
Alena memikirkan rencana sesuatu dia tidak tega untuk melihat Kimora selalu despresi seperti ini dia berencana ingin bertemu dengan Genzy di rumah nya.
Alena tidak peduli apapun yang akan terjadi dengan dirinya yang penting dia bisa membongkar rahasia Genzy.
Alena langsung mengerimkan pesan untuk Genzy.
*Aku ingin bertemu dengan kamu, malam ini di rumah kamu. Alena Renita.*
Setelah mengerimkan pesan untuk Genzy, Alena langsung bergegas tidur bersama dengan Kimora.
Alena memandangi wajah Kimora, dia mengusapkan tangan nya ke kepala Kimora.
"Aku janji akan membongkar semua, apa yang membuat kamu jadi seperti ini."
Alena mulai memejamkan mata nya, dan tidur dengan pulas.
****
Keesokan harinya Alena berniat untuk membawa pulang Kimora, tapi dia tidak mau dia terus memandangi wajah Tiara. Terlihat Kimora begitu sangat bahagia ada bersama dengan putri cantik nya itu.
"Suster Diana bagaimana ini yaa, seperti nya Kimora tidak mau pulang dia masih ingin bersama dengan Tiara, tapi aku takut sekali despresi kambuh kembali."
Kimora mengendong Tiara dengan penuh cinta dan perasaan cinta.
__ADS_1
"Seperti nya, Ibu Kimora akan baik-baik saja di sini Dok. Terlihat dia sangat bahagia sekali lihat saja dia tersenyum manis selalu."
Alena yang melihat Kimora begitu sangat tenang dan bahagia pun langsung pergi berangkat untuk ke Rumah Sakit.
"Yasudah yaa suster, aku pergi dulu semoga semua nya baik-baik saja yaa"
Alena langsung pergi ketika dia keluar dari pintu Apartemen, Tante Sarrah pun keluar dari Apartemen nya.
Mereka berdua saling bertatapan wajah, dan pada akhirnya Tante Sarrah mengetahui jika ternyata apartemen mereka saling bersebelahan.
"Dokter Alena, ohhh ternyata kamu tidak di sini juga yaa. Ternyata kita saling berdampingan."
Alena merasa sangat tidak nyaman, dia langsung berpamitan untuk segera pergi.
Alena langsung meninggalkan Sarrah yang berdiri di depan pintu masuk Apartemen Alena.
"Kalau Dokter Alena tinggal di sini, itu tanda nya bayi Kimora pun ada di sini."
Sarrah pun langsung menekan tombol yang ada di pintu tersebut.
Suster Diana langsung menghampiri pintu keluar tersebut, dan membuka nya.
Suster Diana langsung terkejut melihat Sarrah yang ternyata menekan tombol tersebut.
__ADS_1
"Ada apa yaa Ibu ke sini, ada perlu apa,?"
Suster Diana hanya membuka sedikit pintu tersebut.
"Tadi pagi saya berpapasan dengan Dokter Alena, dan sangat terkejut sekali ternyata Apartemen kita saling bersampingan seperti ini."
Sarrah melirikan mata nya ke dalam ruangan dia seperti sedang mencari sesuatu.
"Maaf yaa Buu, sekarang saya lagi sibuk sekali dan tidak menerima kehadiran tamu."
Ketika Suster Diana mau menutup pintu tersebut, tiba-tiba Kimora berjalan sambil mengendong Tiara.
Kimora mengendong Tiara dengan berjalan-jalan, dia pun terus tersenyum sambil memandangi wajah putri cantik nya itu.
Sarrah langsung terkejut ketika melihat Kimora ada di dalam Apartemen nya Alena.
"Saya mohon sekali Suster Diana, saya ingin sekali bertemu dengan cucu saya dan menatu saya."
Ucap Sarrah dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca.
Suster Diana tidak bisa berbuat apa-apa ketika Sarrah ingin bertemu dengan Kimora.
Sarrah pun langsung masuk ke dalam, dan pelan-pelan dia menghampiri Kimora yang sedang mengendong putri cantik nya.
__ADS_1