
Alex meletakkan piring di tangannya dan beralih menatap Jessica, senyuman begitu miring seakan mengejek Jessica.
"Benarkah," ucap Alex.
Jessica mengangkat bahunya santai dan berbalik ingin pergi. Namun tiba-tiba saat sudah setengah berbalik tangan Alex memegang tangannya hingga urung untuk melangkah.
"Ada apa?" tanya Jessica.
Alex pun melepaskan tangan Jessica berdiri tegak menatap istrinya tersebut.
"Yakin ada yang mau denganmu?" tanya Alex.
Jessica tersenyum remeh.
"Kamu mau bukti?" tanya Jessica.
"Iya!" jawab Alex.
"Baiklah kalau begitu, aku akan membuktikannya padamu," ucap Jessica.
"Baiklah! selamatkan harga dirimu," Alex mencolek dagu Jessica seakan jijik.
"Semua ada masanya, aku wanita hina yang penuh dengan dosa ingin memperbaiki segalanya, untuk dapat menebus dosa, tapi pastikan bahwa kamu benar-benar sudah tak menginginkan aku, yakinkan dirimu tidak akan gila setelah aku pergi untuk kedua kalinya dalam hidupmu," ucap Jessica.
Jessica segera pergi, ini bukan kehidupan menyakitkan semua harus dinikmati mengingat Alex tidak bisa seperti dulu lagi, padahal dalam hati kecil ingin membina rumah tangga sampai akhir hayat bersama dengan Alex melupakan Devan dan memulai dari awal.
Tapi apa mungkin benih cinta itu bisa tumbuh jika perlakuan yang terus saja diberikan begitu kasar oleh Alex.
"Maksudmu apa aku akan mengemis cinta padamu?"
###############
Tok....Tok....Tok....
"Dokter Devan manggil Zaskia?" Zaskia melihat Devan duduk di kursinya sambil memangku Nayla.
__ADS_1
Devan sendiri bingung dan tak merasa memanggil Zaskia, lagi pula siapa suster di hadapannya ini? Devan tampaknya merasa tak kenal sama sekali, apalagi dekat.
Lalu kenapa dia sok kenal dan sok akrab, apa maksud wanita itu.
"Aku yang memanggilmu," ucap Nayla sambil tersenyum.
Devan pun hanya diam, dirinya memilih memainkan rambut istrinya.
Baginya tidak ada yang lebih indah selain dari Nayla, sungguh kerikil yang terkena pijakan kaki Nayla lebih berharga dari intan permata sekalipun.
"Kamu manggil aku buat apa?" tanya Zaskia tak mengerti.
"Kamu duduk dulu," ucap Nayla.
Zaskia pun duduk takut nantinya akan ada campur tangan Devan. Apalagi karirnya bisa hancur jika Devan sudah ikut campur.
"Kamu ada hubungan dengan Dokter Alex?" tanya Nayla secara langsung.
Pagi-pagi sekali, Nayla sudah menerima panggilan telepon dari Puput, awalnya bingung akan tetapi Puput meminta tolong kepadanya untuk mempertanyakan hubungan Zaskia dan Alex yang terlalu dekat.
Nayla pun tidak dapat menolak, tapi Devan pasti tak akan setuju jika Nayla ikut campur dalam urusan mantan istrinya tersebut, Devan takut nantinya akan ada kesalahpahaman antara keduanya, mengingat Jessica adalah mantan istrinya, tetapi setelah mendengar permintaan dari Puput yang memohon, Nayla pun mulai penasaran sebab Rima pun mengatakan bahwa Zaskia dan Alex mungkin memiliki hubungan khusus, lalu bagaimana dengan Jessica? Nayla mencoba menolong atas keinginan dari Puput yang ingin menyelamatkan pernikahan anaknya yang kacau.
Jessica saja bisa menyatukan antara dirinya dan Devan, tak ada salahnya kini dirinya melakukan hal yang sama terhadap Jessica.
"Kamu tahu Dokter Alex sudah memiliki istri?" ucap Nayla lagi.
Zaskia pun tersentak kala mendengar pertanyaan Nayla untuk kedua kalinya.
"Istri? Dokter Alex sudah punya istri?" bukannya menjawab pertanyaan Nayla karena terkejut, hingga membutuhkan sedikit penjelasan dari Nayla.
"Iya," Nayla mengangguk pasti.
"Mau tahu siapa istrinya?" tanya Nayla lagi dan dianguki Zaskia.
"Jessica!" ucap Nayla.
__ADS_1
Degh! jantungnya berpacu dengan kencang, hingga ingin meloncat keluar, baru saja dirinya merasa suka pada Dokter Alex ternyata kebenaran sangat memilukan.
Zaskia merasa Dokter Alex cukup baik padanya hingga menyimpulkan bahwa Alex pun menyukainya, tapi sampai di sini tampaknya ada kekeliruan, Alex memiliki istri dan istrinya adalah mantan istri Devanz ini gila dan terdengar mustahil padahal sudah berharap menjadi istri juga.
"Karena kamu sudah tahu status Dokter Alex, aku harap kamu tahu posisi kamu," ucap Nayla.
"Tapi Dokter Alex nggak pernah ngomong kalau Mbak Jessica itu istrinya, lagi pula kapan mereka menikah?," rasanya Zaskia belum pernah sama sekali melihat ada kedekatan mencolok antara Jessica dan Dokter Alex, lalu sekarang malah sudah menikah?
Aneh! jika memang keduanya sudah menikah, lalu bagaimana dengan kedekatan mereka selama ini.
Sepanjang perjalanan menuju ruangan Alex, Zaskia terus berpikir keras, apa mungkin dirinya yang sudah salah mengartikan kedekatan mereka?
Tidak mungkin sudah sampai sejauh ini, Alex tak memiliki perasaan apa-apa padanya, lagi pula dirinya belum mendengar sendiri dari mulut Alex.
Bisa saja Nayla sedang bersandiwara padahal dulu dirinya ingin mendekati Devan, sayangnya entah bagaimana caranya Nayla hingga bisa menjadi Nyonya Devan.
Bahkan Zaskia tak pernah tahu jika Nayla seorang janda.
"Pasti Nayla bohong, kapan coba Dokter Alex menikah? lagian juga bingung sama Dokter Devan kau mau gitu sama janda, anak satu lagi, padahal kan yang gadis masih banyak," gumam Zaskia sambil mendorong pintu ruangan Alex.
Sampai di depan pintu, dirinya berpapasan dengan Jessica yang akan keluar dari ruangan Alex, sejenak keduanya saling menatap, sedetik kemudian Jessica pun berlalu pergi tanpa sepatah kata pun, Zaskia menatap Alex dengan wajah kesalnya, entah apa yang dibicarakan antara keduanya, mengundang rasa penasaran padanya.
Kemana Rima? bukankah tadi Jessica masuk bersama dengan Rima?
Apa mungkin Rima meninggalkan Jessica dan Alex berduaan saja!
"Dok, saya mau tanya, apa benar Mbak Jessica itu istri anda?" tanya Zaskia dengan hati-hati sekalipun wajah Alex terlihat menyeramkan saat ini.
"Kenapa?" tanya Alex.
"Tadi Nayla bilang kita harus jaga jarak, soalnya Dokter sudah punya istri," jelas Zaskia.
"Nayla?" ucap Alex.
"Iya apa itu benar?" tanya Zaskia.
__ADS_1
Alex pun mengangguk, memang benar dirinya sudah mempunyai istri, Jessica adalah istrinya.
Ternyata anggukan Alex membuat kepala Zaskia semakin pusing, dan ingin jatuh pingsan, baru saja dirinya merasa bahagia karena impian memiliki suami seorang Dokter akan tercapai. Sayangnya kenyataan lebih menyakitkan dari sakit yang ada, Alex sudah memiliki istri artinya pupus sudah harapan memamerkan calon suaminya pada warga di kampung halamannya, yang seharusnya menjadi kebanggaan tersendiri baginya.