
Dokter Rian berpikir jika Alenaa tidak menghianati persahabatan mereka maka Alena tidak akan seperti ini.
Sesampainya di rumah sakit Alena pun langsung di tangani oleh pihak medis dia langsung di infus karena kekurangan cairan di dalam tubuh nya.
Dokter Rian pun merasa sangat tenang sekali ketika Alena yang sudah di tangani medis.
"Bu Rania, saya permisi dulu yaa. Karena sebenarnya Putri Kimora juga sedang di rawat di Rumah Sakit ini, saya ingin melihat kondisi nya."
Dokter Rian berjalan menuju ke kamar Putri Kimora tapi ternyata Putri Kimora yang sedang tertidur pulas.
"Bagaimana dengan kondisi Putri Kimora,? dia sudah mulai membaik."
Dokter Rian menanyakan kondisi Putri Kimora kepada Suster Diana.
"Putri Kimora sudah sembuh besok pun dia sudah pasti akan pulang, semua karena kebersamaan nya bersama dengan Papa nya Putri Kimora terlihat langsung sembuh."
Dokter Rian tidak bisa berkomentar apapun jika kehadiran Genzy membuat Putri Kimora menjadi sehat kembali.
"Alena pun sudah bertemu dengan Genzy tapi Genzy bukan membuat kondisi Alena membaik malah membuat Alena tidak sadarkan diri dan sekarang Alena pun sedang di rawat di Rumah Sakit ini juga."
Suster Diana pun sangat terkejut sekali ketika mendengar hal tersebut dia pun langsung memikirkan bagaimana jika Alena bertemu dengan Putri Kimora.
__ADS_1
"Bu Kimora lebih baik jangan sampai tahu dan jangan sampai Bu Kimora melihat kondisi Alena sekarang."
Dokter Rian memikirkan hal yang sama apalagi dia mendengar jika Alena akan membalas dendam kepada Alena.
Karena Kimora penyebab kegagalan pernikahan nya bersama dengan Genzy.
"Kamu jaga baik-baik Putri Kimora dari pandangan Alena dan saya akan selalu menjaga Kimora di sini. Saya tidak akan membiarkan siapapun melukai Kimora terutama fisiknya."
Hari ini Putri Kimora sudah di perbolehkan untuk pulang, dia sangat bersemangat sekali karena sudah sangat rindu sekali dengan teman-teman nya di sekolah.
"Kimora lebih baik kamu fokus saja dengan Putri kamu, dia sangat membutuhkan perhatian kamu."
"Yaa minum aku akan bertukar tugas praktek menjadi malam saja."
Suster Diana pun membereskan barang-barang Putri Kimora, dia pun sangat hawatir sekali jika Kimora bertemu dengan Alena.
Tidak lama kemudian Dokter yang memeriksa kondisi Putri Kimora datang dan membuat mereka pun langsung pergi ke luar.
Wajah Dokter Rian dan Suster Diana begitu sangat tegang sekali seperti ada yang mereka sembunyikan.
Tapi Kimora pun lebih memilih untuk diam saja, karena pasti mereka berdua tidak akan jujur terhadap nya.
__ADS_1
Selesai di periksa Dokter menghampiri mereka yang menunggu hasil pemeriksaan Putri Kimora.
"Kondisi Putri Kimora sudah sangat membaik sekali dan hari ini bisa langsung pulang, Dokter Kimora di mohon di jaga dari asupan makanan nya yaa."
Mereka semua sangat bahagia mendengar perkataan dari Dokter tersebut dan Putri Kimora bisa segera pulang.
Putri Kimora sudah siap untuk pulang, Suster Diana langsung memeluk erat Putri Kimora.
"Ayoooo sayaaaaang, kita pulang jangan sampai kita ke sini lagi yaa sayang."
Kimora menyiapkan kursi roda untuk Putri Kimora.
"Sayaaaaang, sehat selalu yaaa sayaaaaang. Om Dokter tidak bisa mengantarkan Putri Kimora sampai rumah yaa. Kamu hati-hati di jalan."
Suster Diana.
Alena Renita.
__ADS_1