Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku

Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku
Episode 276


__ADS_3

Tasya menarik nafas panjang dan menghembuskan nya.


"Baiklah Bu, terimakasih sudah ada untuk ku." ucap Tasya.


Keesokan harinya Bu Mita mengirim kan Pesan pada Darel. Dia mendapatkan nomor Darel dari Ponsel Tasya.


Darel yang tidak pulang malam tadi Masih tidur di hotel karena sangat Mabuk.


Perlahan dia membuka mata nya. Dia lama termenung.


Dia tidak Akan kemana-mana hari ini, dia ingin mengurung diri di sana.


Dia memeriksa ponsel nya. Sudah ada pesan dari nomor yang tidak di kenal, dia langsung membaca nya.


"Ini nomor Bu Mita. Ibu mendapatkan nomor kamu dari Tasya. Ibu dengan Ayah mau berbicara dengan kamu. kalau kamu mau datangi ibu ke alamat yang ibu kirim." isi pesan Bu Mita.


Darel perlahan bangun. Dia mengusap wajah nya dia baru sadar ternyata sudah jam 12 Siang.


"Apa yang akan di bicarakan oleh Ibu dan Ayah? Tidak biasa nya mereka seperti ini." ucap Darel. Dia tiba-tiba jadi sangat takut.


"Atau jangan-jangan mereka benar-benar akan membicarakan perceraian kami?"' ucap Darel. Namun dia tidak bisa berprasangka buruk dulu. Dia pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia.


Tampa pamit pada orang tua nya karena percuma saja dia pamit. Tidak akan ada ijin dari mereka.


"Bu aku mau mandiin Radit gak apa-apa kan?" tanya Tasya.


"Loh emang kamu sudah kuat? Bagaimana kalau tiba-tiba kamu gak Kuat?" tanya Bu Mita..


"Aku sudah lebih sehat kok Bu. Ini sudah jam Empat Sore, seperti nya Radit sudah kegerahan." ucap Tasya.


"Ya udah deh gak apa-apa kalau kamu yakin. Kamu juga harus belajar." ucap Bu Mita.


"Sebenarnya aku melakukan ini untuk pertama kalinya, jadi ibu bantuin aku yah." ucap Tasya. Bu Mita tersenyum sambil mengangguk.


Mereka membawa Radit ke dalam kamar mandi.


"Dulu waktu bayi kamu sangat suka terkena Air. Dan kamu akan tertawa saat di mandiin." ucap Bu Mita.


Tasya tersenyum. "Aku sangat suka air sampai sekarang Bu. Aku juga jadi Rindu main ke pantai atau ke laut." ucap Tasya.


"Nanti kalau kamu sudah sembuh ayo kita pergi." ucap Bu Mita. Tasya mengangguk.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Bu Mita berdering. Bu Mita melihat nya.


"Siapa yang nelpon Bu?" tanya Tasya.


"Ibu jawab telpon di luar sebentar yah." ucap Bu Mita. Tasya melihat Ibu nya pergi.


"Ibu nelpon Sama siapa sih? Kenapa kelihatan nya sangat rahasia? Biasanya ibu menjawab telepon di depan ku, sekarang kenapa harus keluar?" ucap Tasya.


Dia pun menyudahi memandikan anak nya.


"Radit udah yah mandi nya, sekarang kita pasang baju agar Radit bisa tenang." ucap Tasya. Dia membawa Radit Keluar dari kamar mandi.


"Ternyata ketika sudah menjadi seorang ibu itu mengurus anak tidak lah sulit. Kita Akan paham sendiri. Aku berpikir dulu ini sangat lah susah." ucap Tasya sambil tersenyum.


"Anak mamah sudah ganteng." ucap Tasya. Dia pun mengambil foto Radit membuat postingan di IG nya.


Di tempat lain Bu Tima dan Tania sedang Makan di luar. Kebetulan juga Bu Tima sedang membuka Ig nya. Dia melihat postingan menantu nya.


"Tante melihat apa? kenapa kelihatan nya sangat serius?" tanya Tania. Namun Bu Tima tidak merespon Tania.


"Ternyata dia sangat mirip yah kepada Darel." ucap Bu Tima.


Dia senyum-senyum sendiri. Tania yang melihat itu pun dia jadi bingung karena Bu Mita senyum melihat ponsel nya.


"Owh enggak kok, nih Tante lagi lihatin postingan Teman Tante." ucap Bu Tima.


"Oohhh." ucap Tania mereka pun lanjut untuk makan. Namun tiba-tiba ponsel Tania berdering. Namum dia langsung mematikan nya.


"Kenapa tidak di jawab? Dari tadi kamu mengabaikan nya. Kalau itu Darel jawab lah." ucap Bu Tima.


"Enggak kok Tante, itu teman ku." ucap Tania.


"Kenapa tidak di jawab? Siapa tau ada yang penting." ucap Bu Tima lagi.


"Tidak mungkin Tante. Aku juga sedang bersama Tante. tidak Sopan kalau aku berbicara dengan orang lain." ucap Tania. Bu Tima tersenyum.


"Kamu sungguh menghormati Tante tidak sama seperti Tasya. Itu sebab nya Tante menyukai kamu. Semoga saja Darel cepat menikahi kamu." ucap Bu Tima.


"Ngomong-ngomong Darel sudah mengabari Tante belum?" tanya Tania. "Seperti nya dia masih marah. biar kan saja dulu dia mencari ketenangan. Tante Tidak khawatir lagi karena Tasya yang memutuskan untuk mengurus surat cerai." ucap Bu Tima.


Tania terlihat sangat senang sekali. Namun tiba-tiba masuk pesan ke ponsel nya, dia terlihat sangat gugup.

__ADS_1


"Tante aku minta maaf yah, aku harus pergi sekarang teman ku ada yang sakit. gak apa-apa kan Tante." ucap Tania.


"Tidak apa-apa, kamu pergi lah, semoga teman kamu cepat sembuh." ucap Bu Tima. Tania mengangguk.


Setelah itu Tania Pun pergi..


Di luar dia menemui pria dan menarik nya ke dalam mobil.


"Kamu ngapain ke sini? Aku sudah bilang aku akan datang ke rumah kamu." ucap Tania.


"Aku sangat merindukan kamu sayang." ucap pria itu.


Menggunakan bahasa Inggris.


"Aku sudah bilang nanti malam aku akan ke rumah kamu." ucap Tania.


"Kamu lagi makan sama Ibu teman kamu kan? kenapa sekalian gak di kenalin aku? Aku juga ingin tau ibu teman kamu yang sudah seperti ibu kamu sendiri." ucap pria itu lagi.


Tania langsung membawa nya ke dalam mobil meninggalkan Restoran itu. Bu Tima di dalam mencoba menghubungi Darel namun tidak bisa.


"Sebenarnya dia kemana sih?" Ucap Bu Tima.


Dia melihat postingan baru Tasya. Ternyata foto mereka berdua bersama Radit.


"Raditya Pratama.. Nama yang sangat bagus sekali. Cocok sekali dengan wajah nya." ucap Bu Tima.


"Mamah lagi lihatin apa?" tanya pak Yuda yang baru saja datang. Bu Tima langsung mematikan ponsel nya.


"Enggak kok Pah. Papah kok bisa di sini?" tanya Bu Tima.


"Kebetulan papah Lewat sini. Tadi kata nya Sama Tania. Kok Tania nya gak ada?" tanya Pak Yuda.


"Dia ada urusan mendadak, jadi pamit duluan." ucap Bu Tima. "Oohhh.. Jadi bagaimana kabar Darel? Apa dia sudah mengabari dia ada di mana?" tanya Pak Yuda.


"Sampai sekarang belum ada Pah." ucap Bu Tima.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


biar author tambah semangat lagi.. Terimakasih 🙏***


__ADS_2