
Tak lama kemudian genzy masuk ke dalam kamar nya.
Dia melihat ekspresi wajah kimora yang tidak seperti biasanya.
"Kamu kenapa Kimora, kamu sakit kenapa wanita kamu seperti itu".
Genzy memegang kening Kimora.
"Tidak panas,ada apa lagi kimora".
Kimora langsung melempar bantal yang berisikan foto ayana kepada genzy.
Genzy dengan cepat langsung menangkap bantal tersebut.
"Apa kamu masih belum bisa melupakan istri mu yang dulu ? sampai kamu menyimpan foto nya di bawah bantal untuk kamu pandangin terus di saat kamu ingin tertidur.lalu untuk apa aku yang ada di samping mu menemani mu di setiap malam.aku nggak suka yaa mas ada barang-barang apapun lagi yang berkaitan dengan ayana.kamu tau aku bisa sampai ketakutan sekali karena barang-barang itu sangat menggangu ku".
Genzy seketika langsung terdiam mendengar perkataan Kimora yang begitu panjang.
"Aku minta maaf".
Genzy langsung keluar kamar dengan membawa foto tersebut.
"Aku mau tidur duluan saja"
Ucap Kimora dengan nada yang sangat kesal sekali.
"Hmmmmm,mau pergi ke mana yaa dia.bawa foto itu".
Kimora langsung bangun dari tempat tidur.
"Mending aku ikuti saja,dia mau pergi ke mana".
__ADS_1
Kimora berjalan dan menuju jendela kamar nya dia membuka gorden jendela kamar itu.
"Tidak ada, berarti mas genzy tidak pergi ke luar rumah".
Kimora langsung membuka pintu kamar nya.
Dia berjalan perlahan sambil melirik kiri dan kanan.
Dia melihat genzy sedang bersama mama sarrah.
Mama sarrah masih saja menangis.
"Itu mama sarrah kenapa yaa, masih aja nangis aku jadi penasaran".
Kimora semakin mendekati genzy dan mama sarrah.
Dan kimora mendengar perkataan genzy kepada mama sarrah.
Kimora yang mendengar perkataan genzy langsung terkejut.
"Ohhh, jadi begitu asal-usul nya kenapa mama sarrah selalu tidak mau membahas tentang belakang rumah itu".
Kimora memperhatikan genzy yang membawa foto ayana.
Genzy berjalan menuju ke kamar yang berada tidak jauh dari kamar nya dengan genzy.
"Ehhhh,mau pergi kemana lagi dia".
Kimora melihat genzy membuka gembok pintu kamar itu.
Kimora semakin di buat penasaran sekali dia terus mengikuti suaminya itu.
__ADS_1
"Aku ingin mendekati nya tapi aku takut ketahuan sama mas genzy.aku pandang dari kejauhan saja".
Genzy masuk dan membawa foto ayana ke dalam kamar itu.
Dan genzy menutup rapat pintu kamar itu.
"Ahhhh, kenapa harus di tutup segala sih.aku jadi nggak bisa liat kan".
Kimora langsung menghampiri kamar itu dia berjalan dengan sangat pelan-pelan.
Sampai akhirnya Kimora berada tepat di depan kamar itu.
Kimora langsung merasa perasaan yang tidak nyaman lagi.
"Ahhhhh,aku merinding lagi aku langsung mendadak mual sekali ruangan ini seperti wangi bunga-bunga".
Kimora langsung memilih pergi dan menuju ke kamar nya kembali.
Kimora masuk ke dalam kamar nya dan membuka pintu kamar nya sedikit sambil memperhatikan genzy.
Kimora menunggu genzy keluar cukup sangat lama sekali.
"Sudah hampir 30menit,aku menunggu dia untuk keluar dari kamar itu".
Ketika Kimora mau menutup pintu kamar nya tiba-tiba genzy keluar dari kamar tersebut.
Genzy keluar sambil membawa tas keresek ukuran jumbo berwarna putih.
Genzy langsung mengunci kembali kamar itu
Mata genzy kelihatan sangat bengkak seperti habis menangis.
__ADS_1
Melihat itu Kimora langsung menutup pintu kamarnya.