Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 198


__ADS_3

Kimora pun menggangukan kepalanya dan langsung mendorong kan badan Dokter Rian yang terlalu dekat memandangi nya.


"Iyaa sudah tidak ada di sana, aku tidak tahu mas Genzy menyimpan nya di mana. Karena sebelumnya dia bertulut agar tidak di pisahkan dengan Ayana."


Dokter Rian pun langsung berpikir, sejak kapan Genzy melakukan ini semua. Jika sampai hal ini nyata dan bukan hasil dari halusinasi Kimora, berarti ketika hari kematian Ayana di dalam peti mati yang di kubur kan itu kosong tidak ada jasad Ayana.


"Kimora bisa kah kamu membuktikan bahwa ini sangat nyata dan bukan halusinasi kamu, karena itu sangat tidak mungkin sekali terjadi. Dan ternyata Genzy seorang psikopat ternyata."


Dokter Rian ingin bisa mencari tahu hal yang tidak normal ini, dia pun akan terus menyelidiki nya. Dokter Rian pun merasa sangat kasihan kepada Kimora ternyata yang membuat dia despresi adalah perlakuan tidak normal Suami nya dan sekarang di saat keadaan mulai membaik suami nya berbuat hal yang menyakiti hati nya dengan berselingkuh dengan sahabat nya sendiri.


"Kimora kamu perempuan yang sangat kuat sekali, aku hanya bangga sekali dengan kamu yang bisa seperti ini. Sekarang jika kamu kuat tinggal saja dulu di rumah itu sampai kamu bisa menemukan Ayana dan memberitahu kepada aku, biar kamu juga tidak membiarkan Dokter Alena masuk ke dalam keluarga Genzy."


Dokter Rian memeluk erat tubuh Kimora, dan membelai rambut panjang dan berbisik.

__ADS_1


"Semangat kamu wanita yang kuat."


Kimora melepaskan pelukan erat dari Dokter Rian.


"Apakah kamu tidak mau membantu aku juga,? aku pun butuh bantuan aku tidak mau sendirian."


Dokter Rian langsung terkejut dan berkata.


Dokter Rian kembali menjalankan mobilnya.


***


Kediaman di rumah Genzy, Alena di bawa ke ruang tamu dan di tidurkan di sofa, Dokter Alena terus mengeluhkan kesakitan sekali dan Genzy pun menghampiri nya.

__ADS_1


"Seperti Kimora sangat membenci mu, pasti dia punya banyak alasan nya."


Mama Sarrah memandang wajah Genzy yang juga seperti membenci Dokter Alena.


"Aku tidak tahu aku nggak pernah membuat Kimora menangis dan membuat dia emosi, itu seperti nya memang efek samping dari despresi nya mungkin sudah parah. Waktu dia menyakiti fisik nya sendiri dan sekarang dia bisa menyakiti fisik orang lain dan itu sangat bahaya sekali."


Dokter Alena seperti memberi pembelaan untuk dirinya sendiri dan menyudutkan Kimora di mata Mama Sarrah.


"Sebenarnya apa yang sudah terjadi dengan kalian berdua, Dokter Alena dengan Kimora bukan kah dulu itu kalian bersahabat baik dan kenapa sekarang menjadi seperti ini. Mama sangat yakin sekali ini pasti ada masalahnya."


Genzy pun langsung mencurigai Kimora sepertinya dia sudah tahu tentang hubungan terlarang dengan Dokter Alena, dan Genzy pun seketika berpikir jika seseorang yang melemparkan batu ke arah Dokter Alena itu adalah perbuatan dari Kimora.


"Tidak ko Tante aku selalu berbaik hati ko sama Kimora, aku nggak pernah menyakiti perasaan nya sama sekali. Apalagi aku ini kan akhir-akhir ini jarang sekali bertemu dengan Kimora apalagi sampai mengobrol seperti biasanya. Sudah tante apapun yang di lakukan oleh Kimora itu karena efek dari despresi nya, jadi tidak usah di bahas lagi."

__ADS_1


__ADS_2