Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *342*


__ADS_3

Genzy memandangi wajah Kimora dengan mata yang berkaca-kaca menahan rasa sedih di hati.


"Maafkan aku yang memaksa kamu untuk bisa menceritakan semuanya kepada kuu, tapi jujur hati ini sangat tidak tenang sekali ingin mengetahui hal yang sebenarnya terjadi."


Kimora mencoba untuk menghapuskan air mata Genzy yang hendak terjatuh di pipi nya.


Tapi Genzy memegang erat tangan Kimora dia memegang nya dan mencium tangan Kimora dengan penuh perasaan.


"Lalu kamu membawa nya ke gudang belakang rumah itu maksud nya apa Mas, kenapa harus di gudang belakang rumah kamu."


Rasa penasaran Kimora semakin meningkat sekali dia seperti ingin mendengar kan cerita dongeng.


"Sebenarnya bukan di belakang rumah tapi di sebelah kamar kuu aku menyimpan nya, ketika Ayana di nyatakan meninggal Mama sudah sangat despresi maka dari itu Maka tidak melihat jasad Ayana sebelum dia kuburkan dan aku meminta untuk tidak ada yang membukakan peti mati tersebut."


Kimora yang awal nya serius mendengarkan cerita dari Genzy tiba-tiba dia langsung merasa sangat merinding sekali dia seperti merasakan sosok Ayana ada di antara mereka berdua.


"Lalu bagaimana kamu bisa memindahkan Ayana dari kamar dan ke gudang belakang rumah tersebut. Itu tidak mungkin bisa kamu lakukan sendiri kan Mas pasti ada seorang yang membantu kamu."


Genzy mulai terdiam dia merasa sudah tidak sanggup lagi untuk bisa bercerita kepada Kimora.


Kimora pun menggenggam erat tangan Genzy dia sangat ingin mengetahui semuanya.


"Teruskan Mas aku ingin mengetahui semuanya Mas, kamu jangan seperti ini kepada kuu Mas. Kamu jangan hanya memendam nya sendiri."


Ucap Kimora membuat Genzy semakin yakin sekali jika hanya Kimora yang bisa di percaya.


Genzy pun tersenyum dia melanjutkan kembali cerita nya.


"Kamu satpam yang menjaga gerbang rumah, kamu yang selalu mencurigai satpam tersebut. Dia yang membantu semua nya, aku memberikan rumah yang sangat mewah untuk nya agar dia mau menyimpan baik-baik rahasia kuu ini. Dan dia juga sebagai mata-mata di saat kamu mulai mencurigai kuu pada saat itu."

__ADS_1


Kimora pun mulai menyadari nya pantas saja dari mulai tumpukan bunga-bunga sudah layu dan busuk yang berada di dalam karung-karung berwarna putih.


Kimora pun baru menyadari sekarang jika apa yang dia rencana selalu saja gagal karena satpam tersebut.


"Iyaaa aku mengerti sekarang aku mengerti sekali, Yaa Tuhan kenapa semua nya bisa seperti ini. aku sangat terkejut sekali dengan semua cerita ini Mas aku yakin kamu pasti bisa keluar dari semua ini."


Kimora mencoba untuk memberikan semangat untuk Genzy, dia begitu sangat ingin sekali bisa merubah kehidupan genzy menjadi normal kembali.


"Aku sangat mencintai muu Kimora Letica, aku ingin kita bisa bersama kembali seperti dulu dan kehidupan kita berdua pasti akan sangat luar biasa bahagia apalagi dengan hadir nya malaikat kecil bersama dengan kita."


Kimora merasa tidak mengerti dengan jalan pikiran Genzy, dia yang bilang sangat mencintai dirinya tapi dia masih menyimpan jasad Ayana di rumah nya.


"Mas, kamu bilang mencintai aku tapi kamu masih saja kan sampai sekarang berhalusinasi dengan jasad Ayana, aku tidak mau di dua kan apalagi dengan jasad Ayana. Jika kamu mencintai kuu hilang kan dia kubur dia dengan sangat layak Mas, kamu tidak kasihan dengan Ayana kamu pikir dia bahagia seperti itu tidak Mas. Walaupun kamu buat kan ruangan tersebut sangat cantik sekali dengan bunga-bunga mawar putih yang cantik dan dengan aroma parfume bunga melati yang selalu kamu semprot kan di dalam ruangan tersebut."


Kimora merasa dirinya harus segera pulang, setidaknya dia sudah mengetahui semuanya tentang Ayana tapi tetap saja dia tidak bisa menormalkan kembali pikiran Genzy.


"Aku harus pergi sekarang juga Mas, terimakasih banyak atas semua yang sudah kamu ceritakan kepada kuuu. Semoga saja tidak ada lagi yang kamu sembunyikan di dalam rumah misterius tersebut yaa, aku pulang dulu ya."


Pelukan erat yang begitu sangat hangat sekali yang Kimora rasakan kembali, Genzy terus memeluk erat tubuh Kimora dia seperti melepaskan kerinduan yang mendalam sekali kepada Kimora.


Kimora hanya terdiam dan seperti tidak bisa menggerakkan tubuh nya, dia yang awal nya seperti melawan pelukan erat tersebut tiba-tiba melemah dan memejamkan mata nya menikmati pelukan kerinduan tersebut.


"Aku ingin memeluk muu Kimora dari semenjak kita berdua bertemu, aku sangat merindukan muuu Kimora."


Kimora hanya terdiam dan menganggukan kepalanya saja sambil memejamkan mata nya.


Genzy melepaskan pelukan erat secara perlahan dan dia melihat Kimora yang memejamkan mata nya.


Genzy pun tersenyum manis ketika dia bisa melihat wajah cantik Kimora dengan jarak yang sangat dekat sekali.

__ADS_1


Genzy pun tergoda dengan bibir mungil Kimora dia langsung mencium bibir mungil Kimora.


Dan membuat Kimora terkejut sekali sampai membukan mata nya.


Genzy begitu sangat menikmati ciuman nya bersama dengan Kimora dengan penuh nafsu dan membuat Kimora tidak berdaya untuk bisa melepaskan ciuman tersebut.


Kimora mendorong tubuh Genzy dia tidak ingin mereka sampai melakukan nya.


"Sudah Mas, jangan di lanjutkan kembali. Aku tidak mau kita terlarut dalam ini semua."


Kimora memegang bibir dan dia pun memilih untuk pergi dari tempat tersebut.


"Kimora kamu yakin akan pulang,? kamu tidak mau untuk membantu aku sekarang. Ini bukan masalah tentang kita tapi ini adalah tentang Putri Kimora."


Kimora pun terdiam dia seketika menghentikan langkah kaki nya, dan Genzy pun berjalan di depan nya.


Kimora mengikuti langkah kaki Genzy, dia terus saja mengikuti Genzy.


Kimora melihat taman yang sangat luas sekali seperti ini akan di sulap menjadi apa oleh Genzy.


"Taman ini sangat besar dan luas sekali, apakah mungkin akan banyak anak-anak yang datang ke sini. Mereka bisa memenuhi lapangan ini semua nya."


Kimora merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat, Kimora merasa Genzy mengeluarkan uang yang cukup banyak sekali untuk acara ulang tahun Putri Kimora.


"Kamu lihat saja nanti mereka pasti datang, aku mengundang anak-anak jalanan dan panti asuhan di sini. Dan mereka pasti membuat Putri Kimora sangat senang sekali."


Kimora pun melihat sesuatu yang sangat meriah sekali yang akan di berikan oleh Genzy terhadap Putri Kimora.


"Mas kamu tidak terlalu berlebih-lebihan untuk hanya acara ulang tahun Putri Kimora, kamu pasti mengeluarkan uang yang sangat banyak sekali untuk ini."

__ADS_1


Kimora merasa sangat takjub sekali ketika melihat dekorasi bunga-bunga yang seperti di negeri dongeng saja.


__ADS_2