Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 197


__ADS_3

Kimora pun berlari ke gerbang dia meminta satpam untuk membuka pintu gerbang nya, dia ingin menunggu kedatangan Dokter Rian.


Mama Sarrah langsung membantu Alena yang terjatuh dan membawa nya masuk ke dalam rumah, sedangkan Genzy menghampiri Kimora yang akan keluar rumah.


"Kimora kamu mau kemana,? kamu jangan liar seperti ini. Sikap kamu begitu sangat kasar dan bisa membahayakan orang lain."


Mendengar perkataan Genzy Kimora hanya tersenyum dan berkata.


"Aku tidak akan pernah kasar kepada orang yang bersikap jahat kepada ku, jangan hawatir kan aku lagi. Perempuan itu lebih menginginkan perhatian lebih dari mu."


Beruntung lah mobil Dokter Rian pun datang, tapi dia tidak berani untuk keluar dari mobil nya karena melihat Kimora sedang bersama dengan Genzy.


Dokter Rian lebih memilih untuk diam di dalam mobil, dia menunggu Kimora datang menghampiri nya.

__ADS_1


Mata Genzy melirik sini kepada mobil tersebut, dia langsung menatap wajah Kimora.


"Kamu lebih memilih untuk pergi bersama dengan dia, silahkan saja itu tandanya kamu tidak menghargai perasaan suami mu sendiri."


Genzy membuka kan pintu gerbang untuk mempersilahkan Kimora untuk pergi bersama dengan Dokter Rian.


"Jangan kamu bicara tentang menghargai perasaan seseorang, apakah kamu sendiri pun menghargai perasaan aku sebagai istri kamu. Aku bersama Dokter Rian agar bisa segera sembuh dari despresi ku ini, dan mungkin jika aku sembuh kamu bisa bersama-sama selalu dengan perempuan yang lain."


Genzy langsung terdiam mendengar perkataan dari mulut Kimora, dia merasa sangat tersindir dengan perkataan Kimora.


Dokter Rian pun mengikuti keinginan Kimora, wajah Kimora terlihat sangat sedih sekali, Dokter Rian tidak berani untuk bertanya kepada Kimora.


Di dalam mobil Kimora pun mulai melampiaskan kekesalannya terhadap Genzy, dia menangis kencang sekali dan sangat histeris. Dokter Rian hanya terdiam dia membiarkan Kimora untuk melampiaskan kekesalannya dan emosional nya. Agar Kimora merasa sangat puas dan pada akhirnya dia pun langsung terdiam.

__ADS_1


"Kimora kamu sudah mulai mendingan kan, puaskan saja dan luapkan semuanya kekesalan dan emosional mu itu, nanti jika kamu sudah segar kembali baru lah kamu ceritakan semuanya yaa."


Kimora pun langsung menganggukan kepalanya, mata menjadi lebab kembali air mata terus menetes di pipi nya.


"Apa yang akan kamu ceritakan sekarang, apa itu tentang masalah rumah tangga mu atau misteri di balik gudang belakang rumah tersebut."


Dokter Rian sebernarnya sudah tidak mau lagi mendengar halusinasi cerita Kimora tentang gudang yang ada di belakang rumah tersebut, tapi dia pun begitu sangat penasaran karena dia merasa gudang itu seperti menyimpan banyak misteri di balik rumah yang terlihat sunyi senyap.


"Semalam aku berjalan menuju ke gudang belakang rumah tersebut, tapi Ayana tidak ada di peti mati itu dia menghilang aku tidak tahu dia di bawa kemana oleh Genzy."


Dokter Rian langsung memberhentikan mobilnya secara tiba-tiba dan langsung mendiamkan mobilnya di pinggir jalan.


"Apa maksud kamu Kimora,? Ayana ,? maksud kamu jasad Ayana sudah tidak ada di dalam peti mati tersebut.?"

__ADS_1


Dokter Rian langsung memandang serius wajah Kimora tampa berkedip.


__ADS_2