Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku

Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku
Episode 221


__ADS_3

Tasya menemukan foto yang ada nama nya." Mita dan Adel" sangat jelas tertulis di foto itu.


"Ya ampun jangan-jangan ini adalah sungguhan buk Mita, apa hubungan dia dengan ibu?" batin Tasya.


Semua bukti yang dia lihat semakin membuat nya pusing karena tidak ada kejelasan sama sekali.


"Buk Mita sendiri yang bilang kalau dia tidak banyak tau tentang keluarga Ayah nya, bahkan bertemu dengan ibu nya dia sangat jarang. Karena itu Tasya semakin bingung.


Dia pun mengambil semua foto itu dengan kamera ponsel nya. "Aku tidak boleh menyerah aku harus mencari tahu aku anak siapa, semoga saja semua kecurigaan ku salah." batin Tasya.


Dia mencoba mencari di media sosial tentang buk Mita. Namun tidak dapat menemukan nya, Tasya mencoba mencari informasi tentang keluarga nya namun tak juga ada.


Bukan tidak ada tapi memang dia tidak tau tentang keluarga yang lain selain buk Mita.


Tasya memutuskan untuk keperusahan ayah nya sekarang mencari data-data tentang buk Mita.


Setelah sampai di sana dia tidak bertemu dengan Ayah nya karena kebetulan ayah nya keluar mengurus pekerjaan nya.


"Mbak Tasya ke sini lagi? ada yang bisa kami bantu?" tanya wanita yang menyambut Tasya. "Saya dengar Ayah saya sedang keluar, apa dia pergi dengan Buk Mita?" tanya Tasya.


"Pak Ahmad berangkat dengan sekretaris nya Mbak."


"Loh bukannya sekretaris nya buk Mita?"


"Bukan mbak. Kami tidak tau apa pekerjaan buk Mita, namun dia cukup dekat dengan pak bos."


Tasya terdiam dia berfikir sejenak.


"Bagaimana aku mencari tentang buk Mita yah." batin Tasya.


"Mbak Tasya baik-baik saja kan?"


"Baiklah kalau begitu terimakasih yah mbak." ucap Tasya langsung meninggalkan tempat itu.


Tasya meninggalkan perusahaan Ayah nya itu.


Saat perjalanan pulang dia melihat satu Cafe yang begitu ramai. Dia penasaran akhirnya dia singgah untuk membeli minuman tidak lupa juga memesan Bibi dan suster nya setelah itu dia berhenti untuk membeli jajanan anak nya.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah.

__ADS_1


"Mamah sudah pulang, hore..." ucap Raya berteriak kesenangan.


Tasya tersenyum. Dia memberikan jajanan, mereka sangat senang mendapat kan jajan. "Maaf yah kemarin Mamah cuekin kamu sama Adek, badan mamah sangat lelah, sekarang mamah mau temenin Adek sama Raya main bersama." ucap Tasya.


Tasya menukar pakaian nya di kamar nya setelah selesai mandi dia turun. Dia berencana ingin masak Makan malam. Bibik sedikit khawatir karena Tasya belum bisa mencium aroma bau yang sangat menyengat.


Namun Tasya memakai masker. Dia memasak sebagai permintaan maaf untuk suami nya.


Tidak beberapa lama akhirnya selesai, namun Darel tak juga pulang. Raya dan Stevan juga sudah selesai Mandi. Mereka di suapin makan terlebih dahulu oleh suster.


Setelah selesai makan mereka sudah mengantuk dan tidur duluan. Mamah gak ingin tidur?" tanya Raya.


"Kalian tidur duluan aja yah sayang, Mamah mau nungguin papah aja." ucap Tasya. "Ya udah kalau begitu kamu tidur duluan yah mah. Selamat malam." ucap raya meninggalkan Tasya yang duduk di meja makan.


Sudah dua jam dia menunggu namun tak juga ada tanda-tanda suami nya datang. Dia melihat sudah jam sepuluh mata nya mulai mengantuk dia pun ketiduran di atas meja.


Namun tidak beberapa lama Darel akhirnya pulang.


"Loh kok pintu masih terbuka." ucap Darel, dia masuk dan menutup pintu. Dia mau langsung ie atas namun dia kaget melihat Tasya ketiduran di meja makan.


Darel berjalan mendekati nya. Dia melihat banyak makanan di atas meja. Tasya terbangun.


"Kakak sudah pulang?" ucap Tasya langsung bangun menyalim tangan Darel.


Namun melihat makanan sudah dingin dia jadi terdiam.


"Aku akan memanaskan nya sebentar yah, kakak makan gorengan nya dulu." ucap Tasya.


"Tidak perlu, kakak sudah makan dari luar." ucap Darel, Tasya terdiam. "Kakak sangat lelah lebih baik kita istirahat." ucap Darel. Darel pun langsung pergi meninggalkan Tasya.


Tasya terduduk melihat masakan nya tidak di sentuh oleh suami nya.


"Yahh" dia terlihat sangat lesu sekali. Dia pun meninggalkan meja makan dia ke kamar. Suami baru saja selesai mandi.


"Kak aku minta maaf soal semalam, aku bukan bermaksud untuk mengabaikan kakak." ucap Tasya.


"Lalu maksud kamu apa? Kalau kamu ada masalah cerita sama kakak, kalau kakak salah bilang, jangan pernah bersifat seperti itu." ucap Darel.


"Aku minta maaf kak, aku hanya sedang memikirkan kerjaan saja. Di tambah lagi Mood ku akhir-akhir ini sangat buruk." ucap Tasya.

__ADS_1


"Jangan berbohong Tasya." ucap Darel. Tasya terdiam.


"Kakak tau kamu ada masalah, kalau kamu belum siap untuk bercerita gak apa-apa tapi jangan menyiksa badan kamu sendiri dengan cara mengabaikan makan dan tidak minum obat." ucap Darel. Tasya menunduk.


"Aku minta maaf." ucap Tasya. Darel membawa Tasya kepelukan nya. "Kakak jangan marah lagi, aku minta maaf." ucap Tasya.


"Kakak tidak bisa marah sama kamu istri ku, mana bisa kakak marah pada orang yang kakak sayang." ucap Darel. Tasya tersenyum dia memeluk Darel dengan Erat.


"Aku sangat menyesal." ucap Tasya.


Darel mencium kening Tasya.


"Ya udah kita istirahat yah." ucap Darel. Tasya Mengangguk.


"Kakak tau aku selalu Kefikiran karena kakak menghindari aku pagi tadi, aku bahkan rela masak sambil menahan mual dan pusing kepala." ucap Tasya.


Darel tersenyum. "Lain kali tidak perlu melakukan itu, kita hanya perlu membicarakan apa yang terjadi." ucap Darel.


Tasya mengangguk sambil tersenyum.


Mereka akhirnya berdamai malam itu. Keesokan harinya adalah hari libur.


"Tasya! Tasya bangun sayang." ucap Darel membangun kan Tasya. "Humm jangan ganggu aku kak, aku sangat ingin bermalas-malasan saja di kamar." ucap Tasya.


Darel tersenyum dia mencium pipi Tasya.


"Mumpung ini adalah hari Minggu kita ke rumah sakit sama-sama untuk menjenguk ibu kamu, karena besok sudah operasi." ucap Darel.


Tasya Membuka mata nya. "Percuma saja kita ke sana kak kalau tidak bisa masuk." ucap Tasya.


"Bisa kok, tadi kakak sudah bicara dengan dokter." ucap Darel. Tasya akhirnya bangun dia siap-siap dulu.


baru mereka berangkat ke Rumah sakit.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih 🙏***


__ADS_2