
"Yeeeee, terimakasih banyak ya Ibu. Aku sangat senang sekali. Aku sayang Ibu."
Terlihat dia sangat bahagia sekali ketika bisa bertemu dengan Papa dan merayakan hari ulang tahun nya bersama dengan Papa nya
Suster Diana yang melihat ekspresi Putri Kimora dari balik pintu kamar nya pun merasa ikut bahagia.
"Suster Diana, aku akan ulang tahun di taman bermain aku sangat senang sekali. Nanti bsnyak balon-balon karakter love warna merah, bunga-bunga dan coklat yang banyak sekali."
Suster Diana pun menghampiri Putri Kimora.
"Semoga semua nya berjalan dengan baik yaa sayaaaaang, Suster Diana senang jika kamu bahagia."
Kimora melihat jam sudah pukul 3 sore dia merasa lebih baik sekarang mereka pergi ke Apartemen Genzy.
"Sayaaaaang, kamu bersiap-siap yaa di bantu oleh Suster Diana yaa. Lebih baik kita pergi sekarang yaa supaya kita tidak terlalu lama di sana dan segera pulang kembali."
Suster Diana pun mengajak Putri Kimora untuk mandi dan bersiap-siap.
__ADS_1
Kimora berjalan menuju ke kamar nya, dia memikirkan di saat dia bertemu dengan Dokter Rian di Rumah Sakit dia bersikap sangat dingin sekali kepada Kimora tidak seperti biasa nya.
"Kenapa dengan Dokter Rian, kenapa dia menjadi berubah seperti ini kepada kuu."
Kimora pun memilih untuk mandi dan menganti pakaian nya.
"Suster Diana, aku ingin memiliki keluarga seperti keluarga Barbie kuu ini coba lihat. Ada Mommy Barbie, Papi Barbie Kakak Barbie dan dua adik Barbie yang sangat lucu-lucu seperti ini. Nanti aku juga mempunyai Adik yang banyak sekali seperti Barbie-, barbie ini."
Suster Diana merasa sangat terharu sekali ketika Putri Kimora menginginkan sebuah keluarga yang sempurna.
"Kamu harus banyak berdoa saja yaa sayaaaaang, semoga yang terbaik untuk Ibu Kimora dan Papa Genzy."
Kimora yang sudah siap langsung mengajak Putri Kimora untuk pergi.
"Suster Diana kamu istrirahat saja yaa, kamu pasti luar biasa sangat cape sekali kan."
Putri Kimora tersenyum manis memandangi wajah Suster Diana.
__ADS_1
"Aku pergi dulu yaa Suster Diana, baik-baik di rumah."
Suster Diana melambaikan tangan nya kepada Putri Kimora.
"Hati-hati yaa sayang jangan lupa selalu tersenyum."
Setelah berpamitan mereka berdua pun langsung pergi dari Apartemen nya dan masuk ke dalam lift menuju lantai dasar.
"Buuuu, nanti kita bertemu lagi dengan Tante jahat itu lagi buuu. Hmmmmm aku akan berani jika dia melukai Ibuu, dia tidak boleh menikah dengan Papa Genzy aku tidak mau."
Kimora merasa jika Alena mengatakan sesuatu kepada Alena, setelah berada di dalam mobil. Kimora mulai menanyakan apa saja yang di bicarakan oleh Alena kepada nya.
"Sayaaaaang, Tante Alena berbicara apa saja sama kamu sayaaaaang. Lalu bagaimana dengan sikap nya pada kamu pada saat kamu berada di dalam kamar."
Kimora merasa jika ini adalah waktu yang terbaik untuk mempertahankan semua nya kepada Putri Kimora.
"Dia memberikan aku makanan minuman serta buah-buahan yang banyak sekali, Tapi dia selalu bilang jika dia adalah Mommy aku dan aku ini adalah anak perempuan yang bernama Mutiara Renita. Karena dari sejak bayi aku tinggal bersama dengan dia di kamar itu sedang kan Ibu tidak ada bersama kuu."
__ADS_1