak. Aku memang berniat untuk pergi dari kehidupan kamu, karena bukan hanya Alena tapi aku nggak sanggup jika kamu masih saja menyimpan jasad Ayana di dalam rumah itu. Silahkan saja kamu bersama dengan Alena mungkin dia yang terlalu cinta sama kamu sanggup menjalani hubungan dengan lelaki yang seperti kamu."


Genzy pun langsung berpikir jika Kimora menjadikan ini sebagai alesan besar nya untuk mengakhiri hubungan pernikahan padahal di balik semua ini dia tidak bisa hidup di dalam rumah yang masih ada Ayana.


"Coba saja kamu bawa Alena tinggal di sana, apa dia bisa menerima kehadiran Ayana. Aku sangat berharap dia bisa hidup bersama dengan seseorang yang sudah tidak bernyawa."


Mama Sarrah langsung menghampiri Kimora dan Genzy dan membuat pembicaraan mereka langsung terhenti.

__ADS_1


"Bagaimana ini apa yang kamu lakukan selanjutnya Genzy, jika Dokter Alena hamil."


Mama Sarrah pun langsung memegang tangan Kimora, dia takut despresi Kimora kambuh.


"Mam, aku yakin Alena tidak hamil dia hanya ingin jadi perusak rumah tangga aku bersama dengan Kimora saja. Apalagi sekarang keadaan Kimora yang sudah pulih seperti ini."


Genzy memilih untuk menghampiri Alena dengan penuh emosional, ketika Genzy masuk ke Apartemen nya terlihat Alena sedang tersenyum sambil memegang perut nya.


"Mana buktinya jika benar kamu sekarang sedang hamil,? mana bukti Usg nya aku minta sekarang juga."


Alena yang merasa sangat kesakitan pun langsung melepaskan genggaman erat tangan Genzy.


"Alena, aku sangat mencintai Kimora Leticia aku ingin memulai kehidupan baru bersama nya. Bisa kah kamu akhiri sandiwara kamu ini."

__ADS_1


Alena merasa sangat kesal sekali mendengar perkataan dari mulut Genzy.


"Kamu ingin memulai kembali kehidupan kamu bersama dengan Kimora,? di saat sekarang Kimora sudah tidak despresi lagi dia sudah normal kembali. Hey Genzy kamu tidak malu kah dulu di saat dia despresi berat kamu tidak ada di samping nya, menjadi penyemangat hidup nya. kamu egois dan sangat serakah sekali."


Alena pun seperti memojokkan Genzy, dia terus mengungkit masa lalu Genzy.


"Di saat Kimora despresi berat kamu melampiaskan semuanya kepada aku, sampai kamu berjanji akan menikah dengan ku. Tapi tiba-tiba kamu menjauh dan ingin kembali lagi kepada Kimora. Apa kamu sehat Genzy hah,? kamu masih normal kan. Kamu mempermainkan perasaan dua orang perempuan sekarang."


Genzy hanya bisa mendengarkan perkataan dari Alena yang membuat dirinya pun langsung termenung.


Secara tiba-tiba Kimora masuk ke dalam Apartemen Alena, dia mendengar semua perkataan Alena dan juga Genzy yang membuat nya ingin masuk ke dalam.


"Perempuan yang sebenarnya kamu cintai itu adalah Ayana Larasati, dia yang selalu ada di dalam hati dan perasaan kamu Mas. Rasa cinta kamu kepada Ayana di bawah batas normal, jadi kamu hanya bisa mempermainkan perasaan hati perempuan saja. Cinta sayang kamu dan hati kamu itu hanya untuk Ayana Larasati."

__ADS_1


__ADS_2