Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *339*


__ADS_3

Putri Kimora yang melihat Dokter Rian langsung menunjukkan tangan nya kepada Suster Diana.


"Suster itu kan Om Dokter yaa tapi kenapa Om Dokter bersama dengan Tante jahat, bersama dengan Tante Alena."


Suster Diana pun langsung menyuruh Putri Kimora untuk masuk ke dalam mobil.


"Ayooo sayaaaaang kita masuk saja yaaaaa."


Suster Diana pun berpikiran negatif terhadap Dokter Rian.


Suster Diana merasa jika Dokter Rian yang berharap besar kepada Kimora tapi merasa harapan nya hanya mimpi.


Dan Suster Diana merasa jika sekarang Dokter Rian memiliki hubungan spesial dengan Alena.


Putri Kimora memperhatikan wajah Suster Diana yang seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Suster Diana kenapa,? kok Suster Diana seperti sedang memikirkan sesuatu."


Suster Diana pun langsung tersenyum kepada Putri Kimora.


"Suster Diana emang lagi memikirkan sesuatu, bagaimana yaa hasil dari dekorasi untuk pesta ulang tahun kamu sayang. Yang semuanya di tanggung oleh Papa kamu Genzy."


Putri Kimora pun tersenyum bahagia sekali.


"Aku jadi tidak sabar ingin secepatnya besok hari ulang tahun kuuu yang ke 5 tahun bisa bersama dengan Ibu dan Papa."


Suster Diana melihat wajah kebagian pada Putri Kimora ketika dia bisa merasakan ulang tahun bersama dengan kedua orang tua nya.


Mereka pun sampai di Apartemen mereka, Putri Kimora berlari ke kamar nya.


Sedangkan Suster Diana memilih untuk duduk di sofa sambil memainkan handphone nya.


Tidak lama kemudian Kimora datang dengan wajah yang sedih.


Kimora duduk di samping Suster Diana dia menyenderkan kepala nya ke sofa.


Suster Diana merasa jika sudah terjadi sesuatu dengan Kimora.

__ADS_1


"Ada apa Buu,? seperti nya ibu sedang ada masalah besar."


Suster Diana mencoba untuk mendekati Kimora.


"Aku tidak tahu ini adalah masalah besar atau kecil namun aku seperti kehilangan Dokter Rian di kehidupan kuu, dia seperti sudah tidak mau untuk mengenal aku kembali."


Suster Diana langsung teringat kebersamaan Dokter Rian bersama dengan Alena.


"Apa yang membuat Dokter Rian seperti itu,? tadi pun saya bertemu dengan Dokter Rian ketika sedang menunggu Putri Kimora pulang sekolah tapi dia seperti terburu-buru sekali dan melihat kembali dia keluar dari Apartemen bersama dengan Alena."


Kimora terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Suster Diana.


"Dokter Rian bersama dengan Alena karena Alena merupakan pasien nya, tapi Dokter Rian pun akan bersama dengan Alena datang di acara ulang tahun Putri Kimora nanti."


Suster Diana merasa sangat yakin sekali jika Dokter Rian memilih hubungan spesial dengan Alena.


"Lalu sekarang bagaimana dengan ibu Kimora sekarang, Dokter Rian lebih memilih untuk bersama dengan Alena. Apakah ibu merasa sangat kecewa dengan ini semua nya, dan apakah Ibu Kimora mempunyai perasaan terhadap Dokter Rian."


Pertanyaan Suster Diana membuat Kimora terdiam sambil memikirkan perasaan nya juga.


"Sejujurnya aku memang sangat nyaman sekali dengan Dokter Rian, dan sekarang aku merasakan sakit yang luar biasa ketika Dokter Rian bersama dengan Alena yang jelas adalah wanita yang membuat hidup ku menjadi susah untuk percaya dengan cinta dan sebuah kesetiaan. Aku ingin bisa bersama dengan Dokter Rian tapi di saat ini juga Putri Kimora harus bertemu dengan Papa kandung nya sendiri dan itu semua nya di luar rencana ku selama ini."


Putri Kimora juga yang selalu menginginkan kebersamaan mereka berdua.


"Semoga saja kedepan nya ada jalan yang terbaik untuk hubungan ibu di masa depan."


Kimora memilih untuk pergi ke kamar nya karena dia sudah merasa sangat lelah sekali.


Putri Kimora yang keluar dari kamar ingin mengajak Ibu nya untuk bermain bersama nya tapi di cegah oleh Suster Diana.


"Ibu sedang kecapean sekali yaa sayang jangan di ganggu dulu yaa sayaaaaang."


Suster Diana mengajak Putri Kimora masuk kembali ke dalam kamar nya.


"Ibu kenapa yaa Suster Diana,? apakah Ibu sedang sakit."


Putri Kimora merasa sangat sedih sekali dia merasa sangat hawatir sekali dengan keadaan Ibu nya.

__ADS_1


"Sayang ibu Kimora cuman kecapean saja kok dia tadi banyak sekali pasien yang datang dan sekarang biarkan Ibu beristirahat yaa supaya Ibu bisa sehat di acara ulang tahun Putri."


Melihat keberadaan mereka berdua, Suster Diana ingin menayakan sesuatu kepada Putri Kimora.


"Sayaaaaang, kalau menurut pandangan Putri Kimora. Om Dokter itu bagaimana sih jika dia menjadi seorang Papa dia papa yang baik atau tidak."


Suster Diana ingin sekali apa pandangan Putri Kimora jika Dokter Rian menjadi papa baru untuk nya.


"Om Dokter dia sangat baik sekali aku selalu bersama dengan nya dan Om Dokter juga yang mempertemukan aku dengan Papa Genzy aku sangat berterima kasih sekali kepada Om Dokter."


Suster Diana merasa jika Putri Kimora memang lebih memilih untuk bisa bersama dengan Genzy karena bagaimana pun juga Genzy adalah Papa kandung nya. Walaupun Dokter Rian yang selalu ada untuk Putri Kimora semenjak bayi."


Suster Diana merasa jika Putri Kimora pasti akan memilih Papa kandung nya jika Kimora harus memutuskan untuk bisa menikah kembali.


Dokter Rian mengajak Alena ke suatu tempat di mana banyak sekali pernak-pernik khusus untuk anak perempuan.


Dan Alena pun merasa sangat senang sekali dia tersenyum karena banyak sekali yang membuat nya kebingungan untuk memilih nya.


"Aku ingin memberikan mainan ini saja untuk Putri Kimora, baju Frozen dan juga tongkat sihir nya."


Dokter Rian pun segera mengambil apa yang di pilih oleh Alena.


"Alena kamu sayang dengan Putri Kimora,? kamu mencintai nya seperti anak kamu sendiri?."


Pertanyaan Dokter Rian membuat Alena terdiam dan menundukan kepalanya sambil menjawab pertanyaan Dokter Rian.


"Aku sayang Mutiara Letica itu nama yang aku berikan pada saat Putri Kimora terlahir tapi aku hanya sayang kepada Putri Kimora saja tidak untuk Kimora sampai kapan pun aku membenci dia."


Dokter Rian tersenyum manis kepada Alena.


"Apa yang kamu lihat dari Genzy,? dia tidak mencintai kamu sama sekali. Dia hanya membuat kamu menderita seperti ini, semakin kamu menunjukkan perasaan hati kamu semakin Genzy menyakiti hati kamu."


Dokter Rian membawa Alena untuk duduk sambil memesan makanan.


Dokter Rian ingin menyadarkan Alena jika dia jangan terlalu banyak berharap besar pada Genzy.


"Aku yakin jika aku bersama dengan Genzy, maka hidup kuu pasti akan bahagia sekali. Apalagi aku yang bisa menerima dengan baik kehadiran Putri Kimora."

__ADS_1


Alena begitu sangat yakin sekali jika dia bisa mendapatkan Genzy.


Tapi Alena tidak mengatakan jika dirinya akan membuat Kimora tiada.


__ADS_2