Terpaksa Menikah Dengan Suami Orang

Terpaksa Menikah Dengan Suami Orang
Menikah dengan Alex...


__ADS_3

Kesibukan Alex begitu padat, hingga sulit sekali untuk membuat janji dengannya akhir-akhir ini. Melonjaknya jumlah pasien membuatnya kadang sering kewalahan. Akan tetapi dirinya sangat bertanggung jawab atas pekerjaannya,, sehingga semuanya terasa lebih ringan sekalipun sangat melelahkan. Saat waktunya istirahat Alex duduk santai sejenak, merilekskan sejenak otot-otot tubuhnya yang menegang. Sambil berpikir untuk mendapatkan asisten yang baru hingga bisa meringankan sedikit pekerjaannya.


Namun tiba-tiba pintu terbuka, terlihat Jessica yang langsung masuk tanpa menunggu izin dari Alex. Alex tentu saja terkejut begitu melihat kedatangan Jessica yang tiba-tiba, sudah cukup lama Jessica tidak mengunjungi dirinya.


"Alex apa kamu masih mencintai aku?" tanya Jessica langsung.


Alex terlihat membetulkan posisi duduknya, mendengar pertanyaan Jessica bukannya membuat dirinya semakin santai malah dia semakin menegang. Pertanyaan konyol tersebut seakan membuat Alex semakin pusing.


"Alex kenapa hanya diam? jawab aku! apa kamu masih mencintai aku?" tanya Jessica lagi mengulangi pertanyaannya.


Mungkin saat ini Alex belum bisa mencerna dengan baik pertanyaannya hingga Jessica mengulanginya lagi.


"Iya dari dulu sampai saat ini, perasaanku tidak pernah berubah sama kamu," jawab Alex dengan jelas.


Jessica mengangguk mengerti merasa sedikit angin segar berpihak padanya.


"Nikahi aku!!!" ucap Jessica yang langsung membuat Alex semakin terkejut, seketika Alex berdiri menatap Jessica dengan penuh tanya.


Mungkin wanita di hadapannya saat ini sedang tidak sadar pikir Alex.


"Kenapa kamu menatap aku begitu? apa kamu pikir aku main-main saat ini? dulu kamu sangat ingin menikahi aku, sekarang aku sendiri yang minta untuk kamu nikahi," ucap Jessica.


"Jessica apa kamu serius?" tanya Alex.


"Iya tentu,, mungkin kalau kamu tidak mau, aku akan mencari pria lain," ucap Jessica.


"Aku akan menikahi kamu!!!" ucap Alex karena sudah lama sekali Alex ingin memiliki Jessica seutuhnya.


Lagi pula Nayla juga sudah menolaknya, dan niatnya ingin menikahi Nayla tulus untuk membahagiakan Felix akan tetapi Nayla sudah menolak dirinya dengan tegas. Alex tidak memaksa keputusan sepenuhnya ada pada Nayla sendiri, agar dia juga bahagia dalam keputusan tanpa paksaan. Alex menghargai keputusan Nayla menolak dirinya, tanpa ada kebencian sedikitpun yang tertanam di dalam hatinya.

__ADS_1


Kini Jessica bertanya akan cinta. Cinta Alex tidak pernah luntur sedikitpun untuk Jessica, sekalipun kini Jessica adalah seorang janda tetap saja Alex mau menerimanya dengan setulus hati. Lagi pula bukankah dulu dia menjadi pria yang mengambil kesucian Jessica saat keduanya tengah mabuk berat waktu itu. Anggap juga ini sebagai tanggung jawab, bahkan Jessica pernah keguguran waktu itu dan sangat jelas janin itu adalah darah dagingnya.


"Terima kasih," ucap Jessica yang tidak menyangka bahwa dirinya akhirnya akan menikah dengan Alex sahabatnya sejak dulu.


"Kalau begitu nikahi aku malam ini juga," ucap Jessica lagi.


Alex tampak memicingkan matanya, keinginan Jessica semakin terdengar aneh saja, bukankah menikah butuh waktu untuk mengurus segala sesuatunya,, lagi pula keluarganya juga harus diberitahukan terlebih dahulu. Alex menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya, hanya perlu menunggu tujuh jam saja maka malam pun tiba.


"Kenapa harus begitu?" tanya Alex.


"Karena lebih cepat lebih baik Alex,, agar Nayla mau kembali dengan Devan," ucap Jessica.


Ingin sekali Alex meminum air mendidih begitu mendengar alasan Jessica yang membuatnya terkejut.


"Kenapa? kamu tidak mau,, tidak masalah,, aku bisa mencari pria lain atau mungkin bisa membayar seseorang untuk menikah kontrak dengan aku," ucap Jessica.


"Kamu tenang dulu semua bisa diselesaikan dengan baik-baik," ucap Alex yang berusaha membuat Jessica duduk di kursi, agar tidak pergi begitu saja bahkan mencari seorang pria untuk menikah dengannya.


"Aku akan menikahi kamu,, kamu mau nanti malam aku menikahi kamu? tidak masalah!!! aku pasti akan menikahimu nanti malam," ucap Alex.


Jessica mengangguk sejenak menarik nafas berat, sebenarnya dia belum siap untuk menikah lagi, keadaan ini juga membuatnya merasa tidak nyaman, akan tetapi dirinya benar-benar ingin menebus kesalahannya.


############


Jessica tidak menuntut apa-apa yang diinginkannya hanyalah seorang pria yang bersedia menikahi dirinya, dan malam ini sesuai dengan keinginan Jessica sendiri, Alex akhirnya menikahinya hanya secara siri, sedangkan surat-surat lainnya akan menyusul setelah pernikahan.


Kedua orang tua Jessica tentu sangat bahagia melihat putri bungsunya menikah lagi, hampir satu tahun bercerai dengan Devan,, kini Jessica bisa mencari kebahagiaannya kembali. Tanpa mereka ketahui bahwa sebenarnya yang terjadi adalah sebuah sandiwara semata,, agar Nayla dan Devan bisa bersatu kembali. Begitu juga dengan Reyna yang tidak menyangka jika Jessica kini akan menjadi kakak iparnya, dunia seakan begitu sempit hingga hanya bertemu dengan orang-orang itu saja, Reyna sesungguhnya tidak menyukai Jessica meskipun sekarang Jessica terlihat sudah minta maaf pada Nayla dan mereka terlihat baik-baik saja,,, tapi tetap saja Reyna masih belum menyukai Jessica mengingat kelakuan Jessica selama ini pada Nayla, dia begitu benci Jessica karena dirinya bukan Nayla yang mudah memaafkan. Akan tetapi Reyna hanya bisa diam saja menyaksikan pernikahan tersebut yang sedang berlangsung. Tahu segalanya tentang masa lalu keduanya,, hingga menarik sahabatnya yang baik masuk ke dalam kehidupan Devan, Jessica dan juga Alex.


"Jessica kamu masih punya waktu untuk membatalkan ini semua," ucap Alex yang tahu bahwa tidak ada cinta di hati Jessica untuk dirinya,, akan tetapi jika sudah dinikahi maka Jessica tidak akan bisa pergi darinya.

__ADS_1


Alex ingin bertanya untuk terakhir kalinya sebelum menikah, agar tidak ada penyesalan, sekalipun dengan keterpaksaan tetapi Alex tidak akan pernah melepaskan Jessica lagi.


"Aku tidak akan membatalkan dan kamu juga harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi," ucap Jessica.


"Baiklah," ucap Alex.


Pernikahan tersebut hanya dihadiri oleh dua keluarga inti saja, pernikahan mendadak dan tidak memiliki persiapan apapun, bahkan Jessica hanya menggunakan baju kebaya milik Mamanya.


Setelah memastikan bahwa Jessica benar-benar yakin mau menikah dengan dengan Alex,, akhirnya pernikahan pun dimulai, tidak butuh waktu lama kini Jessica sudah sah menjadi istri Alex.


Tiba-tiba saja Jessica merasa pusing dan langsung pingsan.


"Jessica" ucap Alex yang shock begitu melihat Jessica pingsan,, setelah saksi mengatakan 'sah' Jessica tidak lagi mampu untuk duduk di samping Alex. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan, kehilangan cinta Devan dan menerima Alex pria yang belum sama sekali dicintainya itu.


Setelah sadar dari pingsannya,, Jessica langsung menatap di sekitarnya, perlahan dia duduk dan menatap Alex yang sedang duduk di sofa menunggunya untuk sadar.


"Kalau kamu tidak bisa menikah dengan aku,, kenapa memaksanya?" tanya Alex.


Jessica menatap Alex,, belum sempat Jessica membalas Alex sudah pergi. Jessica tidak tahu harus berbuat apa yang jelasnya dia butuh waktu untuk bisa menerima status istri yang disandangnya saat ini.


"Tenang Jessica ini adalah pengorbanan mu, rasa sakit ini dulu yang pernah dirasakan oleh Nayla,, dia saja bisa menikah dengan keterpaksaan,, bahkan menjadi simpanan. Mengapa kamu tidak? ini adalah tanggung jawab dari semua kesalahanmu sendiri," ucap Jessica pada dirinya sendiri,, seakan dia memberikan kekuatan pada dirinya sendiri, Jessica benar-benar ingin berkorban demi bisa melihat Felix memiliki orang tua yang lengkap. Tidak terus menderita cukup sudah kesedihan anak itu, Jessica ingin melepaskan diri dari bayang-bayang rasa berdosa saat menatap manik mata indah Felix.


"Jessica,, kok Alex pergi?" tanya mama Jessica yang langsung masuk ke kamar putrinya,, bertanya langsung tentang kepergian Alex barusan.


Baru saja keduanya menikah,, tetapi kini Alex sudah pergi begitu saja. Mama Jessica tentu sudah sangat mengenal Alex,, cukup lama persahabatan anaknya dan Alex,, persahabatan mereka sudah terjalin tahunan.


"Alex harus ke rumah sakit Ma, ada pasien darurat," jawab Jessica berbohong.


"Em,, kamu harus sabar kalau begitu yah,, namanya juga seorang Dokter," ucap mama Jessica.

__ADS_1


Jessica mengangguk lemah,, sekalipun alasannya bukanlah seperti yang diucapkannya barusan.


__ADS_2