Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *327*


__ADS_3

Putri Kimora yang terkadang mereka resah ketika bersama dengan Papa nya karena selulu melihat sosok perempuan bergaun putih.


Tapi dia pun juga sangat merindukan Papa nya.


"Buuuu, aku sayaaaaang Papa Genzy. Aku sayaaaaang sekali Papa Genzy seperti aku sayaaaaang ibu."


Kimora menghentikan langkah kaki nya ketika mendengar perkataan Putri Kimora.


"Putri Kimora boleh sayaaaaang Papa Genzy tapi Ibu belum bisa bersama dengan Papa Genzy seperti keluarga Barbie kamu di rumah. Apapun itu kamu harus bisa menerima kenyataan ini ya sayaaaaang."


Putri Kimora merasa sangat Sedih sekali ketika mendengar perkataan tersebut, di dalam hati kecil nya dia menginginkan keluarga yang sempurna.


Ada Papa, Ibu dirinya dan adik-adik nya yang membuat keluarga nya tampak sempurna.


"Baiklah buuu, aku mengerti apa yang ibu maksud."


Mereka pun masuk ke dalam lift menuju ke lantai 10.


Kimora berjalan menuju ke Apartemen tersebut dan dia juga melirikan mata nya kepada Apartemen Alena.


"Dokter Rian pasti sedang bersama dengan Alena, dia sangat ingin sekali Alena kembali sehat dan normal."


Kimora menekan tombol bell yang ada di hadapannya dan mereka pun masuk ketika Perawatan tersebut membuka kan pintu nya.


Putri Kimora langsung berlari menghampiri Omah yang seperti biasa bermain dengan bunga-bunga nya.


"Omaaahhhhh, aku dataaaaaang."


Putri Kimora langsung memeluk erat tubuh Omah nya, dan Kimora pun memilih untuk duduk menunggu kedatangan Genzy.


Omah Sarrah pun langsung tersenyum ketika melihat kedatangan Putri Kimora.


"Kamu datang sayaaaaang, Omah sangat merindukan kamu."


Keadaan Omah Sarrah semakin membaik semenjak kejadian Putri Kimora yang di culik oleh Alenaa.


Tapi dia masih belum bisa menerima kenyataan jika Genzy adalah seorang psikopat.


"Aku juga rindu sekali dengan Omah Sarrah, Oh iya Omah aku nanti mau ulang tahun Omah yang ke 5 tahun. Aku ingin merayakan kan nya bersama dengan Omah dan Papa Genzy di tempat taman bermain, nanti banyak anak-anak yang berkumpul di sana."


Omah Sarrah begitu sangat senang sekali ketika melihat Putri Kimora yang terlihat sangat gembira sekali.

__ADS_1


" Iyaa sayang, nanti Omah juga akan datang ke acara ulang tahun cucu cantik Omah."


Mereka pun begitu sangat akrab sekali membuat perkembangan Omah Sarrah semakin membaik.


Kimora melihat jam sudah menunjukkan pukul 16.00 wib. Ini adalah waktu Genzy pulang dari kantor nya.


Kimora pun merasa sangat tidak sabar menunggu kedatangan Genzy karena ingin kembali pulang ke Apartemen nya.


Perawat pun memberikan Kimora air teh hangat, dan Kimora pun langsung menikmati nya.


"Terimakasih banyak yaa."


Tidak lama kemudian pun bell berbunyi dan Genzy pun langsung masuk ke dalam karena tidak ada yang membukakan pintu untuk nya.


Kimora yang melihat kedatangan Genzy pun langsung berdiri dari sofa nya dan tersenyum manis kepada Genzy.


Genzy seketika langsung terkejut dengan kedatangan Kimora di Apartemen nya.


"Kimora, kamu sedang apa di sini ? apakah kamu juga bersama dengan Putri Kimora."


Genzy pun duduk berdampingan dengan Kimora.


Genzy pun langsung berdiri dia ingin sekali bertemu dengan Putri Kesayangannya itu.


Tapi ketika Genzy hendak pergi Kimora menahan Genzy untuk pergi meninggalkan nya.


"Tunggu mas jangan pergi dulu ada hal yang ingin aku sampaikan."


Genzy pun kembali duduk di samping Kimora dia sangat penasaran sekali dengan apa yang akan Kimora katakan.


"Begini loh Mas, nanti hari minggu adalah hari kelahiran Putri Kimora dia berusia 5 taun. Putri Kimora ingin bisa merayakan hari ulang tahun nya bersama-sama, dia ingin sekali merayakan nya di taman bermain dia bilang di sana itu banyak sekali anak-anak sebernarnya aku tidak mengerti dengan ucapan Putri."


Genzy merasa sangat senang sekali ketika dirinya bisa ikut serta merayakan hari ulang tahun Putri Kimora.


"Kimora, aku memang bukan suami dan Papa yang baik untuk kamu dan juga Putri. Tapi aku selalu mengingat hari kelahiran Putri cantik kuu, setia bulan setiap tanggal 5 aku selalu mengundang anak-anak jalan di tanam bermain mereka di berikan setangkai bunga mawar putih, balon karakter love berwarna merah dan chocolate untuk mereka tapi sekarang akhirnya bisa juga merayakan hari tersebut dengan Putri Kimora."


Mendengar cerita Genzy, Kimora tidak menyangka sekali dengan apa yang Genzy lakukan selama ini.


Perbuatan nya yang sangat baik sekali kepada sesama orang-orang yang membutuhkan.


" Kalau begitu aku serahkan semua nya kepada kamu Mas, aku hanya ingin Putri terlihat sangat bahagia sekali di hari kelahiran nya."

__ADS_1


Genzy pun langsung meninggalkan Kimora dan menghampiri Putri Kimora yang sedang bersama dengan Mama Sarrah.


"Papa yeeee papa datang."


Putri Kimora langsung berlari menghampiri Papa nya dan memeluk erat Papa nya.


Kimora hanya bisa terdiam saja dan tersenyum manis ketika melihat kedekatan Putri Kimora bersama dengan Genzy.


"Papa, kita rayakan ulang tahun aku bersama dengan banyak anak-anak yaa Pap. Nanti kita bagikan banyak mainan untuk mereka semuanya supaya mereka menjadi senang sekali."


Genzy tidak menyangka jika Putri nya memiliki sifat yang baik hati sekali.


"Iyaa sayang, Ibu Kimora sudah mengatakan semuanya kepada Papa. Dan berterima kasih sekali Putri Kimora mau mengajak Papa di acara Putri Kimora."


Putri Kimora pun mencium pipi Papa nya.


"Karena aku sayaaaaang sekali Papa Genzy."


Genzy merasa sangat bahagia sekali ketika melihat Putri Kimora yang begitu sangat perhatian dan sayang kepada nya.


Dia merasa sangat menyesal sekali dulu ketika Putri Kimora terlahir dia tidak menyangi nya dia mengabaikan kan nya


Mata Genzy terlihat berkaca-kaca menahan air mata nya terjatuh.


"Papa kenapa sedih seperti itu sih Pap, Papa menangis yaa. Papa jangan sedih yaa ada aku yang selalu sayang sama Papa.'


Genzy tidak bisa menahan rasa haru nya dia langsung memeluk erat tubuh mungil Putri Kimora.


Dan membuat Putri Kimora sangat kebingungan sekali dengan sikap Genzy kepada nya.


Kimora pun merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Genzy yang menangis di pelukan Putri Kimora.


Karena Kimora tahu jika Genzy bukan tipe lelaki yang gampang menangis seperti itu dia yang berkarakter sangat datar sekali.


Melihat Papa nya menangis di pelukan nya, Putri Kimora melepaskan pelukan erat nya dia memandangi wajah Papa nya.


"Papa, kenapa papa menangis seperti ini ? kenapa Papa sedih aku pun jadi ikut sedih melihat Papa sedih."


Genzy langsung mengusap air mata nya dan tersenyum manis sambil memegang wajah Putri Kimora.


"Papa menangis bahagia, Papa bahagia sekali ketika Papa mempunyai kamu yang sangat sempurna yang sangat cantik pintar dan bisa membuat hati Papa menjadi sangat tenang sekali. Papa sayang sekali kamu Naak."

__ADS_1


__ADS_2