
Ketika tangan Genzy mulai di borgol oleh polisi dan di bawa paksa ke kantor polisi, Genzy melihat Putri Kimora dan Mama nya yang menangis melihat hal tersebut.
Mama Sarrah tidak kuasa menahan air mata nya dan dia tidak menyangka dengan sikap sadis anaknya tersebut.
Genzy meminta polisi dia ingin menghampiri Mama nya dan juga Putri Kimora.
Genzy ingin meminta maaf kepada mereka berdua.
"Mama, maafkan aku yang sudah membuat Mama seperti ini. Aku tahu Mama tidak akan mudah untuk bisa memaafkan aku dan untuk kamu Putri Kimora maafkan Papa bukan contoh yang baik untuk kamu yaa Maafkan."
Genzy pun langsung masuk ke dalam mobil polisi dia melihat semua nya hanya bisa terdiam saja tidak merespon sedikit pun kepada nya.
Karena apa yang sudah di lakukan oleh Genzy sangat keterlaluan sekali, dia melakukan semua ini hanya untuk melindungi Ayana saja.
"Buuu, Papa jahat yaa sampai Papa harus di bawa oleh polisi."
Kimora hanya bisa menangis sambil memeluk erat tubuh Putri Kimora.
Dokter Rian pun datang ke luar dia bersama dengan Alena, dan mereka pun langsung menatap wajah Alena.
Alena memberanikan diri untuk menghampiri Kimora dia pun langsung bersujud di hadapan Kimora dan membuat Kimora melepaskan pelukan erat dari Putri Kimora.
__ADS_1
Alena menundukan kepalanya dia pun menangis tersedu-sedu di hadapan Kimora.
"Kimora, maafkan aku. Maaafkan semua kesalahan kuu ini. Aku melakukan ini hanya untuk kamu aku merencanakan ini semua agar kamu tidak lagi bersama dengan Genzy dan Genzy bisa mempertanggung jawabkan secara rencana tersebut."
Kimora meminta Alena untuk berdiri dia memandangi wajah Alena.
"Terimakasih banyak atas semua keberanian muu ini, kamu memang sangat luar biasa sekali Alena kamu bisa memecahkan misteri ini kamu luar biasa."
Mata Alena langsung berkaca-kaca ketika melihat Kimora dan Kimora pun memeluk erat tubuh Alena.
Suster Diana tak kuasa menahan air mata nya, dia tidak menyangka Alena melakukan ini semua nya untuk Kimora.
"Persahabatan yang luar biasa sekali semoga mereka berdua akan terus bersama."
Alena melepaskan pelukan erat dari Kimora dia langsung menarik tangan Dokter Rian.
"Menikahlah dengan Dokter Rian, dia begitu sangat mencintai muu Kimora. Jangan sampai kamu salah mencari pasangan sudah tidak ada lagi waktu untuk kamu berpikir-pikir lagi, biarkan Putri Kimora memilih Papa yang terbaik."
Putri Kimora pun langsung tersenyum dan meminta turun dari gendongan Suster Diana.
"Buuu, om Dokter akan menjadi Papa aku yaa. Aku sangat sayang sekali dengan om Dokter."
__ADS_1
Kimora pun memilih untuk menghampiri Mama Sarrah dia ingin mendengar perkataan dari Mama Sarrah.
"Menikah Nak, maafkan Genzy yang hanya membuat mu menderita sampai kamu harus mengalami despresi berat. Sekarang kamu harus mendapatkan kebahagiaan kamu Nak, pergi lah Mama merestui hubungan kalian berdua."
Kimora memeluk erat Mama Sarrah karena dia merasa kasih sayang yang luar biasa hanya bisa dia dapat kan dari Mama Sarrah.
Dokter Rian tidak menyangka jika dia akhirnya bisa bersama dengan Kimora walaupun Genzy harus menjadi korban nya.
Genzy harus menderita di balik penjara dan dia berbahagia bersama dengan Kimora.
"Alena apa yang akan kamu lakukan setelah ini, apakah kamu akan menetap di sini."
Alena menggelengkan kepalanya ketika dia di tanya oleh Suster Diana.
"Tidak, aku akan kembali ke Singapore bersama dengan Mama. aku akan menetap tinggal di sana dan aku merasa sangat senang sekali sekarang Kimora mendapatkan kebahagiaan nya."
Kimora pun langsung menghampiri Dokter Rian dan mereka pun mulai merencanakan rencana pernikahan nya.
Dan merasa pun hidup bahagia bersama dengan Putri Kimora yang bisa menerima kehadiran Dokter Rian sebagai Papa baru nya.
Ketika Alena yang memilih untuk pergi ke Singapore, Suster Diana memilih untuk kembali berkerja di Rumah Sakit Sejahtera menjadi asisten pribadi Kimora.
__ADS_1
Sedangkan Mama Sarrah memilih untuk tetap tinggal di Apartemen nya dan meneruskan perusahaan Genzy.
Rumah misterius tersebut di kelilingi oleh garis polisi, rumah tersebut di biarkan begitu saja Mama Sarrah sudah tidak mau berurusan dengan rumah tersebut.