Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 189


__ADS_3

Karena keadaan Kimora yang tidak sadarkan diri, Kimora terpaksa menginap di kamar itu. Mama Sarrah segera menghubungi Dokter Rian agar segera datang ke rumah nya.


Mama Sarrah tidak melihat sosok Genzy di sekitar rumah nya, dia pun meminta pelayan untuk menemani Kimora di kamar nya.


Mama Sarrah mencoba untuk menghubungi Genzy, tapi ternyata handphone ada di dalam kamar.


"Genzy pergi ke mana sih, handphone nya ada di kamar tapi di sekitar rumah ini dia nggak ada."


Mama Sarrah menunggu kedatangan Dokter Rian, dia juga sambil mencari keberadaan Genzy yang belum ketemu.


Tidak lama kemudian Dokter Rian sampai ke depan gerbang rumah itu, Dokter Rian tidak menyangka jika dia bisa masuk ke dalam rumah itu demi Kimora.


"Apa yang harus Kimora lakukan dalam keadaan seperti ini, dia tidak bisa apa-apa dia yang akan mengungkapkan malah dia yang sakit."


Dokter Rian pun langsung segera masuk ke dalam rumah itu, mata nya tidak hentinya melirik-lirik ke arah sudut-sudut rumah tersebut.

__ADS_1


Mama Sarrah langsung menghampiri Dokter Rian, dan menarik masuk ke dalam kamar. Seketika Dokter Rian terdiam ketika masuk ke dalam kamar tersebut, ini adalah kamar di mana Kimora melihat penghianat cinta antara suaminya dan sahabat nya sendiri.


Dokter Rian mulai memeriksa kondisi Kimora yang ternyata badan sedikit demam, Dokter Rian merasa Kimora memaksa untuk mengingat sesuatu yang selama ini dia takut kan.


Mama Sarrah meninggalkan Kimora dan Dokter Rian di dalam kamar, untuk membuat teh hangat untuk Kimora.


Tidak lama kemudian Kimora pun terbangun dari ketidaksadaran nya, beruntung orang yang pertama dia lihat adalah Dokter Rian.


Ekspresi begitu sangat ketakutan sekali, Kimora memegang erat tangan Dokter Rian.


Kimora langsung memeluk erat tubuh Dokter Rian.


"Kimora apa maksud dari perkataan kamu tadi, mereka itu adalah suami mu dan Dokter Alena,?"


Kimora langsung mengangguk kan kepala nya, sambil menangis histeris di pelukan Dokter Rian.

__ADS_1


"Sudah ku duga pasti ada sesuatu yang membuat kamu menjadi despresi kembali, Kimora kamu harus segera pergi dari rumah ini. Rumah ini hanya bisa membuat kamu sedih."


Kimora melepaskan pelukan erat nya dari Dokter Rian, dia menggelengkan kepalanya.


"Aku sementara akan tinggal di sini, aku ingin melihat sendiri Alena datang ke rumah ini."


Wajah Kimora seperti menyimpan banyak dendam kepada Alena, dia seperti akan menghancurkan Alena secara halus.


"Kimora bagaimana dengan rencana kamu yang akan membawa aku ke gudang belakang rumah tersebut, apakah kita bisa pergi ke sana sekarang,? biar saja aku yang datang sendiri ke sana."


Kimora langsung menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak, jangan kamu jangan ke sana karena di sana ada dia yang menjaga perempuan bergaun putih tersebut, dia tidak mau berpisah dengan perempuan bergaun putih tersebut."


Dokter Rian semakin tidak percaya dengan perkataan Kimora yang sedikit aneh untuk di dengar, Dokter Rian masih binggung apakah ini hanya cerita halusinasi saja atau ini adalah sebuah cerita fakta.

__ADS_1


"Kimora, perempuan bergaun putih itu apakah itu adalah Ayana,? jadi Ayana sebernarnya masih hidup atau bagaimana aku sangat berat memikirkan sesuatu cerita kamu yang seperti cerita halusinasi saja."


__ADS_2