Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 133


__ADS_3

Kimora masih teringat wajah Alena yang menyapa nya, dia seakan sangat emosi sekali setiap membayangkan wajah Alena.


Kimora masuk ke dalam mobil dengan wajah yang sangat emosi, bibir seperti terkunci rapat dia hanya terdiam saja.


Tatapan mata Kimora begitu sangat tajam sekali, pandangan nya terus fokus ke depan. Sarrah yang memperhatikan terus Kimora dia sangat hawatir sekali dia takut Kimora despresi kembali di dalam mobilnya.


"Kimora sayang, bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan lagi sebelum kita sampai ke rumah. Kita beli ice cream dulu yaa supaya kamu lebih ceria yaa atau kita beli baju-baju dan kita pergi ke salon kecantikan kembali bagaimana,?'


Kimora hanya terdiam dia tidak menjawab ucapan dari Mama Sarrah sedikit pun.


Sarrah pun tidak berani lagi berbicara kembali karena dia melihat Kimora seperti sedang emosional sekali, padahal Kimora hanya duduk menunggu di kursi dia tidak bertemu dengan siapapun di sana.


"Mam, malam ini aku ingin tidur bersama anak ku saja,"


Ucap Kimora dengan suara yang bergetar.


"Baiklah sayang, jika itu keinginan kamu tapi jika kamu merasa tidak nyaman kamu bisa langsung pulang ke Apartemen Mama yaa, pintu rumah Mama selalu terbuka untuk kamu."

__ADS_1


Kimora hanya menganggukkan kepalanya.


Sesampainya di Apartemen Kimora langsung masuk ke Apartemen Alena, dia melihat Suster Diana sedang tertidur pulas di kamar bersama dengan Tiara.


Kesempatan ini pun di pakai oleh Kimora untuk masuk ke dalam kamar Alena, Kimora sebelum nya mengambil foto Ayana di kamar Mama Sarrah ketika Genzy datang ke Apartemen itu, Kimora mengganti Foto Alena dengan Foto Ayana.


Selesai melakukan rencana nya, Kimora keluar dari kamar Alena dan langsung pergi kembali ke Apartemen Mama Sarrah.


Kimora menekan tombol bell dan seketika Mama Sarrah langsung membuka nya.


"Aku ingin kembali ke sini lagi,"


Sarrah langsung membuat kan secangkir susu hangat untuk menenangkan pikiran Kimora.


"Di minum yaa sayang, supaya kamu lebih rileks yaa."


Kimora mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama Sarrah dia langsung meminum susu hangat itu hingga habis tidak tersisa.

__ADS_1


Kimora berjalan menuju ke tempat bunga-bunga yang Mama Sarrah tanam dia memetik setangkai mawar merah dan menusukkan duri nya kepada jari nya.


Mama Sarrah langsung menghampiri Kimora ketika melihat Kimora mulai melukai jari nya.


"Nak, jangan seperti itu sayaaaaang nanti kamu kesakitan jangan begini yaa,"


Mama Sarrah membuang mawar tersebut dan membawa Kimora masuk ke dalam kamar.


Mama Sarrah membelai rambut panjang Kimora, dia begitu sangat sayang sekali dengan Kimora.


Kimora memandangin wajah Mama Sarrah yang menangis meratapi dirinya.


Kimora menghapus air mata Mama Sarrah, dia tersenyum tipis memandangi wajah Mama Sarrah.


"Sembuh yaa nak, sembuh yaa sayang Mama tidak tega melihat kamu seperti ini. Mama sayang sekali dengan kamu Kimora."


Mama Sarrah memeluk erat tubuh Kimora, Kimora begitu sangat nyaman sekali ada di pelukan Mama Sarrah.

__ADS_1


"Kamu harus semangat yaa sayang, dan berjuang terus yaa sayaaaaang. Mama selalu ada di sini bersama dengan kamu dan selalu bersama dengan kamu."


Kimora langsung tersenyum mendengar perkataan dari Mama Sarrah, Kimora mengengam erat tangan Mama Sarrah.


__ADS_2