
Genzy pun keluar dari ruangan Kimora, dia seperti sangat sakit hati sekali mendengar perkataan tersebut.
Kimora terdiam ketika melihat Genzy keluar dari ruangan nya, dia ingin secepatnya bertemu dengan Dokter Rian. Dia ingin memberitahu semua nya kepada Dokter Rian, Kimora lebih percaya kepada Dokter Rian dari pada Mama Sarrah karena Mama Sarrah juga yang despresi dia takut Mama Sarrah kembali mengalami despresi nya.
"Mam, besok aku ingin bertemu dengan Dokter Rian kembali yaa Mam. Aku ingin banyak cerita-cerita dengan dia."
Wajah Kimora seketika kembali cerah ceria ketika dia menyebutkan nama Dokter Rian. Mama Sarrah semakin yakin jika Kimora sekarang lebih nyaman dengan Dokter Rian.
"Baiklah sayang, sekarang kamu istrirahat yaa supaya keadaan kamu cepat pulih dan kita bisa pulang dan bertemu dengan Putri Kimora."
Kimora mulai bersemangat kembali dia mengikuti perintah Mama Sarrah untuk beristirahat.
Ketika Mama Sarrah melihat Kimora sedang beristirahat dia pun keluar dari ruangan tersebut dia hendak pergi ke ruangan Alena.
"Aku penasaran sekali dengan mereka berdua seperti ada yang di sembunyikan, aku harus mencari tahu sendiri saja."
__ADS_1
Sarrah berjalan menuju ke ruangan rawat inap Alena, dia melihat Alena sedang memainkan handphone nya. Tidak terlihat Genzy di sampingnya.
"Ternyata Genzy tidak bersama dengan Alena, ini saat nya aku bisa menanyakan semuanya dengan Alena."
Sarrah membuka pintu ruangan tersebut, dia pun langsung masuk ke dalam dan membuat Alena terkejut dengan kedatangan Tante Sarrah.
"Tante Sarrah,? silahkan duduk Tante."
Sarrah pun duduk sambil memandangi wajah Alena yang terlihat masih pucat dan sangat lemas sekali.
Alena pun mulai gelisah apa yang di tanyakan Tante Sarrah kepada nya.
"Tante mau menanyakan apa yaa,? silahkan saja."
Sarrah pun langsung menggenggam tangan Alena dan tersenyum manis.
__ADS_1
"Alena bisakah kamu jujur dengan Tante,? apa yang sebenarnya terjadi dengan kamu dan Genzy. Tante rasa kamu memiliki suatu hubungan khusus dengan Genzy. Apa itu benar apa hanya perasaan Tante saja."
Alena mulai kebingungan dia harus menjawab apa, dia sebenarnya ingin mengungkapkan semua kepada Tante Sarrah karena dia pun ingin bisa di akui sepenuhnya dengan Genzy.
Tapi dia pun takut Tante Sarrah malah akan membenci nya atas hubungan terlarang nya dengan Genzy.
"Aku tidak ada hubungan sesuatu dengan Genzy, kita biasa saja Koo Tante hmmm malahan kita semalam bertemu itu sedang membicarakan tentang kondisi Kimora."
Alena langsung merasa sangat gelisah setelah berkata bohong kepada Tante Sarrah dia sangat berharap besar Tante Sarrah bisa percaya dengan perkataan nya tadi.
"Jadi kalian berdua setiap bertemu itu untuk membicarakan tentang kondisi Kimora ternyata, ohhh ternyata begitu Tante sempat berpikir yang di luar batas. Kalau begitu Tante ber terimakasih sekali ternyata kamu masih peduli dengan Kimora. Sekali Terimakasih kasih yaa Dokter Alena."
Sarrah mencium kening Alena dan mengelus rambut nya, Alena langsung merasa sangat senang sekali mendapatkan perhatian khusus dari Tante Sarrah.
Dia pun merasa sangat benar berkata seperti itu kepada Tante Sarrah walaupun harus dengan kebohongan.
__ADS_1
"Iyaa Tante soalnya saya juga kan sangat sayang sekali dengan Kimora dari awal pun saya sangat peduli dengan Kimora jadi Tante jangan hawatir."