
Setelah selesai belanja dan sudah lengkap mereka pulang.
Setelah sampai di rumah Pak Ahmad. Tasya mengajak Candra masuk ke dalam. Candra membantu membawa semua belanjaan Tasya.
"Wahh dekorasi nya bagus banget yah." ucap Candra m Tasya tersenyum sambil mengangguk.
"Hal-hal seperti ini adalah sekali seumur hidup jadi jadi menyia-nyiakan nya." ucap Tasya.
Candra tersenyum.
"Tapi kalau ayah ku sudah dua kali, dia sangat beruntung mempunyai dua wanita yang baik dan juga cantik." ucap Tasya.
"Suami kamu juga beruntung memiliki istri seperti kamu." ucap Candra. Tasya tersenyum.
"Assalamualaikum buk." sapa Tasya melihat Ibu nya sedang di Pasang kan Hena.
"Walaikumsalam." jawab Bu Mita.
Candra tersenyum ke arah Bu Mita.
"Maaf yah ibu sedang seperti ini. Kalian duduk saja di ruang tamu, jangan hiraukan ibu." ucap Bu Mita. Candra dan Tasya tersenyum.
"Ibu makin cantik saja deh." ucap Tasya mencolek pipi ibu nya. "Tasya." ucap Bu Mita.. Tasya langsung tertawa dan meninggalkan Ibu nya.
"Silahkan duduk dulu pak, saya akan membuang kan Teh." ucap Tasya.
"Tidak perlu repot-repot, supir saya sudah di jalan Menuju ke sini." ucap Candra. "Oohh begitu yah." ucap Tasya.
"Nih dia sudah datang. Saya permisi dulu yah." ucap Candra.
"Humm Besok jangan lupa datang yah pak." ucap Tasya. Candra mengangguk.
Tasya mengantar kan ke depan dan setelah Candra pergi dia istirahat ke kamar nya.
"Huff sangat penat sekali ucap nya. Dia sangat lelah hanya beraktivitas sedikit saja. mungkin karena perut nya sudah mulai besar jadi dia mudah kelelahan.
Dia memeriksa ponsel nya. Lagi dan lagi dia mengirim kan pesan pada suami nya walaupun tidak di balas.
"Kak Besok adalah acara pernikahan Ibu dan Ayah. Aku tidak memaksa kakak untuk datang, namun aku ingin kakak mengucap kan kata selamat untuk mereka." ucap Tasya.
"Tidak terasa sudah beberapa hari aku tidak mendengar suara kalian. Tapi tetap saja aku belum terbiasa, aku sangat rindu." ucap Tasya.
Di malam hari nya Bu Mita datang ke kamar Tasya.
__ADS_1
"Tasya kamu belum tidur?" tanya Bu Mita.
Tasya menoleh ke arah Ibu nya.
"Belum Bu, aku tidak bisa tidur." ucap Tasya. "Lalu ini semua apa? Kenapa sangat berantakan?" tanya Bu Mita.
"Aku sedang melihat baju yang mana Cocok untuk aku pakai." ucap Tasya.
"Semua nya cantik kok kalau di pakai sama kamu." ucap Bu Mita.
"Humm ibu selalu bilang seperti itu." ucap Tasya. Bu Mita tersenyum.
"Oh iya tadi kata kamu Candra keluar kota, kenapa tiba-tiba bisa datang sama kamu? Dan pulang nya juga ibu tidak tahu." ucap Bu Mita.
"Aku baru saja menjemput Pak Candra Dari bandara karena Supir nya tidak datang menjemput." ucap Tasya.
"Oohhh. Apa dia mau datang ke acara Besok?" tanya Buk Mita.
"Mau kok Bu, justru dia pulang karena ingin menghadiri acara pernikahan Ibu. Dia pulang tidak pamit pada ibu karena tidak enak mengganggu." ucap Tasya.
"Dan ibu harus tau kalau teman-teman ku dari Bandung banyak yang datang, mereka akan datang lagi bersama Omah dan Opah. teman dari universitas juga akan datang, mahasiswa nya juga akan datang, aku sangat senang mereka mau datang buk." ucap Tasya.
"Alhamdulillah kalau seperti itu nak, ibu juga senang mendengar nya." ucap Buk Mita.
Keesokan harinya.
"Subhanallah Ibu cantik banget." ucap Tasya melihat Ibu nya ke ruangan makeup. Bu Mita tersenyum.
"Kamu juga sangat cantik Sayang." ucap Bu Mita pada Tasya.
"Kedua nya sama-sama cantik Buk. Boleh saya mengambil foto nya?" tanya Fotografer. Tasya dan Bu Mita mengangguk.
Makeup sudah selesai mereka berfoto-foto bersama.
"Sayang sekali Riski tidak bisa datang yah Tasya." ucap Bu Mita sedih.
"Jangan sedih Bu, Riski pasti sangat senang mendengar berita ini walaupun sebenarnya dia sedih tidak bisa ikut ke acara ini.
"Tasya teman-teman kamu sudah pada datang dari universitas, ayo Keluar." ajak Saudara Tasya.
Tasya mengangguk dia pun keluar. Dia menyambut Tamu dengan sangat ramah.
sementara Tiwi menjadi MC, dia menawarkan diri berperan di sana, dia juga mempunyai keahlian di bidang itu.
__ADS_1
"Haii." Ucap Candra yang baru saja datang. Tasya menatap lama Candra.
"Pak Candra ganteng banget." batin Tasya.
"Hayy juga pak." ucap Tasya dengan tersenyum.
"Kamu cantik banget hari ini." ucap Candra.Tasya tersipu malu. "Terimakasih pak. Bapak juga sangat Tampan." ucap Tasya. Candra juga jadi ikut tersenyum.
"Ayo silahkan duduk." ucap Tasya mempersilahkan Pak Candra duduk dan juga bergabung dengan yang lain nya.
Acara sudah di mulai.
Tasya menemui ayah nya sebentar. Tasya melihat Ayah seketika memasang wajah terharu melihat senyuman ayah nya yang terlihat sangat bahagia.
"Ayah." ucap Tasya langsung memeluk Ayah nya.
Pak Ahmad juga terharu dia juga memeluk erat putri nya itu.
"Terimakasih nak sudah mau merestui Ayah dengan ibu mu menikah." ucap Pak Ahmad. Tasya mengangguk. Mereka pun keluar. untuk mengucapkan ijab kabul.
Setelah para saksi mengatakan Sah Tasya menangis bahagia. Candra berdiri di samping Tasya langsung memberikan tisu. Tasya menyembunyikan wajahnya di Balik dada Candra untuk menghapus air mata nya.
Pak Ahmad melihat ke arah Tasya sambil tersenyum. Dan ternyata di belakang Tasya ada Riski sambil tersenyum.
Pak Ahmad sangat senang, karena dia berfikir Riski tidak datang.
Tasya penasaran apa yang di perhatikan oleh Ayah nya dia melihat ke arah belakang ternyata ada Riski. Tasya semakin senang. Dia tersenyum Riski juga tersenyum.
Setelah Ijab-kabul pengantin wanita Keluar. Mereka di iringi oleh Tasya, saudara perempuan yang lain nya juga.
Buk Mita dan pak Ahmad di pertemuan. Mereka sungguh sangat senang sekali.
Acara berlangsung cukup lama. Tasya mulai kelelahan dia mau duduk namun acara belum selesai. Candra yang selalu di samping Tasya melihat Tasya gelisah dia langsung mengambil kursi dan meminta Tasya duduk.
Beberapa orang lain mengira kalau mereka adalah pasangan suami istri.
Di sisi lain Tasya sama sekali tidak mempermasalahkan karena dia juga beruntung ada yang mendampingi nya, karena orang lain semua berpasangan.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya. biar author tambah semangat lagi. Terimakasih 🙏***
__ADS_1