Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 200


__ADS_3

Dokter Alena di buat kebingungan dengan pertanyaan Mama Sarrah dia pun merasa sangat menyesal sekali karena tidak bisa menahan rasa emosi terhadap Genzy.


"Aku cuma meminta Genzy untuk mengantarkan aku ke kamar, karena aku nggak tahu kan bahwa kamar aku itu di sebelah mana Tante, dan kepala aku pun juga sangat pusing sekali jadi aku terbawa emosional."


Tampa berpikir panjang Mama Sarrah pun langsung membawa Dokter Alena ke kamar yang sudah di siapkan yang ternyata cukup jauh dari kamar Genzy dan Kimora.


Dokter Alena pun merasa sangat tidak senang karena kamar yang terlalu jauh dan berdampingan dengan para pegawai dan pelayan yang ada di rumah itu.


"Hmmmm Tante kenapa kamar aku jauh sekali yaa, nanti jika terjadi apa-apa dengan aku bagaimana,?"


Dokter Alena terlihat sangat tidak suka dan nyaman dengan kamar tamu yang sudah di siapkan oleh Mama Sarrah.

__ADS_1


"Dokter Alena, Tante sengaja menempatkan kamar kamu di sini berdekatan dengan para pegawai dan pelayan yang ada di sini supaya nanti jika terjadi sesuatu mereka bisa mendengar nya, sekarang lebih baik beristirahat dan nanti kita akan makan malam bersama."


Mama Sarrah meninggalkan Dokter Alena sendiri an di dalam kamar nya, Mama Sarrah pun sangat hawatir sekali Kimora yang pergi berlama-lama bersama dengan Dokter Rian.


"Biasanya tidak selama ini yaa, kenapa Kimora belum juga pulang yaa."


Mama Sarrah memilih untuk keluar dari rumah nya dan menunggu kedatangan Kimora di depan gerbang. Genzy yang baru keluar dari kamar nya pun langsung mengikuti Mama nya yang keluar dari rumah.


Mama Sarrah duduk menunggu kedatangan Kimora dan Dokter Rian, Genzy pun duduk di samping kursi Mama nya.


Genzy menghampiri Dokter Rian, dia mengetuk kaca mobil nya dan menyuruh untuk Dokter Rian keluar dari mobil nya.

__ADS_1


"Dia masih istri kuu, kamu tidak pantas berlama-lama dengan istri orang. Apalagi dengan beralasan antara pasien dengan Dokter."


Dokter Rian pun tersenyum mendengar perkataan Genzy.


"Istri yang mana yaa,? apakah istri yang sudah tiada pun masih ada,? dan selalu ingin ada bersama nya,? dan sekarang istri yang masih hidup pun juga bisa untuk di hianatin tapi tidak mau melepaskan. Serakah sekali anda ingin mempunyai tiga istri sekaligus."


Genzy yang awalnya emosi langsung terdiam mendengar perkataan Dokter Rian, dan dia pun semakin di buat emosional.


"Apa maksud perkataan kamu yang sangat membingungkan itu," tanya Genzy dengan nada suara yang kencang.


"Hmmmmmm, saya sudah tahu yaa semuanya dan sekarang saya membutuhkan waktu untuk mencari bukti saja, pesan saya relakan yang sudah tidak ada karena belum tentu dia bahagia karena mungkin saja dia ingin beristirahat dengan tenang dan dengan layak seperti pada umumnya."

__ADS_1


Dokter Rian pun langsung masuk ke dalam mobil nya, dia menjalankan mobilnya dengan sangat cepat.


Genzy termenung mendengar perkataan dari Dokter Rian, dia pun langsung memilih untuk menenangkan pikiran nya dan berjalan menuju ke gudang belakang rumah nya. Langkah kaki seperti melayang untuk melangkah.


__ADS_2