Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 116


__ADS_3

Selesai merias diri Kimora terlihat sangat cantik sekali, dan itu pun membuat Sarrah langsung terpesona, dengan kecantikan Kimora Letica.



"Kimora sayang kamu terlihat sangat cantik sekali nak,"


Kimora hanya terdiam dan tersenyum saja,


Sarrah langsung membawa Kimora untuk segera pulang.


"Yasudah kita pulang sekarang yaa sayang."


Sarrah harus menepati janji nya, dia harus membawa pulang Kimora sebelum Alena pulang dari Rumah Sakit.


Sarrah langsung membawa Kimora masuk ke dalam mobilnya, dan langsung menjalankan mesin mobil nya.


Sarrah memberikan cermin kecil kepada Kimora agar dia bisa melihat wajah cantik nya.


Kimora pun terus memperhatikan penampilan Kimora.


"Astaga, apa yang ada di pikiran Genzy. Kimora begitu sangat cantik sekali dia pun sekilas mirip dengan Ayana."

__ADS_1


Ucap Sarrah dalam hatinya.


*****


Genzy baru membuka pesan dari Dokter Alena, dia pun langsung membalas pesan tersebut.


*Baiklah, aku tunggu di rumah ku malam ini*


Alena yang membaca pesan dari Genzy sedikit ragu untuk datang ke rumah itu dan Genzy mau memberitahu nya dengan sangat mudah.


"Dia nggak mungkin segampang itu memberitahu semua nya kepada aku, dia pasti menyiapkan rencana untuk aku."


Alena pun langsung bersiap-siap untuk segera pergi bertemu dengan Genzy.


*Suster Diana, aku seperti nya pulang sangat larut malam sekali. Jadi aku mohon jaga Kimora dan Tiara baik-baik di rumah.*


Alena pun langsung keluar dari ruangan praktek nya, terlihat ada seorang Dokter yang memperhatikan nya terus.


Alena mulai merasakan ketakutan sekali, padahal dia hanya ingin berniat pergi ke rumah itu belum sampai ke dalam rumah itu.


"Belum apa-apa aku udah merinding begini, tapi aku harus berani semua demi Kimora."

__ADS_1


Alena langsung masuk ke dalam mobil nya, dan menyalakan mesin mobil nya, di perjalanan Alena tidak fokus dia tidak apa yang akan terjadi dengan nya nanti.


"Bagaimana jika Genzy menghabiskan nyawa ku malam ini, dia lelaki yang sangat misterius sekali sebernarnya aku takut tapi aku sudah tidak mau di buat bertanya-tanya dan penasaran."


Sampai akhirnya Alena sampai di depan gerbang rumah tersebut, Alena memejamkan mata nya ketika dia turun dari mobil nya.


Dan kembali membuka mata ketika dia ada di depan pintu gerbang tersebut.


Suasana nya pun sangat sunyi sekali seperti rumah yang tidak berpenghuni, tidak ada sedikit suara yang berasal dari dalam rumah tersebut.


Melihat Alena yang berdiri di depan gerbang, satpam langsung menghampiri Alena dan membuka kan pintu gerbang tersebut.


Alena lebih memilih menyimpan mobil nya di luar gerbang, dan Alena pun mulai menanyakan sesuatu kepada satpam tersebut.


"Kenapa di sini menjadi sangat sepi sekali, apa di dalam rumah tidak ada seseorang pun."


Alena tidak berani melangkah kaki nya dia masih terdiam di depan gerbang.


"Ada tiga orang asisten rumah tangga yang mengundurkan diri, dan juga Ibu Sarrah pun memilih untuk pergi dan tinggal di Apartemen nya."


Mendengar perkataan dari satpam tersebut, Alena semakin di buat tidak nyaman sekali. Dia sangat terkejut dengan tiga asisten rumah tangga yang mengundurkan diri, pasti mereka punya alasan yang kuat kenapa mereka bisa ingin pergi.

__ADS_1


Tiba-tiba Genzy datang menghampiri Alena dan menarik tangan nya.


__ADS_2