Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 230


__ADS_3

Melihat Alena yang tidak sadarkan diri Kimora langsung menyadari apa yang sudah terjadi dengan Alena, Kimora pun langsung menyuruh Genzy cepet membawa Alena ke rumah sakit.


Genzy mengendarai mobil nya, sedangkan Alena terbaring di pundak Kimora. Ntah apa yang ada di pikiran nya seseorang yang sudah menghianati perasaannya sekarang sedang ada bersandar di pundak nya.


Kimora terus memegangi tangan dan denyut nadi Alena, dia seakan melupakan sejenak apa yang sudah terjadi kepada dengan Alena. Kimora pun terlihat sangat hawatir sekali melihat keadaan Alena.


Sesampainya di rumah sakit Alena langsung di tangani oleh pihak medis, Kimora pun memilih untuk meninggalkan tempat tersebut.


Genzy yang berniat ingin mengikuti Kimora pun langsung di cegah oleh Mama Sarrah.


"Biarkan dia pergi untuk menenangkan pikiran dan perasaan nya, karena ini sangat tidak mudah untuk dia jalani dengan apa yang sudah kalian perbuat."


Genzy membiarkan Kimora untuk pergi meninggalkan nya, Genzy sebernarnya ingin menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


Kimora tidak bisa menahan rasa sakit hati nya, Kimora menangis sambil memegang dada nya yang terasa sangat sesak sekali.

__ADS_1


Dokter Rian yang melihat Kimora yang menangis langsung menghampiri Kimora.


"Kimora kamu kenapa menangis seperti ini, kamu seperti kesakitan sekali."


Dokter Rian begitu sangat hawatir melihat Kimora yang menangis sambil memegangi dadanya.


Bibir Kimora bergetar seakan dia susah untuk meluapkan semua perasaan hati nya kepada Dokter Rian.


Dokter Rian mencoba untuk menenangkan perasaan Kimora, dan membawa ke ruangan praktek nya.


Kimora mulai mengatur nafas nya yang sangat sesak dia mulai bisa meluapkan semua nya kepada Dokter Rian.


"Dokter Rian, aku tidak bisa membohongi perasaanku rasa sakit hati ku ini aku masih mempunyai perasaan lebih walaupun sedikit terhadap suamiku. Tapi rasanya ketika tadi aku melihat Alena bersama dengan Mas Genzy aku mulai bisa melepaskan seutuhnya, karena aku tahu penyebab dari tidak sadar nya Alena karena dia sudah melihat Ayana. Dan mungkin saja ini tandanya Alena sudah mengetahui rahasia yang selama ini tersembunyi."


Kimora menghapuskan air mata nya yang terus menerus mengalir deras di pipi nya.

__ADS_1


"Dokter Rian, aku merasa keadaan ku sudah sangat membaik sekali dan aku akan melanjutkan perjalanan hidup ku dan berjuang untuk masa depan Putri Kimora. Aku akan merelekannya apapun yang terjadi."


Dokter Rian hanya bisa terdiam mendengar perkataan Kimora, yang sudah di puncak kelelahan nya menghadapi suami nya yang seorang psikopat.


"Kimora aku akan berjanji akan selalu ada untuk kamu, aku akan membantu kamu sampai kamu sukses nanti menjadi seorang single mother untuk Putri Kimora."


Tatapan mata Dokter Rian begitu sangat berbeda sekali melihat Kimora, dia seperti menyimpan perasaan dan perhatian kepada Kimora.


"Terimakasih Dokter Rian, kamu sangat luar biasa sekali bisa menjadi pesikiater yang baik dan juga seorang sahabat juga. Aku senang sekali bisa mendapatkan seseorang yang begitu sangat spesial dan sangat baik sekali."


Kimora tersenyum manis kepada Dokter Rian, dia pun langsung berdiri dari tempat duduk nya dan berniat untuk pergi dari ruangan praktek tersebut.


Dokter Rian merasa berat sekali ketika Kimora meninggalkan ruangan tersebut, Dokter Rian merasa perkataan Kimora tadi seperti ucapan perpisahan dengan nya.


Dokter Rian pun langsung menghampiri Kimora, dan memegang tangan Kimora dengan sangat lembut.

__ADS_1


__ADS_2