Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 229


__ADS_3

Alena terus saja melangkah kan kaki menuju ke kamar tersebut, dan ternyata Genzy keluar dari kamar Mama nya dia melihat Alena yang sedang berjalan.


Genzy hanya memperhatikan Alena dari depan kamar, dia membiarkan Alena untuk masuk ke dalam kamar itu agar dia sendiri yang melihat nya.


"Sudah saat nya Alena mengetahui semuanya, dia yang sudah terlalu terobsesi ingin menikah dengan dengan aku."


Tangan Alena tiba-tiba bergetar ketika hendak membuka pintu kamar tersebut, dia pun memaksa diri nya agar bisa masuk ke dalam kamar itu.


"Ahhhhh, kenapa tangan ku bergetar hebat seperti ini dan langkah kaki ini begitu sangat berat sekali tapi ntah kenapa aku ingin sekali masuk ke dalam kamar ini."


Alena melawan rasa takut nya dia terus menerus kan langkah kaki nya sampai akhirnya pintu kamar itu pun terbuka lebar. Aroma parfume bunga melati yang sangat menyengat langsung menyambut kedatangan Alena Renita.


Alena langsung merasa sangat pusing dan mual sekali ketika mencium aroma parfume bunga melati dan dada nya sedikit sesak.

__ADS_1


Genzy yang melihat Alena sudah masuk ke dalam kamar tersebut langsung berlari dan menunggu Alena di luar kamar.


Alena yang sebelumnya sudah pernah masuk ke dalam kamar tersebut, langsung terfokus pada kelambu putih transparan yang menutupi tempat tidur itu.


Alena melirikan mata nya ke sekeliling tempat tersebut, dia merasa ada yang memperhatikan nya.


"Astaga, jantung ku berdebar sangat kencang sekali. Dan tubuh ku merasa bergetar sekali aku pun sangat merinding sekali."


Alena fokus kembali depan apa yang ada di hadapannya, dia pun langsung membuka kelambu tersebut dan seketika Alena langsung menutup mulut nya.


Alena mulai merasakan mual sekali, dia mencoba untuk mundur tetapi tiba-tiba mata jasad Ayana terbuka dan melirikan mata ke arah wajah Alena.


Seketika Alena langsung berteriak sangat kencang sekali dan langsung tidak sadar kan diri dia langsung terjatuh ke lantai.

__ADS_1


Mendengar teriakkan Alena yang sangat kencang, Genzy langsung masuk ke dalam kamar tersebut dan melihat Alena yang sudah tidak sadar kan diri.


Genzy pun langsung membawa Alena keluar dari kamar tersebut dengan cepat agar tidak ketahuan oleh para pegawai yang ada di dalam kamar tersebut.


Genzy dengan cepat membawa Alena ke kamar nya dan langsung berlari mengunci pintu kamar tersebut.


Genzy memegang tangan Alena yang sangat dingin sekali, dia pun mencoba untuk menyadarkan Alena dengan aroma terapi tetapi Alena masih saja tidak sadar kan diri.


"Nggak ada cara lain selain membawa Alena ke rumah sakit."


Genzy langsung membawa Alena keluar dari kamar nya, dia mencoba untuk membawa Alena ke rumah sakit.


Tapi ketika Genzy hendak keluar dari rumah nya, tiba-tiba dia melihat Kimora dan Mama Sarrah turun dari mobil dan langsung melihat dirinya sedang mengendong Alena dengan wajah yang sangat panik sekali.

__ADS_1


Mama Sarrah dan Kimora pun langsung berlari untuk menghampiri Genzy dan Alena, Genzy merasa sangat kebingungan sekali apa yang harus dia katakan kepada Mama Sarrah dan Kimora ketika melihat Alena tidak sadar kan diri seperti ini.


__ADS_2