Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 71


__ADS_3

Semua nya keluar dari kamar hanya suster diana dan kimora yang masih ada di dalam kamar.


Suster diana menundukan kepalanya sendiri ketakutan melihat genzy.


"Ada apa suster diana ? kenapa seperti itu apa ada yang mengancam kamu ?".


Kimora merasa sangat curiga dengan sikap suster diana.


"Coba ceritakan semuanya kepada saya.ada apa ? soalnya saya juga punya cerita yang mau saya ceritakan kepada suster diana".


Suster diana langsung melihat pintu kamar kimora dia langsung menghampiri nya dan menutup rapat pintu kamar kimora.


"Buu, sebernarnya saya dari dulu ingin bercerita kepada ibu tentang kelakuan tidak normal tuan genzy.tapi saya takut sekali ini berpengaruh terhadap kandungan ibu Kimora".


Kimora langsung beranjak dari tempat tidur dan pelan-pelan duduk di kasur.agar bisa berdampingan dengan suster diana.

__ADS_1


"Cerita kan semuanya kepada saya".


Kimora memegang erat tangan suster diana.


"Saya dan dokter alena sangat mencurigakan sikap tuan genzy.seperti ada rahasia besar yang dia tutupi selama ini.saya dan dokter alena mencurigai gudang yang ada di belakang rumah,kamar yang terkunci di sebelah kamar ibu kimora ini dan satu lagi ruangan yang sering di kunci di sebelah taman bunga".


Kimora langsung terdiam mendengar perkataan suster diana yang jika dia pikirkan memang benar ruangan-ruangan tersebut sangat mencurigakan sekali.


"Suster diana,saya pernah terbangun di malam hari.mas genzy tidak ada di sebelah saya.dan ketika saya membuka pintu kamar saya.mas genzy sedang menyemprotkan parfume di kamar yang ada di dekat kamar saya.ketika mas genzy kembali ke dalam kamar.aroma parfume sangat Wangi bunga melati"


Suster diana langsung memegang pundak nya.


Kimora langsung memegang perut besar dan sambil mengelus nya.


"Suster diana, masih mau kan tinggal di sini bersama aku.temanin aku di sini sampai aku melahirkan nanti.setela aku melahirkan aku akan membawa anak ini ke rumah keluarga saya.walapun dia harus hidup dalam keadaan sederhana".

__ADS_1


Kimora menggenggam erat tangan suster diana.


"Tenang saja bu,saya dan dokter alena akan selalu ada di samping ibu.dan menyelamatkan ibu dari keluar dari rumah misterius ini".


Kimora langsung memeluk erat suster diana dengan sangat erat sekali.


"Terimakasih banyak yaa suster diana.kamu sangat baik sekali".


Suster diana langsung menghapus kan air mata kimora yang terus-menerus keluar dari mata nya.


"Yang sabar ya bu, kita hadapi bersama-sama yaa bu.sekarang ibu harus selalu berpikir positif.supaya ibu dan kandungan ibu selalu sehat yaa bu.jangan memikirkan lagi apa yang terjadi di rumah ini.karena itu bisa membuat kontraksi palsu lagi.kandungan ibu kan masih 7 bulan.masih lama untuk proses persalinan".


Kimora langsung menghapus air mata nya yang terus mengalir di pipi nya.


"Iyaa, suster diana.sekarang aku akan mencoba untuk lebih santai.dan selalu berpikir positif semua nya demi aku dan kandungan yang ada di dalam perut aku ini".

__ADS_1


Kimora mulai bisa tersenyum kembali sambil memegang perut nya yang semakin membesar.


"Wah, suster bayi nya langsung aktif nendang-nendang di perut".


__ADS_2