Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 123


__ADS_3

Kimora langsung mengeluarkan air mata nya ketika di tanya oleh Mama Sarrah.


"Aku benci mawar putih ini, aku sangat benci."


Kimora pun langsung pergi dari tempat bunga-bunga tersebut, Sarrah langsung berlari untuk mengejar Kimora.


"Kamu mau kemana ayo sekarang kita jalan-jalan dulu yaa kita pergi ke psikiater yaa."


Sarrah membujuk Kimora agar mau mengikuti kemauan nya.


"Seperti aku nggak harus ijin terlebih dahulu, langsung saja aku bawa Kimora."


Sarrah langsung membawa Kimora masuk ke dalam mobilnya, kebetulan lokasi pun sama di Rumah Sakit Sejahtera tempat Dokter Alena praktek.


"Semoga saja aku bisa bertemu dengan Dokter Alena jadi tidak perlu harus ijin terlebih dahulu."


Sarrah begitu sangat semangat dia ingin Kimora bisa segera sembuh seperti diri nya.


*****

__ADS_1


Alena dia ajak ketemuan kembali oleh Genzy, tapi Alena mengabaikan pesan tersebut dan tidak membalas nya.


"Kenapa dia selalu menggangu waktu kerja ku dengan mengirimkan pesan seperti ini."


Alena menyimpan handphone di tas nya dan tidak di aktifkan sampai jam praktek nya selesai.


"Dengan seperti ini pekerjaan ku menjadi tidak akan terganggu."


Alena menyelesaikan pekerjaan sampai selesai dia berniat untuk langsung pulang, dan membeli keperluan untuk Tiara.


Alena keluar dari ruangan praktek nya, ketika dia mau membuka pintu mobil nya. tiba-tiba ada seorang yang memberikan Setangkai mawar merah.


"Ada apa kamu ke sini, bagaimana kalau orang kenal dengan kita."


Genzy menutup mulut Alena dan memaksa nya untuk masuk ke dalam mobil nya, Alena tidak bisa menolaknya dia masuk ke dalam mobil Genzy.


"Mobil kamu pasti sangat aman jika di simpan di parkiran Rumah Sakit ini."


Genzy membawa pergi Alena tampa memberitahu akan di bawa ke mana.

__ADS_1


"Jangan bawa aku ke rumah seram mu itu lagi yaa, aku nggak suka."


Genzy tersenyum manis mendengar perkataan dari Alena, dia membawa Alena ke suatu tempat yang sangat indah.


Genzy membawa Alena ke taman bunga-bunga dia menginginkan Alena merubah tampilan rumah nya yang sekarang dengan memberikan sentuhan bunga-bunga di dalam rumah.


"Genzy, kamu sekarang sendiri kah di dalam rumah,? kamu tidak takut semua pegawai yang ada di rumah mu semuanya meninggalkan rumah kamu itu."


Alena bertanya kepada Genzy sambil memilih bunga yang akan di bawa ke rumah nya.


"Aku tidak pernah punya perasaan takut sama sekali, dan aku memang sendiri Mama lebih memilih untuk pergi dari rumah dia tinggal di Apartemen nya."


Alena seketika terdiam ternyata Genzy mengetahui jika Mama nya tinggal di Apartemen nya dan bagaimana jika Genzy tahu jika Apartemen Mama nya saling berdampingan dengan Apartemen miliknya.


Apalagi sekarang ada Kimora tinggal di Apartemen nya, jika Genzy menemui Mama nya dia akan mengetahui semuanya.


"Kenapa kamu tidak mengajak Mama kamu agar mau tinggal kembali di rumah itu dengan tampilan rumah yang berbeda pasti Mama kamu mau kembali lagi."


Genzy menarik nafas panjang nya.

__ADS_1


"Mama sudah tidak mau untuk tinggal di rumah dia sering melihat bayangan putih di kamar nya, dan bahkan Mama ingin menjual rumah penuh dengan kenangan terindah itu, aku tidak akan pernah rela jika rumah itu sampai terjual."


__ADS_2