Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 57


__ADS_3

Kimora terdiam di dalam kamar tapi dia tetap ingin membuka pintu kamarnya kembali untuk melihat suaminya.


Kimora pun membuka kembali pintu kamar nya itu.


Ternyata suami sudah tidak ada.


"Kemana perginya mas genzy ya,ko tidak ada".


Kimora kembali membuka pintu kamar nya.


Dia mencari suami nya Kimora pergi menghampiri kamar mama sarrah.


"Mama masih saja menangis,mama kenapa lagi yaa".


Kimora tidak berani masuk ke dalam kamar itu.


Dia memilih untuk diam di depan kamar mama sarrah.


Di dalam kamar genzy memeluk erat mama sarrah yang masih saja menangis.


"Mama tenang yaa,mama jangan menangis lagi Ayana pasti akan kembali hadir di keluarga kita ini".


Mama sarrah langsung terkejut dengan ucapan genzy.


"Apa, maksud ucapan mu itu genzy.ayana sudah tidak ada dia sudah meninggal tidak mungkin dia bisa hidup kembali".


Genzy langsung tersenyum kepada mama sarrah.

__ADS_1


"Kita doakan saja mam, semoga bayi yang di kandung Kimora berjenis kelamin perempuan.


nanti kita beri nama ayana.aku yakin sekali pasti wajah nya sangat mirip ayana.karena sampai sekarang aku selalu memandangi foto-foto Ayana setiap malam.dan berharap besar anak aku bisa berwajah mirip Ayana".


Mendengar perkataan genzy mama sarrah terdiam kebingungan.


"Sudah yaa,mama sekarang istirahat saja yaa".


Genzy langsung membaringkan mama sarrah dan menyelimuti nya.


"Aku pergi dulu ya mam,kasian Kimora sendiri di kamar takutnya dia ketakutan".


Genzy mematikan lampu kamar mama sarrah dan menutup pintu kamar nya.


Ketika genzy keluar dari kamar mama sarrah dia terkejut melihat kimora ada di depan kamar mama sarrah.


Genzy sangat gugup dia takut Kimora mendengar perkataan nya dengan mama sarrah.


"Dari tadi mas, cukup lama ko aku di depan kamar mama sarrah.sekarang bagaimana dengan keadaan mama sarrah ?".


Kimora langsung ingin membuka pintu kamar mama sarrah.


Tapi genzy langsung menghentikan nya.


"Mama sedang istirahat, jangan di ganggu yaa kasian.lebih baik kita tidur saja sudah sangat malam sekali".


Genzy langsung memegang tangan Kimora dan menuntun nya untuk pergi ke kamar nya.

__ADS_1


Genzy memperhatikan wajah kimora yang sangat tenang.


Genzy langsung menyimpulkan sendiri kalau kimora tidak mendengar perkataan pada mama sarrah.


Genzy menutup pintu kamar nya dan langsung mengunci nya.


"Kimora,usia kandungan mu sudah 5 bulan besok kita pergi ke dokter kandungan.dokter Alena renita.biasanya di usia kandungan segitu sudah terlihat jenis kelamin nya".


Kimora langsung terdiam mendengar perkataan suami nya.


"Kenapa kamu terdiam ? kamu tidak senang yaa pergi ke dokter kandungan di temani suami kamu ?".


Genzy menatap wajah kimora.


"Memangnya kamu ingin anak kita ini berjenis kelamin apa pasti laki-laki kan yah.supaya bisa menjadi penerus perusahaan keluarga kamu apalagi kamu itu kan anak tunggal".


Kimora langsung memegang perutnya.


"Aku berharap besar anak ini adalah berjenis kelamin perempuan".


Kimora terkejut dengan ucapan suaminya itu.


"Kenapa kamu ingin anak ini perempuan dan berharap besar anak ini perempuan.lalu kalau ternyata anak ini laki-laki terus kamu tidak mengakui kalau anak ini anak kamu".


Kimora sangat terbawa emosi dengan perkataan genzy.


"Kalau anak ini laki-laki,kita terus-menerus mencoba sampai kita punya anak perempuan".

__ADS_1


Kimora langsung melempar bantal ke arah wajah suaminya itu.


__ADS_2