Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 190


__ADS_3

Mendengar terus perkataan Kimora yang tidak masuk akal, Dokter Rian hanya bisa terdiam karena dengan kondisi Kimora yang sekarang sedang despresi Dokter Rian berpikir itu hanyalah halusinasi Kimora saja.


Dokter Rian seperti di buat percaya tidak percaya dengan perkataan Kimora di karenakan Kimora yang sedang mengalami despresi.


"Mereka sekarang sedang berdua di ruangan itu, perempuan bergaun putih itu sudah tidak bernyawa. Wajah pucat seram sekali tapi dia tetap ingin bersama dengan perempuan itu dia tidak mau di pisahkan, mereka selalu ingin bersama walaupun mereka itu sudah berbeda."


Melihat Kimora yang bercerita dengan penuh ke emosian, nafas Kimora pun mulai sedikit sesak dan beruntung nya ketika Kimora sudah bercerita Mama Sarrah datang dengan membawa kan air teh hangat.


Dokter Rian seketika terkejut dan langsung menghampiri Mama Sarrah, mengambil air teh hangat tersebut dan memberikan kepada Kimora.


"Ayoo Kimora minum teh hangat ini yaa, pelan-pelan saja supaya kamu bisa sedikit tenang. Atur nafas kamu yang Kimora."


Kimora menuruti perintah Dokter Rian, dia pun seperti sedang kelelahan sekali. Pikiran Dokter Rian terus saja mengingat perkataan halusinasi Kimora.

__ADS_1


"Bu Sarrah, seperti nya Kimora harus beristirahat dulu di rumah ini sampai Kimora sehat kembali karena saya takut Kimora sangat lemah sekali karena dia kan baru saja di rawat, jadi Kimora memang harus beristirahat total tidak beraktivitas berlebihan."


Kimora terus memandangi wajah Dokter Rian, dia merasa sudah menyampaikan semua nya tapi ekpresi Dokter Rian hanya biasa saja.


"Kimora semoga kondisi kamu semakin membaik yaa, saya pergi dulu yaa karena saya juga masih banyak pekerjaan yang belum di selesaikan."


Dokter Rian pamit pergi kepada Kimora dan Mama Sarrah, Mama Sarrah mengantarkan Dokter Rian sampai ke depan rumah.


Mama Sarrah pun menggangukan kepalanya, dan menutup pintu rumah nya ketika Dokter Rian sudah keluar dari rumah tersebut.


Dokter Rian penasaran dengan perkataan Kimora, dia sempat memandangin gudang belakang rumah tersebut.


"Ahhhh, Kimora harus kah aku percaya semua perkataan mu itu yang tidak masuk akal, mana mungkin Genzy bersama dengan perempuan yang sudah tidak bernyawa. Perempuan tersebut pasti adalah istri nya yang sudah meninggal dunia."

__ADS_1


Dokter Rian terus memandangi gudang tersebut dia seperti ingin pergi ke sana, tapi keraguan dia yang terlalu sangat besar.


"Hmmmmm, mungkin Kimora hanya berhalusinasi saja. semoga kondisi nya semakin membaik jadi dia bisa menceritakan semua kenyataan yang terjadi."


Dokter Rian kembali membalikkan badannya dan pandangan fokos ke gudang tersebut sampai dia seperti mengosongkan pikiran nya.


Seketika dia seperti melihat ada sosok perempuan di balik gorden putih tersebut, sosok perempuan yang seperti sedang melambaikan tangan nya.


Dokter Rian langsung terkejut dan menutup rapat ke dua mata nya, dia mencoba untuk memanggil nya tapi tidak ada apa-apa.


"Astaga yang tadi aku lihat itu seperti sangat nyata sekali, seperti memang ada sesuatu di dalam gudang tersebut."


Dokter Rian memilih langsung masuk ke dalam mobil nya, dan meninggalkan rumah tersebut.

__ADS_1


__ADS_2