Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 37


__ADS_3

Setelah di suapi oleh genzy Kimora langsung meminum obat dan vitamin dari dokter.


"Kamu sudah makan dan minum obat sekarang sebaiknya kamu beristirahat ya Kimora".


Genzy menyelimuti kimora dan mencium kening istrinya tersebut.


"Selamat istirahat ya istriku".


Kimora masih saja diam tidak peka dengan apa yang genzy lakukan kedapanya.


Genzy meninggalkan Kimora dan menutup rapat pintu kamar nya.


"Perasaan aku nggak pernah berubah aku bakalan meminta cerai setelah aku melahirkan nanti".


Kimora terus mengelus kan tangannya ke perutnya.


"Nak, yang kuat ya sayang kita berjuang sama-sama sampai waktunya lahiran tiba".


Kimora mulai merasa ngantuk dan menutup matanya perlahan.


Genzy membuka pintu kamar perlahan melihat apakah istrinya sudah tertidur apa belum.


"Akhirnya,kamu tidur juga Kimora".


Genzy masuk kembali ke dalam kamar dan menguncinya.


Genzy langsung menghampiri Kimora dan tidur di sebelah Kimora.


Genzy memeluk kimora dan mengelus perut kimora.


"maafkan papa sayang, maafkan papa".


Genzy mengelus dan mencium perut kimora.


Kimora merasa ada yang menyentuh perutnya.


Kimora membuka matanya secara perlahan.


Ternyata itu suami nya genzy.


Kimora menutup kembali mata nya dan berpura-pura tidur kembali.

__ADS_1


"Kimora maaf kan aku sayang".


Ucap genzy dengan suara yang sangat pelan.


Genzy mencium kening dan ke dua pipi Kimora.


Dan langsung memandangi bibir mungil Kimora.


"Ahhhhh,aku tidak bisa menahan nafsu ku ini Kimora belum sembuh total tapi aku sangat kangen kepada nya".


Kimora mendengar apa yang suaminya ucapkan.


Jantung nya mulai berdenyut kencang.


Genzy terus memandangi wajah Kimora.


Tiba-tiba genzy langsung mencium bibir mungi


Kimora.


Kimora langsung terkejut dan membuka matanya.


Kimora langsung memegang bibir nya.


Genzy langsung berniat pergi meninggalkan kimora.


Tapi Kimora menarik tangan nya.


"Mau kemana kamu mas ? ".


Genzy menundukkan kepalanya.


"Aku,mau keluar maaf menggangu waktu istirahat nya".


Kimora langsung melepaskan genggaman nya


"Oh, begitu ya sudah silahkan sana pergi".


Genzy yang berharap di cegah pergi oleh istrinya malah di suruh pergi oleh kimora.


"Iya,aku pergi sekarang".

__ADS_1


Genzy langsung turun dari kasur dan membuka pintu kamar yang di konci oleh dirinya.


"Ngapain segala di kunci sih.ini kan masih sore belum malam".


Ucap Kimora.


Genzy langsung pergi meninggalkan Kimora dengan rasa malu.


"Berdosa aku tidak melayani suami ku terakhir aku melayani sebelum positif hamil.sekarang kehamilan ku udah masuk 4 bulan".


Kimora memilih untuk turun dari tempat tidur nya.


"Aku keluar kamar ah,aku udah mulai semakin membaik".


Kimora membuka pintu kamar nya.


"Biasanya,mbak jam segini lagi beres-beres rumah.ko sekarang dia nggak ada ya".


Kimora mulai teringat asisten rumah tangga itu.


Tapi Kimora malah bertemu dengan suster diana.


Suster diana langsung menghampiri kimora.


"ibu,mau kemana apa ada yang bisa saya bantu Bu ?".


Mata kimora masih melirik-lirik mencari asisten rumah tangga itu.


"Hmmm, tidak ada suster aku lagi bosen saja diem di kamar".


Ucap Kimora sambil tersenyum.


"Oh, yasudah kalau begitu saya mau permisi mau pergi ke kamar ya bu".


Suster diana langsung pergi meninggalkan Kimora.


"Ohhh, iya silahkan suster".


Suster diana berjalan dengan arah kamar asisten rumah tangga itu.


"Loh,ko suster diana pergi ke arah sana ya.apa mungkin suster diana tidur di kamar Mbak ya.ahhhh masasih mereka tidur berdua".

__ADS_1


__ADS_2