
Genzy terus saja memandangi wajah Alena dan membuat Alena tidak bisa bernafas karena tangan Genzy yang memegang leher Alena.
Alena mulai kesusahan untuk bisa bernafas sampai akhirnya Genzy mengeluarkan pisau tersebut dan mencoba untuk menusukkan pisau tersebut kepada Alena.
Tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan dari luar rumah nya, terdengar suara kebakaran yang sangat keras sekali.
Genzy pun langsung melepaskan genggaman erat tangan nya kepada leher Alena dan melemparkan pisau yang berniat untuk menusukkan kepada Alena.
Alena langsung mengambil rekaman video yang dia simpan di atas lemari sehingga terekam semua yang sudah di lakukan oleh Genzy kepada nya.
Alena langsung berlari untuk melarikan diri dia mencoba untuk menghubungi polisi dan Dokter Rian untuk meminta bantuan.
***Hallo Dokter Rian aku mohon tolong aku sekarang juga datang ke rumah misterius Genzy.
*Ada apa Alena kenapa kamu begitu sangat ketakutan sekali seperti itu.*
*Aku tidak bisa menceritakan semuanya, aku juga harus menelephone polisi. Tolong datang secepatnya selamat kan nyawa aku sekarang juga**.
__ADS_1
Alena terlihat sangat ketakutan sekali dia memilih untuk bersembunyi di balik pohon yang sangat besar.
Ketika melihat Genzy yang berniat untuk membunuh nya, Alena pun memilih untuk berlari menuju ke gudang belakang rumah dia membakar gudang tersebut dari depan sehingga membuat gudang tersebut terbakar semua nya.
Genzy yang melihat gudang tersebut langsung berteriak histeris sekali dan sangat kencang sekali.
Karena di dalam gudang tersebut terdapat jasad Ayana, Genzy mencoba untuk memadamkan api tersebut tapi api tersebut semakin kencang dengan sangat mudah nya membakar bangunan kecil tersebut.
Melihat sudah tidak ada lagi harapan Genzy pun memilih untuk mencari Alena dia begitu sangat emosional sekali terhadap Alena.
"Alenaaaaaaaaaaaa, di mana kamuuuuuuuu. Aku pastikan kamu akan lenyap di malam ini juga."
"Ahhhhhh, dia sudah kabur licik sekali dia ternyata."
Genzy pun langsung keluar dari kamar nya dia menuju ke semua ruangan dia mencari keberadaan Alena.
Alena mulai sangat ketakutan sekali dia tangan nya mulai sangat bergetar sekali memegang rekaman video tersebut.
__ADS_1
"Apakah ini adalah hari terakhir kuu untuk hidup, aku tidak peduli dengan hal tersebut yang penting aku sudah memusnahkan Ayana yang selama ini membuat resah semua orang."
Alena pun melihat Genzy yang keluar dari rumah nya, dia mulai mencoba untuk mencari dirinya di luar rumah.
Alena pun langsung menutup rapat mulut nya dia melihat Genzy yang pasti akan menemukan nya.
Alena melihat ke luar gerbang dia belum melihat kehadiran Dokter Rian atau pun polisi yang datang ke tempat tersebut.
Alena terus saja memejamkan mata nya keringat dingin mulai keluar dan membuat basah tubuh nya.
"Astaga bagaimana ini kepada mereka belum ada satu pun yang datang."
Genzy terus mencari keberadaan Alena dia membuka semua gudang-gudang yang berbeda di rumah nya.
Dia terus saja mencari keberadaan Alena tapi Genzy belum juga menemukan Alena.
"Kemana pergi nya Alenaaaaa, dia tidak mungkin pergi keluar dari rumah ini. Karena pintu gerbang yang selalu terkunci rapat."
__ADS_1
Genzy mulai merasakan rasa yang luar biasa emosional sekali dia melihat gudang tersebut sudah hangus oleh api yang semakin membesar.