Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 73


__ADS_3

Tidak lama kemudian taxi online yang di pesan oleh kimora dan suster diana datang.


"Ayoo,buu itu taxi online sudah datang.hati-hati yaa jalan nya pelan-pelan saja yaa".


Suster diana dengan sabar menuntun kimora untuk masuk ke dalam taxi online tersebut.


"Iyaa suster diana, terimakasih banyak yaa.suster sudah sangat baik sekali kepada saya".


Mereka langsung duduk berdampingan di taxi online tersebut.


"Buu, kalau menurut saya sebaiknya ibu pindah saja ke rumah orang tua ibu.dari pada harus tinggal di rumah itu saya sangat hawatir sekali bu.rumah itu bukan hanya serem karena sesuatu yang nggak bisa kita lihat tapi juga dengan perlakuan tuan genzy yang menurut saya sangat sekali tidak normal.seperti ada sesuatu yang di sembunyikan".


Kimora mengelus-elus perut besar nya.


"Aku pernah berpikir seperti itu,tapi aku nggak punya alasan yang jelas untuk bisa tinggal di rumah orang tua ku suster.karena aku menikah dengan mas genzy itu karena mama sarrah yang meminta nya dia bilang aku mirip dengan almarhum istri mas genzy".


Suster diana mengelus pundak kimora.

__ADS_1


"Aku seperti jual oleh ibu ku suster.bahkan dia bilang aku harus cepat bisa hamil. karena pasti harta kekayaan keluarga mas genzy pasti untuk anak yang ada di kandungan ku ini".


Kimora langsung meneteskan air mata nya.


"Ada yang paling saya dan dokter alena takut kan bu.kami sangat takut jika tuan genzy hanya mengharapkan anak dari ibu kimora.sesudah ibu kimora melahirkan anak ini saya takut sekali ibu kimora di usir dari rumah itu".


Kimora langsung menatap wajah suster diana.


"Iyaa buuu,tuan genzy pernah bilang kepada dokter alena kalau dia sangat menginginkan anak perempuan dari kandungan ibu kimora karena ingin menggantikan posisi istri nya yang sudah meninggal.mungkin juga jika benar anak yang ibu kandung adalah perempuan akan di beri nama yang sama dengan nama almarhum istrinya tuan genzy".


"Ahhhhh,perut aku sangat sakit sekali suster.perut aku lagi-lagi merasakan keram".


Suster diana langsung panik sekali dan langsung mencoba untuk menenangkan pikiran kimora letica.


"Ibu tarik nafas buang nafas yaa buu.tenangkan pikiran ibu yaa.ibu harus tenang yaa bu rilexs yaa buu".


Suster diana terus memegang tangan kimora letica.

__ADS_1


"Maafkan saya yaa, gara-gara saya bicara jujur ibu jadi keram perut begini yaa buu.maafkan saya".


Suster diana sangat hawatir melihat kimora letica yang sangat kesakitan sekali.


"Kalau sampai ibu kimora seperti ini.bisa-bisa dia mengalami kelahiran prematur.karena usia kandungan nya masih 7 bulan tapi sudah merasakan keram-keram.seperti kontraksi palsu begini".


Kimora mulai merasakan keram di perutnya sudah sedikit demi sedikit menghilang.


"Aku sudah merasa baik suster diana.keram di perut aku udah sedikit menghilang suster diana".


Suster diana langsung memberikan air mineral kepada kimora letica.


"Ini bu, silahkan di minum air nya.supaya ibu bisa sedikit tenang perasaan nya".


Kimora letica langsung meminum air mineral dari suster diana sedikit demi sedikit.


"Terimakasih yaa suste Diana sudah sangat baik sekali sama aku.sabar sekali mengurus aku dalam hal yang banyak sekali".

__ADS_1


__ADS_2