
Waw!
Zaskia tertawa bahagia, ini adalah respon dan awal yang sangat baik, duduk di pangkuan Alex artinya dirinya juga diinginkan saat ini, tangan Zaskia bergerak mengusap tengkuk Alex dengan perlahan, Zaskia pun mengantarkan tangan Alex pada benda kenyalnya.
Mencium bibir Alex dengan penuh kehangatan, saat itu Alex pun membalasnya, Zaskia semakin berbangga hati seakan melambung tinggi dengan sekejap mata.
"Jessica," ucap Alex.
"Apa?"
Zaskia tersadar saat Alex menyebut nama itu.
"Jessica," tanya Zaskia.
Zidan pun tersadar seketika begitu mendengar suara Zaskia, dengan cepat dirinya bangun hingga Zaskia terjatuh pada lantai.
"Aduh," Zaskia mengusap bokongnya yang terasa sakit saat terhempas ke lantai.
Alex benar-benar berpikir bahwa Jessica yang berada di sampingnya, tapi ternyata salah.
Justru yang ada adalah Zaskia.
"Kenapa kau berani duduk di pangkuanku?" geram Alex.
"Apa?" pekik Zaskia.
Bukankah barusan Alex sendiri yang menariknya duduk di pangkuannya, ini gila atau jangan-jangan dari tadi Alex menganggapnya sebagai Jessica?
Sial!
Padahal baru juga di lambung tinggi kini sudah dihempaskan.
"Lancang kau duduk di pangkuanku, tidak sopan!" ucap Alex.
"Dokter Alex, anda yang menarik saya barusan," lembut lebih baik berharap Alex bisa luluh padanya.
__ADS_1
"Cukup! mulai hari ini kamu tidak perlu lagi bekerja untukku," ucap Alex.
"Apa?" ucap Zaskia kaget.
"Apa kau tuli?" geram Alex.
"Tapi Dok..."
"Keluar dari sini! kau sangat tidak sopan padahal kau tahu aku sudah punya istri," ucap Alex.
"Anda sudah bercerai Dok, lagi pula dia itu hanya istri gelap kapan anda pernah mengenalkannya pada orang-orang, tidak ada!" ucap Zaskia.
"Cukup! aku bilang keluar dari sini dan jangan pernah kembali lagi," ucap Alex.
"Ahahahaha," Reyna tertawa terbahak-bahak melihat wajah Zaskia.
Awalnya Reyna sudah marah dan berencana akan mencekik leher Alex saat merespon godaan Zaskia, tapi tidak! semua berubah haluan saat mendengar mulut Alex menyebutkan nama Jessica.
Ternyata dari tadi Alex berpikir jika Zaskia adalah Jessica.
"Woi dia masih punya istri, kamu mau jadi pelakor?" tanya Reyna diselingi tawa yang menggelegar.
Alex memilih pergi, kepalanya sedang tak dapat berpikir karena melihat hal-hal yang membuat dirinya semakin pusing, sudah cukup memikirkan hal yang selama ini membuatnya tidak tenang.
Reyna tersenyum penuh kemenangan saat Alex pergi begitu saja tanpa peduli pada Zaskia yang mungkin mengharapkan bantuannya, sangat puas menertawakan Zaskia di hadapannya, Reyna pun berbalik dan ingin pergi namun siapa sangka ternyata Zaskia menarik lengannya dengan kasar.
"Aduh sakit!" seru Reyna sambil menepis tangan Zaskia.
Bukannya Zaskia minta maaf, malah semakin berjalan mendekati Reyna, tatapan matanya penuh kemarahan merasa diremehkan oleh seorang Reyna.
"Belagu banget kamu yah, kamu pikir aku takut sama kamu," tantang Zaskia.
Reyna tersenyum miring tanpa merasa takut sedikitpun pada Zaskia.
"Aku tahu kamu itu nggak takut sama aku, yang aku tahu kamu itu harus jaga jarak sama Kakak aku, jaga juga dong diri kamu, emang kamu mau di cap wanita nggak tahu malu dan gak punya harga diri," ucap Reyna.
__ADS_1
"Maksud kamu apa?" ucap Zaskia.
Zaskia geram dan langsung mendorong Reyna hingga membentur dinding, tak lama kemudian Nayla mendengar keributan dari luar mencoba masuk dan ternyata Reyna yang tengah beradu paham dengan Zaskia.
"Kalian kenapa?" Nayla menolong Reyna yang terjatuh karena dorongan dari Zaskia.
"Kamu itu benar-benar ingin mencari masalah dengan aku?" Reyna mendekati Zaskia dan ingin membalas.
Sayangnya Nayla berusaha untuk menjauhkan Reyna agar tak menghajar Zaskia.
"Udah dong malu dilihat orang, kalian berdua itu seperti orang yang tidak berpendidikan saja," Nayla kesal mencoba untuk menengahi.
"Kita ini udah dewasa kalau ada masalah diomongin baik-baik," ucap Nayla lagi.
"Gimana mau ngomong baik-baik, kamu tahu Nayla dia ini menggoda Kak Alex dan tadi kasar juga sama aku," kata Reyna penuh kemarahan. Kemudian kembali menatap Zaskia dengan berapi-api.
"Kamu itu udah salah diingatkan baik-baik nggak bisa! Kak Alex udah punya istri kamu masih saja menggoda dia, punya otak nggak sih?" ucap Reyna.
"Reyna udah," Nayla lagi-lagi mencoba menengahi perdebatan yang ada.
"Dokter Alex dan istrinya itu udah cerai, jadi nggak usah dramatis banget," jawab Zaskia tak mau kalah.
"Sampai kapanpun Kak Alex nggak akan mau sama kamu, mau langit jadi bumi dan bumi jadi langit juga Kak Alex cuma mau sama Jessica," ucap Reyna lagi.
"Kalau dia cinta sama Jessica kenapa nggak sampai saat ini pun mengatakan pada orang-orang tentang pernikahannya? kenapa terkesan ditutupi?" ucap Zaskia lagi.
"Itu bukan urusan kamu!" ucap Reyna.
"Udah, udah," Nayla menarik Reyna agar keluar dari ruangan Alex, dengan menjauhkan Reyna dan Zaskia mungkin bisa membuat keadaan sedikit membaik.
"Dasar bibit pelakor, aku nggak sudi Kakak aku nikah sama orang seperti kamu," seru Reyna sebelum benar-benar keluar.
"Kau berani sekali menghinaku, bahkan mempermalukan aku, Dokter Alex, Reyna aku akan membalas ini semua!" ucap Zaskia.
Zaskia merasa malu sekali di tertawakan, karena Alex yang menolaknya bahkan barusan Alex langsung memecatnya dengan tidak hormat. Sedangkan Reyna akhirnya diminta untuk pulang, Nayla tidak ingin melihat pertengkaran antara Reyna dan Zaskia, takut juga akan menjadi gosip.
__ADS_1