
Kimora begitu sangat berterima kasih kepada Dokter Rian yang selalu mendukung nya dan menemani nya.
"Kimora bagaimana jika kamu melanjutkan kembali menjadi Dokter Specialis kandungan, dan aku rasa kamu sekarang sudah bisa menahan rasa emosi kamu dan mengendalikan diri kamu sendiri."
Kimora pun langsung merasa merindukan kembali keinginan nya untuk menjadi seorang Dokter Specialis kandungan kembali.
"Rasa ingin menjadi seorang Dokter kembali memang selalu membayang-bayangi di pikiran ku tapi tidak mungkin seperti nya Alena pasti akan membongkar tentang despresi ku ini, dia sudah tidak baik-baik saja dengan aku sekarang."
Dokter Rian menjadi sangat kasihan melihat Kimora, yang tidak bisa meneruskan perjalanan cita-citanya.
"Yasudah Kimora sekarang kamu fokus kan saja dengan kesembuhan kamu terlebih dahulu yaa."
Dokter Rian melihat jam di tangan nya yang sudah menunjukkan jadwal praktek nya.
"Kimora aku antarkan kamu ke Apartemen yaa, ini sudah waktunya jadwal praktek aku di rumah sakit."
Dokter Rian masih saja mengengam tangan Kimora dan membuat Kimora tersipu malu, Dokter Rian pun langsung salah tingkah dan melepaskan genggaman tangan nya.
__ADS_1
"Maaafkan aku yaa Kimora hmmmm mungkin terlalu nyaman ada di genggaman tangan kamu."
Dokter Rian langsung tersenyum kepada kimora dan membuat Kimora menundukkan kepalanya.
Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil dan Dokter Rian pun mengantar kan Kimora ke Apartemen nya.
"Kamu hati-hati yaa Kimora aku harus secepatnya ke rumah sakit."
Kimora masuk ke dalam Apartemen Mama Sarrah dan langsung mencari Putri nya.
"Bu Kimora, bagaimana dengan keadaan di rumah itu apakah ada yang berbeda yang Bu Kimora rasakan,?"
Kimora pun mendekati suster diana mereka duduk berdampingan, Kimora merasa ingin mengungkapkan semua nya kepada Suster Diana.
"Semuanya seperti biasanya tidak ada yang berubah, hanya saja aku merasa sedikit lebih nyaman ada di dalam rumah itu. Dan di sana pun ada Dokter Alena juga."
Suster Diana langsung terkejut mendengar perkataan dari Kimora.
__ADS_1
"Dokter Alena ada apa dia datang ke rumah itu, saya rasa ada yang berbeda dengan sikap Dokter Alena sekarang ini dia seperti ini mendekati Pak Genzy. Maafkan saya yaa Bu tapi ini sangat mencurigakan sekali."
Kimora langsung terdiam mendengar perkataan suster diana yang ternyata memiliki perasaan yang sama.
Kimora merasa jika dia menceritakan semuanya kepada Suster Diana, dia akan aman menyimpan rahasia ini.
"Suster Diana, bisakah aku percaya kepada kamu. sebenarnya aku ingin sekali menceritakan semuanya bahwa seseorang yang membuat Alena terluka itu adalah aku."
Suster Diana langsung terkejut mendengar perkataan dari Kimora, tapi dia mencoba untuk tenang karena pasti ada alasan besar di balik perlakuan yang di lakukan oleh Kimora.
"Aku melukai nya hmmm karena aku melihat Alena sedang berada di kamar itu bersama dengan Mas Genzy, aku sangat emosional sekali hati ku seketika hancur melihat penghianatan mereka berdua. Mereka menusuk aku dari belakang."
Kimora langsung menagis dan Suster Diana pun langsung mengambil Putri Kimora dari ibunya.
Suster diana tidak bisa berkata-kata lagi dia benar-benar sangat terkejut sekali mendengar perkataan itu.
Suster Diana mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan Kimora.
__ADS_1