Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode (250)


__ADS_3

Suster Diana sampai di depan Apartemen nya, Dokter Kimora yang terburu-buru karena hari ada jadwal praktek nya.


Suster Diana menarik nafas panjang nya, ketika dia berada di depan pintu Apartemen nya itu.


Suster Diana memberanikan diri nya karena semuanya demi Putri Kimora.


Ketika dia membuka pintu tersebut seperti terdengar suara bising seorang anak yang sedang bermain walaupun suara itu seperti samar-samar terdengar, suara itu seperti berasal dari kamar Putri Kimora.


"Seperti nya anak perempuan itu sangat menyukai kamar Putri Kimora, dia mengikuti Putri Kimora dan tertarik dengan banyaknya macam-macam mainan yang ada di kamar Putri Kimora."


Suster Diana memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar tersebut, walaupun langkah kaki nya begitu sangat berat sekali tapi Suster Diana tetap memberanikan diri nya sendiri.

__ADS_1


Hentakan kaki kecil yang sedang berlari-lari begitu sangat terasa sekali dan membuat Suster Diana langsung merasa tidak nyaman dan merinding sampai dia terus mengatur nafas nya.


Suster Diana membuka kamar tersebut, dan terlihat suasana yang sepi dan sangat sunyi sekali tidak seperti ketika dirinya sedang ada di luar kamar tersebut.


Suster Diana terdiam sambil memandangi setiap sudut-sudut yang ada, dia mungkin tidak bisa melihat sosok anak perempuan tersebut tapi dia seperti biasa merasakan kehadiran nya.


"Aku memang tidak bisa melihat wujud muu, karena bukan seperti Putri Kimora. Tapi aku mohon bisakah kamu pergi dari tempat ini dan jangan pernah menampakkan diri lagi di depan wajah Putri Kimora, aku tahu Putri Kimora adalah anak yang mempunyai kelebihan yang luar biasa dia bisa melihat yang tidak bisa di lihat oleh orang biasa tapi dia masih belum terbiasa untuk menerima kenyataan tersebut."


Suster Diana pun langsung teringat dengan tulisan ajakan bermain yang di tulis dengan tinta berwarna merah menyala seperti warna darah.


Angin tiba-tiba kencang sekali padahal jendela kamar Putri Kimora tidak terbuka sama sekali dan AC kamar nya pun tidak menyala.

__ADS_1


Suster Diana berdiri tegap sambil memegang kertas putih tersebut dan berjalan menuju ke jendela kamar Putri Kimora.


Suster Diana membukakan jendela kamar tersebut, dia berniat untuk menerbangkan tulisan ajakan bermain itu.


"Pergi lah, pergi yang jauh cari teman bermain yang satu alam dengan mu jangan Putri Kimora dia tidak bisa menerima kehadiran kamu di sini."


Suster Diana pun langsung menerbangkan kertas putih tersebut yang dia bentuk seperti pesawat terbang.


Kita Suster Diana hendak menutup rapat jendela tersebut, salah satu mainan kesukaan Putri Kimora terjatuh sampai pecah terbelah menjadi dua.


Suster Diana mengabaikan hal tersebut dia tetap berjalan menuju ke pintu keluar kamar, ketika Suster Diana hendak membuka pintu kamar itu. Dia seperti ingin membalikkan badannya dan tertuju pada kaca jendela kamar tersebut.

__ADS_1


Dan Suster Diana langsung terkejut sampai menutup mulut nya dengan kedua tangan nya, ketika melihat sosok Lolita yang ada di luar kaca jendela kamar tersebut.


Suster Diana tidak bisa menahan rasa takut nya, ketika dia melihat wajah Lolita sosok perempuan kecil yang wajah penuh dengan darah segar di kedua pipinya yang terus memandangi wajah nya.


__ADS_2