Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 112


__ADS_3

Alena menghampiri Kimora dan tersenyum manis sambil memegang pundak Kimora.


"Kamu sekarang sedang, bagaimana dengan perasaan kamu sekarang semakin membaik kan,? sudah tidak ada lagi perasaan takut lagi kan".


Kimora hanya tersenyum sambil mencium anak yang masih ada di pangkuan nya, Kimora pun mulai mulai merasakan hal yang tidak nyaman.


Alena seketika langsung mengambil Tiara dari pangkuan Kimora, Kimora menatap kosong ke arah jendela kamar.


Dia langsung berjalan menuju ke jendela kamar tersebut.


"Aku sering melihat dia membawa bunga-bunga mawar putih yang segar dan cantik, dia membawa nya banyak sekali dia bawa ke belakang rumah tersebut."


Alena memberikan Tiara kepada Suster Diana, sedangkan Alena menghampiri Kimora.

__ADS_1


"Apa dia Genzy, dia itu adalah Genzy. Kimora apa yang membuat kamu ingin masuk ke kamar kosong yang ada di seberang kamar tidur mu itu."


Kimora memandang tajam ke arah wajah Alena.


"Aku takut sekali seperti ada bayangan putih yang terus melambaikan tangan kepada akuuuu, aku tidak pernah bertemu dengan nya sebelumnya tapi aku pernah melihat nya."


Alena tidak mau memaksa Kimora untuk bercerita tentang ingatan nya. Alena membawa Kimora untuk duduk di kasur dan menyuruh nya untuk berbaring tidur.


"Lebih baik sekarang kamu istirahat sajaa yaa, besok kamu bisa bermain sepuasnya bersama Tiara."


Alena pun menghampiri suster diana dia ingin berbicara tentang apa yang selanjutnya di lakukan.


"Suster Diana, aku semakin gemas sekali sebernarnya apa yang di sembunyikan oleh Genzy, aku ingin sekali masuk kembali ke dalam rumah itu tapi aku takut aku tidak bisa keluar dari rumah tersebut."

__ADS_1


Alena merasa serba salah jika dia hanya terdiam dan mengetahui dari Kimora itu butuh waktu yang sangat lama sekali.


"Lebih baik Dokter, jangan sampai pergi ke rumah tersebut lagi saya sangat hawatir sekali. Apalagi sekarang Ibu Sarrah pun lebih memilih untuk pergi dari rumah tersebut dari pada tinggal di rumah berhantu itu."


Suster Diana berdiri dari tempat duduk nya dan menceritakan dua hari sebelum kejadian Kimora pingsan di rumah tersebut.


"Genzy sering menyemprotkan parfume ke dalam ruangan tersebut, dan memasukkan banyak sekali bunga-bunga segar untuk di masukan ke dalam kamar tersebut dan mengeluarkan bunga-bunga yang sudah sangat layu."


Dokter Alena mengingat kembali isi kamar kosong tersebut.


"Isi nya memang banyak sekali bunga-bunga mawar putih di masukin ke vas bunga, dan memang sangat tercium aroma parfume bunga melati. dan ada sebuah tempat tidur yang berwarna putih dengan kelambu renda putih dan Kimora seperti sangat phobia melihat sprai berwarna putih, tapi di dalam nya ada sosok patung boneka perempuan dengan di pakai kan pakaian seperti gaun pengantin."


Alena merasa sangat binggung sekali sebelum boneka itu apa yang di simpan oleh genzy di tempat tidur itu.

__ADS_1


"Tidak mungkin kan, Kimora pingsan sampe despresi hanya karena melihat patung boneka yang di pakai kan gaun pengantin saja, dan di dalam ruangan tersebut Genzy dengan berani mau menyentuh aku seutuhnya tapi ketika kita bersama di belakang rumah tersebut aku mencoba menggoda nya dia sangat marah dan menjauh dari aku."


__ADS_2