Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *321*


__ADS_3

Putri Kimora yang melihat Ibu dan Suster nya hendak pergi pun langsung berusaha sekuat tenaga untuk bisa membuka jendela tersebut.


Dan sampai akhirnya Putri Kimora bisa membuka jendela tersebut dan dia pun seketika langsung berteriak kencang sekali.


"Buuuuuuuuuu, ibuuuuuuu Kimoraaaaaaaaa Suster Dianaaaaaa. Akuuu di siniiiiiiiii."


Tapi sayang nya Kimora dan Suster Diana sudah masuk ke dalam Apartemen.


Putri Kimora merasa sangat tidak tahu harus bagaimana dia pun berniat untuk melompat dari jendela tersebut.


Ketika Putri Kimora hendak melompat semua orang yang berada di bawah langsung berteriak histeris.


Mereka semua nya berteriak kencang sekali ada anak kecil yang mau melompat dari jendela Apartemen.


Kimora dan Suster Diana yang hendak masuk ke dalam lift pun merasa sangat kebingungan sekali ketika banyak orang yang berteriak-teriak kencang.


"Buuuu, ada apa yaa itu buuuu. kenapa semua orang pada berteriak kencang seperti itu yaaa."


Suster Diana pun memilih untuk pergi dan melihat hal tersebut, Pandangan Suster Diana langsung melihat ke atas seketika Suster Diana langsung terkejut dan histeris ketika dia melihat jika anak tersebut adalah Putri Kimora. Karena melihat dari seragam sekolah yang belum di ganti.


"Putri Kimoraaaaaaaaa, ahhhhhhhhh anak kuuuu. Jangan lompat naakkkkk jangan."


Genzy yang melihat Suster Diana berteriak kencang pun langsung menghampiri nya.


"Ada apa kamu berteriak-teriak seperti ituuuuuu, di mana Putri Kimora di manaaaaaa."


Suster Diana menunjukkan ke arah atas Genzy pun langsung terkejut melihat nya dan langsung berlari menuju ke Apartemen.


Melihat Genzy berlari Suster Diana pun langsung mengikuti Genzy.


"Itu pasti Apartemen Alenaaaaa, aku sangat yakin sekali ituuuuu."


Genzy pun langsung meminta bantuan kepada pihak Apartemen untuk meminta kunci cadangan untuk bisa membuka pintu Apartemen Alena.


Kimora yang tidak tahu apapun dia melihat masuk ke dalam Apartemen Mama Sarrah tapi perasaan nya pun merasa sangat tidak tenang sekali.


"Kenapa hati seperti ini aku merasa tidak nyaman sekali, Yaa Tuhan lindungilah Putri Kimora di mana pun dia berada."


Genzy pun langsung sempat melihat rekaman cctv di hari tersebut dan ternyata memang benar saja Alena yang membawa Putri Kimora masuk ke dalam Apartemen tersebut.


"Astagaaaa Alenaaaaa, dia benar-benar membawa Putri Kimora di dalam Apartemen nya."

__ADS_1


Setelah melihat rekaman cctv Genzy dan pihak dari Apartemen pun langsung menuju ke Apartemen Alena.


Suster Diana yang menunggu di depan Apartemen pun langsung berlari memberitahu semua kepada Kimora.


"Buuuuuu, Putri Kimora ternyata ada di Apartemen Alenaaaaa. Alenaaaaa yang menculik Putri Kimora."


Mendengar hal tersebut Kimora pun langsung berlari dan keluar dari Apartemen nya tersebut.


Pihak Apartemen pun langsung membuka kan pintu nya setelah Genzy yang berkata jika Alena mengalami ganguan mental.


Pintu terbuka mereka pun langsung masuk ke dalam Apartemen tersebut dan terlihat hanya Riana yang sedang kebingungan sekali di depan pintu kamar.


Genzy dengan penuh emosional sekali langsung menghampiri Riana.


"Di mana Alenaaaaa, dan di mana anak kuuuu Putri Kimora."


Riana pun terlihat sangat ketakutan sekali dia menunjukkan pintu kamar tersebut.


"Anak perempuan itu ada di dalam kamar itu dan kunci nya di buang oleh Alena."


Genzy berusaha untuk membuka pintu kamar tersebut sedangkan pihak Apartemen membantu untuk mengeluarkan Alena di dalam toilet.


"Naaaakk, anak kuuu sayaaaaang. Ini Ibu naaakkk. Ibu dan Papah ada di sini naakkk."


"Buuuuuu, tolong akuuuuuuuuuu buuuuuu. Tolong aku takut sekali."


Genzy mencoba untuk mendobrak pintu kamar tersebut dengan sekuat tenaga akhirnya pintu tersebut pun terbuka.


Putri Kimora langsung berlari menghampiri ke dua orang tuanya, pelukan erat kebersamaan mereka pun di lihat oleh Dokter Rian yang baru saja datang dan juga Alena.


Putri Kimora terlihat sangat erat sekali memeluk ke dua orang tuanya, mereka berdua tidak mau melepaskan pelukan erat nya.


Suster Diana merasa sangat terharu sekali melihat kebersamaan mereka berdua.


Jika memang ikatan hubungan batin yang sangat kuat sekali.


Melihat kebersamaan Kimora dan Genzy, Dokter Rian pun memilih untuk keluar dari ruangan tersebut dia merasa tidak kuasa melihat mereka berdua bersama kembali.


Dokter Rian memilih untuk menyandar kan tubuh nya ke tembok dan dia pun memilih untuk kembali saja ke Rumah Saiki karena sekarang Putri Kimora yang sudah kembali bersama dengan orang tua nya


Suster Diana dengan penuh emosional pun langsung menghampiri Alena.

__ADS_1


*Plaaaakkkkkkk*


Suster Diana menampar Alena dengan penuh emosional.


"Aku tidak peduli aku di sebut despresi juga karena menampar seseorang yang sedang terganggu seperti kamu ini, tapi apa yang sudah kamu lakukan ini sangat membahayakan nyawa seseorang."


Alena hanya bisa terdiam saja dia memegang pipi kanan yang di tampar oleh Suster Diana.


.


Sarrah pun tiba-tiba keluar dari Apartemen nya dia berjalan menuju ke dalam Apartemen tersebut.


Kedatangan Mama Sarrah pun membuat terkejut semua yang ada di dalam Apartemen tersebut.


Mata Mama Sarrah begitu sangat tajam sekali dia menghampiri Alena.


Dan Alena langsung merasa ketakutan sekali ketika melihat kedatangan Mama Sarrah.


Mama Sarrah menatap wajah Alena yang baru saja di tampar oleh Suster Diana.


Tapi ternyata Mama Sarrah pun melakukan hal yang sama dengan Suster Diana.


*Plaaaakkkkkkk*


Mama Sarrah kembali menampar pipi Alena dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kamu wanita perusak rumah tangga anak kuuu, kamu yang melakukan hubungan terlarang dengan anak kuuu dan sekarang kamu berniat untuk mencelakakan cucu kuu. Apa yang ada di pikiran muuu selama ini masih ingin menyimpan dendam pada Kimora dan Putri nya."


Genzy menghampiri Mama nya dia langsung membawa Mama nya pergi dari tempat tersebut.


Riana merasa sangat malu sekali dengan sikap Anak nya tersebut dan langsung meminta maaf kepada Kimora.


Riana sampai bersujud kepada Kimora meminta maaf atas apa yang sudah di lakukan oleh Alena.


"Dokter Kimora saya meminta maaf atas kesalahan yang di lakukan oleh Alena, maafkan walaupun terlalu besar kesalahan yang di perbuat nya."


Kimora hanya terdiam saja karena dia sangat kesal sekali dengan apa yang sudah di lakukan oleh Alena terhadap Putri Kimora.


Kimora pun lebih memilih untuk pergi meninggalkan Apartemen Alena bersama dengan Suster Diana dan Putri Kimora.


Mereka pun berniat untuk pergi ke Apartemen Mama Sarrah, Dokter Rian memilih untuk pergi dia tidak mau menyaksikan kembali kebersamaan Kimora dengan Genzy.

__ADS_1


Putri Kimora memeluk erat tubuh Kimora dia seperti tidak mau lepas dari pelukan Ibu nya. Putri Kimora terlihat sangat ketakutan.


__ADS_2