
Melihat Genzy dan Alena pergi Kimora pun langsung berpamitan untuk bertemu dengan Dokter Rian.
"Mam aku ingin bertemu dengan Dokter Rian banyak sekali yang mau aku bicarakan dengan dia, dan mungkin aku akan langsung pulang ke Apartemen Mama saja. Lebih baik Mama di sini yaa menemani Mas Genzy untuk beberapa hari saja."
Kimora mencium tangan Mama Sarrah dan menunggu kedatangan Dokter Rian, Mama Sarrah terus memperhatikan Kimora.
"Aku tidak bisa memaksakan mereka berdua untuk bersatu kembali, luka hati yang di rasakan oleh Kimora begitu parah sekali sehingga Kimora seperti sudah menutup pintu hati untuk Genzy."
Tidak lama kemudian pun mobil Dokter Rian datang senyuman kebahagiaan terpancar dari wajah Kimora seketika melihat wajah Dokter Rian.
"Ayoo princess Kimora silahkan masuk,"
__ADS_1
Kimora di perlakuan seperti seorang putri yang membuat Kimora tersenyum malu-malu melihat Dokter Rian.
"Ada yang banyak sekali yang ingin aku ungkapkan semua perasaan hati ku ini, tentang Ayana dan perselingkuhan suami kuu."
Kimora menarik nafas panjang nya, dia menghembuskan secara perlahan agar dia bisa mengendalikan emosi nya.
"Aku sudah banyak bertanya kepada Mas Genzy tentang semua nya, tentang Ayana tentang kuburan yang ternyata kosong. Aku melihat Mas Genzy begitu sangat menyesal sekali tapi dia seperti belum bisa melepaskan Ayana untuk pergi selamanya meninggalkan nya."
Wajah Kimora pun mulai sedikit berubah Dokter Rian memilih untuk memberhentikan mobilnya dan mengajak Kimora untuk turun dari mobil nya.
Tangan Kimora di genggaman erat oleh Dokter Rian seperti memberikan sesuatu ke energi positif untuk nya.
__ADS_1
Mereka pun duduk berdampingan tangan Dokter Rian masih menggenggam tangan Kimora.
"Seperti nya aku akan menyimpan rahasia ini tentang Ayana dan juga perselingkuhan Mas Genzy dari Mama Sarrah. Aku sangat takut sekali Mama Sarrah terguncang kembali dan pasti dia akan mengalami despresi yang sangat berat jika dia mengetahui semuanya."
Dokter Rian merasa sangat terharu dengan perlakuan Kimora yang masih mau menutup aib suaminya sendiri padahal jiwa nya sangat menderita sekali.
"Tapi Kimora menurut aku perlakuan Dokter Alena jangan di tutupi, oke masalah Ayana aku bisa mengerti tapi kalau untuk Alena aku nggak terima jika kamu membiarkan nya Kimora. Karena sendiri yang melihat dengan jelas perselingkuhan itu."
Dokter Rian begitu sangat emosional sekali, dia membela Kimora karena dia tahu bagaimana jika dia ada di posisi Kimora.
"Kimora ijinkan aku untuk membantu kamu, yaa aku mohon yaa kita harus lawan bersama Alena. Karena kalau nya itu sangat memalukan sekali, dan dia sekarang punya impian ingin di nikahi oleh suami kamu sedang dia tahu sekarang kondisi kamu sudah sangat membaik sekali."
__ADS_1
Kimora tersenyum melihat Dokter Rian yang begitu sangat perhatian kepada nya.
"Terimakasih banyak ya Dokter Rian, kamu yang selalu ada di samping aku ketika aku despresi berat dan kamu juga sekarang yang membela aku juga, tapi Dokter Rian percuma saja aku tidak punya niat untuk bisa kembali bersama dengan Mas Genzy untuk saat ini yang aku pikirkan hanyalah Putri Kimora. Aku harus bisa membesarkan dengan kasih sayang aku sendiri pun tidak masalah."