
Candra selama di perjalanan dia termenung sampai tidak sengaja hampir menyenggol orang lain untung saja raya menyadar kan nya, Darel Sadar dia minta maaf dan melanjutkan perjalanan mereka.
Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah.
"Loh kok sudah pulang saja? Tadi ibu mau kesana, ibu mau membawakan kan ini untuk Tasya." ucap Bu Mita menunjukkan sayur.
"Kelihatan mereka sudah ngantuk dan ingin istirahat. Lagian Adik nya di rumah sakit mau tidur, takut tidak ada yang memerhatikan mereka Bu, jadi saya mengantar kan nya pulang." ucap Candra.
"Oohh terima kasih yah nak. Apa nak Candra masih mau ke rumah sakit?" tanya Bu Tima.
"Seperti nya tidak bu, tapi kalau ibu mau minta di anterin saya akan mengantarkan nya." ucap Candra.
"Loh kenapa begitu nak?" tanya Bu Mita.
Candra tersenyum sambil menggeleng kan kepala nya. Seketika Bu Mita paham.
"Nak Candra harus banyak mengerti yah sama Tasya. Ibu juga minta maaf sudah banyak merepotkan nak Candra. Maafin ibu, bapak, Tasya yah." ucap Bu Mita.
Candra tersenyum. "Dan soal hubungan kalian. Ibu menyarankan untuk memikirkan nya dengan baik-baik, Nak Candra mempunyai anak dan mantan istri. dan Begitu juga dengan Tasya.
"Saran Ibu kamu lebih baik menjauhi Tasya." ucap Bu Mita. Candra terdiam. Dia berfikir.
"Ibu paham kalau sebenarnya kamu sangat mencintai Tasya. Namun kamu pasti sadar kalau Tasya sebenarnya belum bisa move on dari suami nya." ucap Bu Mita.
Candra hanya diam saja. "Bukan ibu tidak merestui hubungan kalian. Hanya saja Tasya membutuhkan waktu di dalam kondisi yang seperti ini, ibu mohon kamu mengerti yah nak." ucap Bu Mita berusaha berbicara baik dengan Candra.
"Baik Bu, saya paham kok." ucap Candra. Bu Mita tersenyum.
"Ibu berbicara seperti ini bukan berarti kamu harus menjauhi Tasya, Ibu malah semakin kamu terus menjaganya sampai nanti dia memilih." ucap Bu Mita.
Candra menghormati Bu Mita sebagai orang tua dia pun menginyakan saja apa yang di katakan Bu Mita dan berusaha memahami nya.
"Ayo kita berangkat. Nak Candra tidak sedang sibuk kan?" tanya Bu Mita. Candra Menggeleng kan kepala nya.
"Kalau kita pergi bagaimana dengan Raya dan Stevan Bu?" tanya Candra. "Oohh mereka adalah bibik yang menjaganya." ucap Bu Mita.
__ADS_1
Empat hari kemudian Tasya sudah bisa pulang dari rumah sakit.
Kebetulan hanya Tasya dengan Bu Mita di sana. Candra bekerja, Tiwi seperti itu juga, dan ayah nya Bekerja, Anak nya sekolah sementara Darel datang sama sekali.
Tasya sudah yakin kalau Tania ataupun orang tua melarangnya untuk datang ke sini. Tasya mengendong Radit di atas kursi roda.
"Ayo kita pulang ke rumah Nenek dan Kakek." ucap Tasya.
Bu Mita yang mendorong kursi tersenyum.
Mereka pulang di jemput oleh supir. Tidak beberapa lama akhirnya sampai di Sana. Mereka di sambut oleh Tiwi di rumah. Omah dan Opah yang selalu di rumah.
Riski ternyata belum bisa pulang banyak yang harus di urus oleh dia. Namun itu tidak membuat Tasya berkecil hati, karena dia tau sebentar lagi Riski dan dia akan bersama-sama selama nya.
"Humm anak tampan, sini gendong sama Tsnte, biar mamah nya enak jalan nya." ucap Tiwi membawa Radit ke gendongan nya.
Mereka ke kamar Tasya yang sudah di sediakan yang cukup besar agar bisa lebih leluasa di Sana.
Banyak juga teman-teman Tasya yang datang menjenguk nya. Sangat banyak mendapat kan Hadiah dari Teman nya.
"Humm aku sayang omah. Makasih yah sudah mau datang jauh-jauh ke sini." ucap Tasya.
"Sama-sama Tasya. Omah sangat senang sekali. Dulu keinginan Omah sehat sampai kamu punya suami dan ternyata sudah punya anak Omah Masih di kasih kesehatan. walaupun Omah tidak bisa melihat Tasya di rumah sakit." ucap omah sedih.
"Aku sangat senang omah di sini bersama aku sekarang memeluk ku." ucap Tasya.
Omah memeluk Tasya begitu erat.
"Kamu yang sabar yah Tasya. Omah yakin suatu saat nanti keberuntungan akan berpihak sama kamu, kebahagiaan yang abadi. Dan semua orang yang kamu sayangi akan bersama kamu kembali. Percayalah Tasya tidak sendirian di sini." ucap Omah.
Tasya melihat orang tua nya, saudara nya, dan juga Keponakan serta teman-teman nya.
"Mereka Akan bertanggung jawab atas kebahagiaan kamu, jangan terlalu memikirkan orang tidak perduli pada kita. Kalau kamu sudah melahirkan Seperti ini omah mendukung perceraian kalian agar cepat selesai. Cucu Omah juga tidak menderita lagi." ucap Omah.
Omah dari awal sudah membenci Darel, dia selalu mengatai Darel Pria yang tidak bertanggung jawab, namun Tasya berusaha untuk melindungi suami nya. Namun tetap saja Omah tidak suka lagi pada Darel.
__ADS_1
"Kamu jangan memikirkan atau mengkhawatirkan dia lagi." ucap Omah. "Baiklah Omah, aku sama sekali tidak memikirkan dia kok." ucap Tasya.
"Tapi mungkin kalau dia tidak datang di persalinan ku, aku tidak tau harus bagaimana lagi Omah." ucap Tasya.
"Ssstt jangan membahas pria seperti itu lagi!" ucap Omah. Tasya tersenyum dia memeluk Omah nya.
Omah nya sudah Tua jadi Wajar saja jika di emosi seperti itu.
Karena waktu nya untuk istirahat, mereka semua pulang dan tinggal hanya keluarga saja.
Saat Pak Ahmad mengantarkan Tamu keluar Tiba-tiba Candra datang. "Apa kabar Pak? maaf saya baru bisa datang." ucap Candra setelah dua hari tidak memeriksa keadaan Tasya.
"Tidak apa-apa nak ayo silahkan masuk ke dalam." ucap pak Ahmad. Candra di antar kan melihat Tasya.
Omah dan Bu Mita melihat Candra datang membiarkan mereka di dalam. Tenang saja ada Raya dan Stevan yang sedang bermain dengan Dedek nya.
"Nih untuk kamu dan Anak kamu."' ucap Candra.
Tasya berusaha untuk duduk.
"Tidak apa-apa kamu berbaring saja." ucap Candra. Tasya tetap berusaha untuk duduk.
"Apa ini?" tanya Tasya.
"Buka lah." ucap Candra.
Tasya membuka nya. Dia sangat senang di berikan bantal tidur Dan juga Baju untuk anak nya.
"Kamu kok tau sih aku butuh ini?" ucap Tasya. Candra tersenyum. "Makasih yah." ucap Tasya. Candra mengangguk sambil tersenyum.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya. jika ada saran tulis di kolom komentar ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
biar author tambah semangat lagi.. Terimakasih 🙏***