Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 223


__ADS_3

Kimora mendekati Alena dengan tatapan mata yang sangat tajam, membuat Alena memilih untuk mundur terus-menerus sampai menyenderkan tubuhnya ke tembok.


"Alena Renita, sebelumnya aku mau bilang jika aku yang melemparkan batu yang membuat kamu sampai pendarahan aku melihat langsung aksi kalian berdua tepat di dalam kamar yang biasa aku pakai tidur bersama dengan Mas Genzy."


Alena menundukan kepalanya dia tidak berani menatap wajah Kimora.


"Kamu ingin menjadi istri Mas Genzy,? dan sekarang kamu sedang hamil anak dari Mas Genzy. Alena kamu adalah seorang Dokter kenapa kamu sampai bisa hamil apa ini adalah jalan paling cepat agar bisa di nikahi oleh Mas Genzy,? astaga Alena Renita kamu rendah an sekali sih. Kamu melakukan semua ini hanya karena ingin di nikahi oleh suami orang yang sudah memiliki seorang anak perempuan yang masih bayi, di mana hati kamu Alena di mana."


Kimora mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan dia tidak mau despresi nya kembali kambuh.


"Kimora harga diri aku sudah di ambil oleh Genzy, kesucian aku sudah di nikmati oleh Genzy dan aku harus meminta pertanggung jawaban dari semua yang sudah dia lakukan selama ini."

__ADS_1


Kimora langsung tersenyum tipis sambil memandangi wajah Alena yang seperti sangat ketakutan sekali


"Jika kamu merasa kesucian kamu di ambil oleh Mas Genzy terus kenapa kamu sekarang bisa sampai hamil hah,? itu tandanya kamu melakukan atas dasar sama-sama suka yaa. Kamu itu ya Alena memang dasarnya sudah menginginkan suami orang lain dan mungkin sudah kamu rencana kan sebelumnya."


Kimora pun langsung menariknya baju Alena, dia benar-benar begitu sangat emosional sekali melihat Alena.


"Jika kamu menginginkan Mas Genzy silahkan kamu ambil Alena Renita, tapi ingat kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan kebahagiaan seperti yang kamu bayangkan karena kamu melakukan dengan dasar merebut."


Kimora menghampiri Genzy dan tersenyum manis di depan suaminya tersebut.


"Kamu harus bertanggung jawab atas semua yang sudah kamu lakukan dengan Alena, aku mengiklaskan jika kamu meninggalkan aku demi Alena. Dan semoga kalian berdua bisa bahagia."

__ADS_1


Genzy menarik tangan Kimora, dia seakan tidak terima dengan perkataan istri nya tersebut yang dengan mudah nya mengizinkan suami nya untuk bersama dengan perempuan lain.


"Dengan mudah kamu berbicara seperti itu Kimora, kamu tidak ada sedikit pun perasaan cinta untuk suami mu ini."


Mata Kimora berkaca-kaca mendengar perkataan suaminya tersebut.


"Aku sudah terlalu banyak sakit hati Mas, sampai aku despresi berat seperti ini. Apa yang harus aku pertahanan lagi jika pasangan ku menghianati perasaan pasangan nya, apalagi kamu melakukan nya dengan sahabat aku sendiri itu rasa sangat sakit sekali Mas."


Kimora melepaskan genggaman tangan Genzy terhadap nya dia seperti sudah tidak ingin berada di tempat tersebut.


Alena hanya terdiam dan melihat apa yang terjadi di depan mata nya, dia seperti tidak ada rasa bersalah atau pun menyesal dengan apa yang sudah dia perbuat.

__ADS_1


Alena hanya tersenyum tipis melihat Kimora yang pergi meninggalkan mereka berdua, Alena pun langsung memilih untuk menghampiri Genzy sambil tersenyum memegang perut nya.


__ADS_2