
Suster diana langsung bergegas pergi menemui dokter Alena.
"Aku harus berhati-hati jangan sampai pak genzy.mengikuti ku karena dia sangat cerdik sekali".
Suster diana langsung menghubungi dokter alena dia meminta untuk di jemput dokter alena.
Dia meminta dokter alena untuk berbicara di dalam mobil saja tidak di tempat umum.
Tidak lama kemudian dokter alena pun datang menjemput suster diana.
"Ayoo, cepat masuk suster diana".
Suster diana langsung segera masuk ke dalam mobil dokter alena.
"Suster diana apa semua nya aman.tidak ada yang mengikuti mu kan.suster diana".
Alena langsung melihat ke sekeliling menjaga genzy takut ada di belakang mobil nya.
"Tidak dok, semuanya aman".
Alena langsung menghelakan nafas panjang nya.
"Oke,suster diana apa yang akan kamu ceritakan di telephone itu pun aku dengar sendiri di saat genzy menelephone Tante sarrah".
Suster diana langsung melirik kaget ke arah dokter alena.
__ADS_1
"Lalu, bagaimana ini dokter alena.sepertinya ibu kimora harus segera keluar dari rumah itu.karena semakin hari aku semakin tidak bisa menebak apa yang ada di pikiran tuan genzy".
Alena langsung memasang wajah yang gelisah.
"Apa pun tidak mengerti apa yang ada di pikiran lelaki misterius itu.apa dia hanya menginginkan anak dari kimora saja lalu akan meninggalkan kimora begitu saja.itu yang sekarang ada di pikiran ku saat ini".
Alena langsung tidak kuasa meneteskan air mata nya.
"Aku sangat kasian sekali kepada kimora.ini semua berawal dari ibu nya kimora tante Rossa yang se akan menjual kimora kepada genzy hanya karena untuk uang yang banyak.bahkan orangtua Kimora tidak tau kalau anak nya sekarang sangat menderita".
Suster diana langsung merasa sedih mendengar perkataan dokter alena.
"Kita harus bagaimana bu,apa kita katakan saja semua nya kepada ibu kimora".
"Jangan suster diana,itu akan mempengaruhi kandungan Kimora.aku sangat takut terjadi kontraksi dini karena emosional kimora.sekarang kita ikuti saja apa yang di rencanakan oleh genzy.tapi tetap yaa suster diana harus tetap hati-hati yaa jangan sampai ketahuan oleh genzy karena dia sangat cerdik sekali".
Suster diana langsung menggangukan kepalanya.
"Baik, dokter alena saya sangat mengerti sekali apa yang di maksud dokter alena".
Dokter Alena langsung memutar arah dia langsung menuju rumah kimora.
"Sebaiknya, suster segera pergi kembali ke rumah itu.aku sangat hawatir kepada kimora".
Di perjalanan menuju rumah kimora dan genzy dokter alena tidak fokus mengendarai mobil nya.
__ADS_1
Dia sangat was-was genzy bisa ada di mana-mana memperhatika nya.
"Akhirnya Kita sampai juga.maafkan aku suster diana aku nggak bisa menuruni mu di depan pintu gerbang rumah genzy.karena itu sangat berbahaya sekali".
Suster diana langsung turun dari mobil mewah dokter alena.
Tampa berpamitan alena langsung pergi meninggalkan suster diana.
Suster diana langsung berjalan menuju ke rumah genzy dan ternyata mobil genzy sudah ada di depan gerbang.
"Yaa tuhan,itu kan mobil tuan genzy kenapa dia sudah ada di rumah lagi.ini benar-benar di luar dugaan.aku harus cepat masuk ke dalam rumah".
Suster diana langsung masuk ke dalam rumah dan dia langsung bertemu dengan genzy.
"Suster diana, kenapa kamu sudah pulang ? cepat sekali".
Genzy memperhatikan bahasa tubuh suster diana.
"Saya, hawatir dengan ibu kimora saya takut ibu kimora kesepian di dalam rumah sendiri.saya permisi dulu pak genzy".
Genzy melihat seperti ada yang aneh dengan suster diana.
"Kenapa dia berbicara sangat gugup sekali.apa dia sedang membohongi ku".
Ucap genzy.
__ADS_1