Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 185


__ADS_3

Melihat Dokter Alena yang masih tidak berdaya Kimora tidak bisa menyembunyikan rasa kebencian terhadap Dokter Alena.


Apalagi ketika Mama Sarrah memberikan bucket bunga kepada untuk Dokter Alena, Kimora hanya memandangi sinis wajah Dokter Alena yang sangat bahagia sekali.


"Terimakasih yaa Tante, oh iya Tante boleh kah aku memanggil dengan sebutan Mama Sarrah. Soalnya Tante itu baik sekali seperti Mama aku."


Kimora sangat tidak tahan sekali mendengar percakapan antara Dokter Alena dan Mama Sarrah.


"Hmmm, boleh saja silahkan saja kalau mau memanggil dengan sebutan Mama Sarrah."


Dokter Alena pun langsung sangat ceria di pun langsung memeluk erat tubuh Mama Sarrah di depan Kimora.


Kimora pun langsung membuka pintu ruangan tersebut, dia memilih untuk keluar dari ruangan Dokter Alena.


"Seperti nya dia ingin berlama-lama di sini, mungkin seperti menginap di sebuah hotel karena di Apartemen nya dia tidak akan pernah bisa tersenyum."


Kimora nekat untuk mencari Dokter Rian sendiri an, sedangkan Mama Sarrah yang asik mengobrol dengan Dokter Alena tidak menyadari jika Kimora pergi keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


Ingatan Kimora mulai sangat jelas dia mengingat jalan yang ada di rumah sakit itu.


"Aku mengingat nya ini sangat jelas sekali, aku selalu pergi ke sini untuk memeriksa kandungan ku se waktu hamil Putri Kimora."


Kimora pun terus berjalan sambil mengingat kembali kejadian yang berlaku sampai akhirnya dia bisa bertemu dengan Dokter Rian.


"Kimora hey kamu mau kemana,?"


Dokter Rian terkejut Kimora hanya berjalan sendiri tanpa ada yang mendampingi nya.


"Kimora, kamu sendiri dimana Bu Sarrah."


"Mama Sarrah sekarang sudah menjadi Mama nya Alena, perempuan itu berhasil meracuni pikiran Mama Sarrah dia bilang setiap pertemuan nya dengan Mas Genzy itu adalah untuk membicarakan tentang kondisi aku."


Kimora langsung duduk di kursi yang ada di depan pohon-pohon besar.


"Kimora maksud bagaimana,? Dokter Alena sekarang berbohong besar dengan Bu Sarrah agar di bisa di posisi nyaman. Astaga jahat sekali dia seperti nya kita harus segera memberitahukan yang sebenarnya terjadi."

__ADS_1


Dokter Rian mulai sangat gemas sekali dengan apa yang di lakukan oleh Dokter Alena terhadap Kimora.


"Aku ingin membuat nya menderita secara halus dan mungkin membuat nya sama seperti aku despresi. Aku sangat benci dia."


Kimora sangat terlihat sangat emosional sekali, dan dia pun ingin mengatakan yang sebenarnya terjadi dengan Dokter Rian.


"Aku ingin sekali bisa kembali ke rumah itu, memakai kan gaun putih yang pernah di pakai oleh Ayana kepada Alena."


Dokter Rian binggung mendengar perkataan Kimora, dia ingin memakai kan gaun Ayana yang sudah meninggal kepada Alena.


"Kimora bagaimana cara nya kamu ingin memberikan gaun Ayana kepada Dokter Alena, sedangkan Ayana sudah tidak ada. Apa sebenarnya Ayana itu sebenarnya masih hidup,?".


Dokter Rian semakin tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Kimora.


"Dia memang sudah tidak ada Ayana sudah meninggal tapi dia masih ada di dalam rumah itu."


Seketika Dokter Rian langsung memegang tangan dan pundak nya, dia langsung merasa sangat tidak nyaman sekali dengan perkataan Kimora.

__ADS_1


"Kimora apa maksud dari perkataan kamu ini, sangat sulit untuk aku arti kan."


Kimora hanya tersenyum tipis dan membuat Dokter Rian menjadi kebingungan.


__ADS_2