Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 36


__ADS_3

Sesampainya di rumah~


"Ayoo kimora mama bantu untuk turun".


Kimora di bantu turun dari mobil oleh suster dan mama sarrah.


"Iya mah terimakasih."


Genzy hanya memperhatikan Kimora dia belum berani untuk menyapa istrinya itu.


"Kimora kamu mau langsung ke kamar ?".


Kimora memperhatika setiap sudut rumah serasa ada yang berbeda.


"Iya,ma aku mau ke kamar saja".


Mama sarrah langsung mengantar kan Kimora ke kamar nya.


"Kamu istirahat ya,mama mau mempersiapkan kamar untuk suster diana.karena dia akan menginap dan pulang seminggu sekali".


Mama sarrah langsung pergi dan menutup pintu kamar kimora.


Sekarang hanya ada kimora dan genzy di dalam kamar nya.


Genzy mulai mendekati Kimora perlahan.


"Kimora bagaimana ke adaan kamu sekarang ?".


Kimora terdiam tidak menjawab pertanyaan dari suaminya itu.


Dia lebih memilih memainkan handphone nya.


"Kimora aku sangat menyesal sekali atas kejadian itu.aku minta maaf.aku janji akan bersikap jauh lebih baik lagi".

__ADS_1


Kimora memandang wajah genzy.


"Kenapa, kamu melakukan itu mas ? bukan anak ini sangat kamu harapkan di kuarga kamu ? untungnya anak ini sangat kuat walaupun aku mengalami pendarahan hebat".


Mata kimora berkaca-kaca dia menahan rasa kesalnya kepada suaminya.


Genzy langsung menghampiri Kimora dan memeluk paksa kimora.


"Aku minta maaf kimora.aku mohon maaf kan aku".


Kimora melepaskan pelukan genzy.


"Seperti nya jika anak sudah lahir aku ingin kita pisah saja mas.aku rasa aku tidak kuat karena jika lelaki sudah bersikap kasar kepada perempuan nya hal itu pasti akan dia lakukan terus.".


Genzy mulai tidak habis pikir dengan Kimora dia sampai berkata ingin berpisah dengan nya.


"Kimora,aku sudah pernah kehilangan istri dan janin dalam kandungan nya.kenapa kamu tega punya pikiran akan berpisah dengan aku setelah anak ini lahir".


Kimora lagi-lagi menangis sambil mengusapkan tangan nya ke perutnya.


"Mas,aku mohon tinggalkan aku sendiri.kamu silahkan keluar".


Genzy menggelengkan kepalanya.


Dan langsung membuka pintu kamar untuk pergi.


"Yaa tuhan,kuatkan aku dan bayi ku ini sampai saat nya tiba.aku meninggalkan rumah ini".


Kimora langsung menarik selimutnya untuk beristirahat.


Tapi suster diana datang membawa obat dan makanan untuk kimora.


"Bu,saya suster diana bolehkah saya masuk".

__ADS_1


Kimora langsung mengusap air mata nya dengan selimut.


"Iya,suster silahkan masuk tidak di kunci ko pintu nya".


Suster diana masuk dan melihat mata dan wajah Kimora yang memerah.


"Ibu,ibu menangis lagi ? ibu kenapa ? ibu saran dokter Alena ibu harus selalu happy".


Kimora langsung tersenyum.


"Aku, nangis mungkin ini karena faktor hormon dari kehamilan yang tiba-tiba sedih Tampa sebab".


Suster diana langsung menyiapkan makanan untuk kimora makan.


"Ini, makanan nya bu apa mau saya suapi ? ".


Tiba-tiba terdengar suara dari belakang pintu.


"Biar saya yang menyuapinya".


Ternyata itu suara genzy.


"Oh,baik pak kalau begitu ini makanan nya dan ini obat dan vitamin nya.kalau begitu saya keluar dulu"


Suster diana langsung meninggalkan kan Kimora dan genzy berdua di kamar.


"Mas,aku kan minta kamu pergi ngapain kamu balik lagi ke sini".


Kimora merasa sangat kesal setiap melihat wajah suaminya itu.


"Walaupun kamu, terus mengusir aku.aku bakalan tetep ada di samping kamu.ayo sekarang kamu makan ya".


Genzy menyuapi Kimora berharap kimora bisa luluh hatinya dan memanfaatkan semua kesalahan nya.

__ADS_1


__ADS_2