
"Aku tidak berbohong sama sekali,, aku berani bersumpah,,, dengarkan penjelasan aku dulu,," ucap Devan mengimbangi Jessica yang masih duduk di lantai.
Flashback on....
Sudah hampir satu minggu berlalu tetapi sampai saat ini pun Alex tidak pernah membalas pesan darinya maupun menjawab panggilan telepon dari dirinya. Padahal pernikahan Devan sudah besok hari,,, Alex,, Devan dan Jessica merupakan sahabat lama bahkan mereka sudah bersahabat semenjak mereka duduk di bangku SMA.
Keduanya memiliki kedekatan yang luar biasa bahkan mereka memilih jurusan yang sama yaitu kedokteran.
Devan tidak tau penyebabnya tapi dia sangat penasaran mengenai perubahan sikap Alex,, dan perubahan itu terjadi saat Devan mengatakan pada Alex bahwa pernikahan nya dengan Jessica akan segera dilaksanakan. Akhirnya malam itu Devan menghampiri Alex di rumah nya.
"Kemana saja kamu Alex? kamu sangat susah dihubungi,, apa kamu tidak akan hadir di pesta pernikahan sahabat mu ini?" tanya Devan langsung saat Alex baru saja membuka pintu rumahnya.
Alex tampak shock tidak menyangka bahwa Devan akan datang ke rumahnya,, Alex pun dengan segera mempersilahkan Devan masuk ke dalam rumah.
Keduanya duduk di sofa,, Alex hanya diam saja dan Devan semakin bingung melihat Alex yang hanya diam.
"Apa aku memiliki salah padamu Alex? ayo katakan,, aku tidak tau sama sekali,, tapi kamu tiba-tiba jadi berubah," ucap Devan.
Alex menggeleng sambil tersenyum pada Devan.
"Lalu kenapa kamu seperti menghindari aku? besok pagi aku dan Jessica akan menikah,, apa kamu juga tidak ingin hadir di acara pernikahan kedua sahabat baikmu?" tanya Devan.
"Aku pasti akan datang Devan,, aku minta maaf tapi aku lagi ada masalah keluarga,," jawab Alex.
Devan pun menganggukan kepalanya,, sebenarnya Devan tidak percaya dengan alasan Alex tapi Devan lebih memilih pura-pura percaya saja pada alasan Alex.
__ADS_1
"Baiklah karena kamu dan Jessica akan menikah besok, aku akan membuatkan kamu minuman,," ucap Alex lalu segera ke dapur dan kembali dengan dua cangkir kopi.
Setelah mereka berbincang-bincang cukup lama sampai hampir larut,, Devan pun memutuskan untuk pulang,, tapi Devan pulang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
Tubuhnya benar-benar terasa sangat panas,, seperti ada yang tidak beres pada tubuhnya,, ada apa dengan dirinya?
Sampai akhirnya Devan sampai ke rumah dalam keadaan yang bertambah tidak baik-baik saja,, Devan masuk ke kamarnya kebetulan melihat seorang wanita membelakangi dirinya,, dan Nayla pun menjadi korban penuntas rasa panasnya yang menuntut di malam itu,, dimana dia berpikir itu adalah Jessica.
Flashback off....
"Alex?" tanya Jessica seakan tidak percaya.
"Iya aku tidak mungkin menuduh Alex telah memberikan obat perangsang itu padaku,, pada minuman di malam itu, aku masih tidak bisa menerima itu meskipun semuanya mengarah pada Alex,, aku masih berharap tidak ada obat perangsang malam itu dan itu hanya kecelakaan saja, tapi sebenarnya tubuhku malam itu benar-benar tidak dapat terkendali," ucap Devan sambil mengingat persahabatan dirinya dan juga Alex sangat baik selama ini,, apa mungkin Alex tega melakukan hal itu pada sahabatnya sendiri.
"Lalu bagaimana dengan aku,, Devan. Aku tidak mau dimadu Devan,, aku tidak mau memiliki madu,, aku tidak mau suamiku membagi perhatian nya,,, aku hanya ingin menjadi satu-satunya,,," ucap Jessica yang kembali menangis tersedu-sedu.
Devan membiarkan Jessica memukuli dirinya sampai Jessica merasa lelah sendiri melakukan hal itu.
"Aku harus mempertahankan janin itu Jessica,, mengingat keadaan rahim mu yang sangat lemah dan cukup sulit untuk mengandung," ucap Devan.
Degh!!!
Devan tidak pernah menjelaskan keadaannya dengan pasti, yang Jessica tau selama ini dia hanya butuh bersabar sampai waktunya tiba dia mengandung dan tidak ada masalah dengan rahimnya. Tapi kali ini Devan menjelaskan nya secara jelas membuat jantung Jessica berdetak lebih cepat dari biasanya.
"Kamu pasti berbohong,," ucap Jessica.
__ADS_1
"Aku sangat tau kamu pernah mengandung sebelum kita menikah,, aku juga tau kamu pernah keguguran sebelum kita menikah,, aku tau dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di rumah sakit,, sedangkan pertama kali aku menyentuh kamu,, baru setelah kita menikah jadi aku bukanlah ayah dari anak itu, tapi tidak apa aku tidak mempermasalahkannya sama sekali,, karena aku sudah tau sejak lama mengenai kebenaran itu,, tapi aku tetap memutuskan untuk menikahi kamu,, yang artinya aku siap menerima apapun keadaan masa lalu mu," ucap Devan.
Degh!!!
Apa lagi yang bisa dikatakan oleh Jessica,, selama ini Jessica berpikir Devan tidak tau akan hal itu.
"Aku tau sejak dulu Jessica,, tapi aku menutupinya karena kamu pacarku dan aku mencintaimu,, kamu tau kan waktu kita pacaran dulu bagaimana aku mencintai kamu,, makanya aku memutuskan untuk menikahi mu dengan menerima segala masa lalu mu, aku mempertahankan Nayla karena anakku,, mungkin selamanya kamu tidak bisa memberikan aku anak tapi tidak masalah,, paling tidak aku sudah memiliki seorang anak sekalipun karena kesalahan dan itu dari wanita lain,, yang penting rumah tangga kita tetap utuh," ucap Devan.
Devan menjelaskan semuanya hanya untuk Jessica tidak larut lagi dalam luka.
"Jangan katakan hanya kamu yang terluka Jessica,, aku juga terluka, aku juga sakit saat memutuskan untuk menduakan mu,, menikahi dia,,, ini bukan pilihan jangan salahkan Nayla terus,, aku yang bersalah disini," ucap Devan.
Jessica menangis tersedu-sedu mengapa semua begitu menyakitkan,, keadaan ini sangat membuat Jessica benar-benar terluka.
"Aku mohon tolong mengertilah keadaan ku saat ini, aku mencintaimu Jessica," ucap Devan sambil memeluk Jessica,, mendekap dengan hangat sekalipun luka masih sangat terasa.
"Aku juga sangat mencintai kamu, tapi aku tidak mau dimadu Devan," ucap Jessica.
"Ini hanya untuk sementara waktu saja,, percayalah cintaku hanya untuk kamu saja, secara tidak langsung kejadian ini akan membuat pernikahan kita akan semakin kuat, karena akan ada anak walaupun dari wanita lain," ucap Devan.
Jessica memeluk Devan dengan sangat erat, andai rahimnya tidak seburuk itu mungkin saat ini dia sudah mengandung anak dari Devan,, hingga Devan tidak perlu lagi mengharapkan anak dari rahim wanita lain.
Kenapa kejadian naas itu harus menimpanya waktu itu,, luka yang dialaminya tidak jauh berbeda dari Nayla, Jessica pun pernah mengalami pemerkosaan,, hanya bedanya dia tidak tau siapa orang yang sudah mengambil kesuciannya malam itu.
"Aku minta maaf sudah mengecewakan kamu, aku memang bukan wanita suci lagi saat kamu menikahi aku, aku juga keguguran yah itu benar,, memang benar semua yang kamu katakan,, aku pun tidak tau waktu itu kalau aku hamil saat aku jatuh terpeleset dan dokter langsung mengatakan bahwa aku keguguran,, entah kapan aku mengandung aku juga tidak sadar,," ucap Jessica dengan hati terluka.
__ADS_1
Devan tidak perduli dengan hal itu karena dia sudah tau sejak dulu dan tetap memutuskan menikahi Jessica, yang itu berarti dia mau menerima masa lalu Jessica yang sudah tidak suci lagi.