Terpaksa Menikah Dengan Suami Orang

Terpaksa Menikah Dengan Suami Orang
Sangat aneh kan?


__ADS_3

"Kamu iblis,, pergi jauh-jauh dari hidup ku,," teriak frustasi Nayla, dengan tangan yang meremas selimut yang saat ini menutupi sebagian tubuhnya.


"Sudahlah Nayla, kamu jangan banyak bicara,, lebih baik kamu diam,, agar kamu cepat sembuh,," ucap Devan.


Nayla sampai saat ini benar-benar tidak mengerti entah kesalahan apa yang Nayla perbuat sehingga dia bisa sampai seperti ini. Rasa sakit kembali datang,, Nayla meresapi rasa sakit yang semakin hari semakin menyiksa dirinya.


"Kenapa kamu bahagia sekali menyiksa ku? apa salahku padamu?" ucap Nayla.


"Tidak ada,, aku hanya ingin kamu melahirkan anakku ke dunia ini," jawab Devan dengan santainya.


"Tapi caramu ini bisa membunuhku secara perlahan-lahan,," ucap Nayla dengan keringat dingin yang terus bercucuran dan juga rasa sakit yang tidak berkurang.


"Tidak,, percaya padaku kamu tidak akan mati,, lagian setelah anakku lahir kamu pasti akan sangat bahagia,, kamu pasti akan menikmati indahnya hidup di dunia ini," ucap Devan lagi.


Devan tersenyum melihat Nayla yang saat ini terbaring di atas ranjang sedangkan dirinya sedang duduk di dekat ranjang tidak jauh dari Nayla.


"Maksud kamu?" tanya Nayla yang tidak mengerti dengan maksud Devan,, sehingga ekspresi wajah Nayla saat ini benar-benar merasa kebingungan.


Devan memasukkan kedua tangannya di dalam saku celananya sambil mengangkat kedua bahunya santai.


"Sepertinya kamu sangat tidak menginginkan anak itu,," ucap Devan.


Apa yang pria gila ini pikirkan sekarang? apa mungkin seorang Ibu tidak menginginkan anaknya sendiri? ataukah hanya suami bajingan nya saja yang bisa berucap seperti itu.


Nayla lebih memilih diam dan membuang mukanya ke arah lain,, rasanya Nayla tidak sudi menatap wajah Devan yang sangat menjengkelkan itu.


"Aku akan memberikan kamu uang sebagai bayaran penebus lelahmu selama mengandung anakku,, bahkan berapa pun yang kamu mau aku akan memberikannya padamu,, sehingga rasa sakit yang kamu alami sekarang akan kamu lupakan nantinya,, aku pun akan bahagia hidup bersama istriku Jessica dan juga anakku itu,," ucap Devan sambil telunjuk Devan mengarah pada perut Nayla dengan senyum bahagia dari wajah Devan.


Apa Devan berpikir Nayla bukanlah seorang manusia? hingga dengan mudahnya dia akan menukar anak Nayla dengan uang.


Kenapa takdir begitu kejam,, seorang pria bajingan seperti Devan sangat tidak pantas mendapatkan wanita baik seperti Jessica dan Nayla.


Kedua wanita itu memiliki hati yang baik,, lembut,, tulus dan memiliki hati nurani.

__ADS_1


Bahkan bagaimana jika Jessica tau tentang ini semua,, akankah ada kata maaf dari Jessica untuk Devan?


Semua itu sangat sulit dimengerti.


"Lalu apa kamu berpikir bahwa Nyonya Jessica akan mau menerima anakmu dari wanita lain?" tanya Nayla sambil tersenyum miring.


"Kami itu saling mencintai,, jadi aku dan dia tidak akan bisa dipisahkan,," ucap Devan sangat yakin.


"Laki-laki gila," teriak Nayla.


Devan langsung tersenyum miring.


"Kamu tidak perlu banyak bicara Nayla,, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan salah satunya uang ku,, lalu CEO yang dijodohkan kakakku padamu, kamu pasti akan hidup bahagia nanti,," ucap Devan sambil tertawa kecil.


"Ssstttt,," Nayla kembali meringis kesakitan begitu rasa sakit itu kembali sangat terasa.


"Lebih baik bunuh saja aku sekarang,," teriak Nayla lagi.


Devan tidak perduli dan kembali menyuntikkan obat pada tubuh Nayla.


Devan kemudian melempar jarum suntik yang ada di tangan nya ke tempat sampah lalu segera keluar dari dalam kamar Nayla.


Reyna saat ini duduk di sofa tepat di depan kamar,, Reyna lalu melihat Devan begitu juga Devan.


"Jangan pernah meninggalkan dia sedikit pun,, keadaan nya saat ini sedang tidak baik-baik saja,, hubungi saya jika dia bangun dan meringis kesakitan lagi," ucap Devan lalu segera keluar menuju mobilnya.


Reyna hanya mengangguk lemah sambil melihat punggung Devan yang semakin menjauh darinya.


Setelah itu Reyna kembali masuk ke dalam kamar Nayla menatap wajah sahabatnya itu yang sangat pucat.


Reyna menatap iba Nayla,, wajah penuh luka itu entah sampai kapan penderitaan sahabat nya itu berakhir.


Sementara Devan mengemudikan mobilnya seperti orang gila saat ini,, sakit sekali melihat penderitaan Nayla namun semuanya tertutup karena malam itu Devan memergoki Rian yang keluar dari dalam kamar Nayla.

__ADS_1


Berulang kali Devan hampir saja kecelakaan namun akhirnya Devan sampai ke rumah nya juga.


Dengan kemeja yang kusut,, rambut yang terlihat sangat berantakan,, tubuh jangkung Devan segera berjalan masuk ke dalam rumah kedua orang tua nya yang saat ini masih menjadi tempat tinggal nya bersama dengan Jessica.


Mata Devan langsung menatap para anggota keluarga yang saat ini sedang duduk di ruang tamu.


Devan bingung apa yang kini menjadi topik pembahasan mereka,, mengapa mereka terlihat seperti sedang membicarakan sesuatu.


Seketika Ana menatap putranya yang baru saja kembali itu setelah beberapa hari tidak pulang.


"Devan,, akhirnya kamu pulang juga," ucap Jessica sambil berjalan ke dekat Devan lalu memeluk lengan Devan dan membawa Devan untuk duduk di sofa bergabung dengan mereka.


Devan yang masih belum tau apa yang terjadi akhirnya mengikuti Jessica karena dia juga penasaran apa yang tengah terjadi saat ini


"Jadi Devan,, sejak dua malam yang lalu Nayla belum juga kembali,, Nayla pergi entah kemana," ucap Ana dengan ekspresi wajah kebingungan dan juga khawatir pada keadaan Nayla yang menghilang tanpa kabar.


Devan kini tau yang tengah menjadi pembahasan sekarang adalah Nayla istri keduanya.


Tapi istri keduanya saat ini sedang bersama dirinya,, lalu apakah Devan akan memberitahukan pada keluarganya?


Tentu saja tidak akan!!!


Devan lebih memilih menyembunyikan Nayla dari keluarganya,, terutama menyembunyikan Nayla dari pria asing yang saat ini tengah duduk juga ditengah-tengah keluarga Devan.


Rian.


Pria itu terlihat sangat mencemaskan Nayla yang menghilang tanpa jejak sedikit pun,, dan tanpa kabar hingga saat ini.


Devan tidak tau pasti mengenai maksud Rian ikut duduk di tengah-tengah keluarga nya saat ini,, tapi Devan tau pasti bahwa pria itu pasti ikut mencari keberadaan istri keduanya saat ini.


"Sayang malam itu kan Nayla bersama dengan Rian,, tapi setelah itu Nayla entah kemana dia tidak terlihat lagi,, bahkan sudah beberapa kali aku menghubungi pekerja disana,, siapa tau saja Nayla kembali disana setelah kita pulang tapi kata mereka Nayla tidak kembali ke sana sama sekali,, hingga sampai saat ini Nayla tidak kembali juga," ucap Jessica dengan perasaan yang juga sangat mengkhawatirkan Nayla saat ini.


Devan masih diam seribu bahasa dengan ekspresi wajah dinginnya seakan tidak perduli sama sekali mengenai hal itu.

__ADS_1


"Bahkan ini sangat aneh,, massa CCTV malam itu mati,, sangat aneh kan?" ucap Jessica lagi.


__ADS_2