Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 176


__ADS_3

Melihat Alena yang kesakitan Genzy langsung memanggil suster untuk menangani Alena. Genzy pun hanya menunggu Alena di luar pikiran nya langsung tertuju kepada Kimora.


"Apakah mungkin Kimora yang melakukan ini, apakah sekarang dia sudah tahu semuanya hubungan terlarang ini, seperti aku harus menanyakan semua ini dengan satpam yang menjaga gerbang, dia tidak mungkin membiarkan seseorang bisa masuk ke dalam rumah."


Genzy langsung duduk di ruang dan menunggu hasil pemeriksaan Alena.


***


Mama Sarrah sangat kecewa dengan Genzy yang lebih memilih ada di ruangan Alena daripada melihat istrinya yang sedang terbaring lemah tak berdaya.


Dokter Rian yang mendengar percakapan antara Genzy dan Mama nya pun sangat terbawa emosi tapi dia masih harus tetap diam karena perjanjian nya dengan Kimora.


"Sudah Bu Sarrah, sekarang kita fokus saja dengan Kimora sudah jangan pikirkan Genzy yaa mungkin dia seperti ini karena dia harus bertanggung jawab atas yang sudah terjadi dengan Dokter Alena."


Dokter Rian mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan Sarrah.

__ADS_1


"Sekarang kita serahkan semua kepada tim medis saja mereka pasti memberikan terbaik untuk Kimora."


Sarrah terus memandangi Kimora dari kaca pintu, dia melihat Kimora terus mengeluarkan air mata nya walaupun dia sedang keadaan tidak sadar kan diri.


"Kasian dia kenapa terus menangis seperti itu, Sayaaaaang ceritakan semuanya naak jangan kamu pendam sendiri an."


Dokter Rian yang tidak tega melihat Bu Sarrah yang menangis dan terus bertanya-tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi pun memilih untuk pergi.


Dokter Rian melihat Genzy di luar ruangan, wajah seperti sedang kebingungan dan dia terus memegang kepala nya.


"Sebaiknya jangan menghampiri nya dia pasti akan menyatakan semua nya, karena tidak mungkin kebetulan Alena yang terluka dan tiba-tiba Kimora istri nya langsung despresi berat di malam yang bersamaan."


"Dokter itu sangat mencurigakan sekali sikapnya, dia juga adalah teman dari Alena apa mungkin dia sebenarnya memiliki perasaan dengan Alena dan dia cemburu dengan mendekati Kimora atau juga bisa jadi dia menyukai Kimora."


Suster dan Dokter yang menangani Alena pun keluar dari ruangan Alena, mereka bilang jika Alena jangan sampai seperti itu lagi karena akan mempengaruhi luka di belakang kepala nya.

__ADS_1


Dokter juga berkata jika Alena di berikan obat agar dia bisa beristirahat kembali tidak merasakan kesakitan nya.


Melihat Alena yang sedang tertidur beristirahat ini merupakan kesempatan untuk bisa bertemu dengan Kimora.


Genzy langsung berjalan menuju ke ruangan Kimora, Genzy melihat Mama nya tidak hentinya menagis di luar ruangan.


Genzy pun menghampiri Mama nya dan duduk di samping Mama nya.


Mama Sarrah yang melihat Genzy datang pun langsung emosi dan berdiri dari tempat duduk nya.


Dia langsung menampar pipi Genzy dengan penuh emosional.


Plaaaakkkkkkk,,,,, suara yang sangat keras sekali membuat pandangan orang-orang tertuju pada suara tersebut.


Genzy yang merasa bersalah pun hanya bisa terdiam dan menundukan kepalanya di hadapan Mama Sarrah.

__ADS_1


"Lelaki macam apa kamu ini Genzy,? lebih memilih menunggu perempuan lain dari pada istri kamu sendiri yang belum sadarkan diri, coba lihat air mata nya terus saja menetes."


Mama Sarrah sangat kecewa sekali perlakuan anak nya tersebut.


__ADS_2