Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku

Aku Menikah Dengan Suami Kakak Ku
Episode 275


__ADS_3

"Kenapa lagi mah? aku sangat lelah, kepala ku pusing, Masalah aku dengan Tasya, aku akan segera mengurus nya.'" ucap Darel.


Dia langsung meninggalkan Mamah nya.


"Darel!" papah nya datang. Darel berhenti.


"Siapa yang ngajarin kamu kurang ajar seperti itu kepada orang tua?" ucap pak Yuda.


Darel menghela nafas panjang.


"Aku lelah Pah, aku capek mah, pembahasan Tiap hari ini saja. Lebih baik Mamah sama papah cari tahu seperti apa Tania, apakah dia lebih baik dari Tasya?" ucap Darel.


Mamah dan papah nya terdiam. Mereka tidak mengerti apa yang di katakan oleh Darel.


"Apa yang kamu maksud? Justru Mamah sama papah tau semua nya tentang Tania. Dia lebih baik dari Tasya." ucap Bu Tima.


"Baiklah kalau dia yang terbaik kenapa Mamah tidak menjadikan nya anak saja? kenapa harus menikah kan aku dengan dia? aku mempunyai pilihan sendiri. aku tidak mau di jodohkan dengan siapapun." ucap Darel.


"Jaga mulut kamu Darel! Kamu berbicara dengan orang!" ucap papah nya.


Darel tersenyum tipis.


"Aku menghormati kalian, aku memahami kalian semua, aku mengikuti semua perintah kalian. Namun ternyata hal terburu terjadi pada ku sekarang. Tasya sudah memutuskan untuk bercerai. Aku sangat hancur Mah, Pah." ucap Darel.


Darel menangis dan meninggalkan rumah itu, yang tadi nya mau masuk ke dalam kamar tidak jadi.


Kebetulan juga Tania datang.


"Darel kamu mau kemana?" tanya Tania menahan Darel, namun Darel menepis tangan Tania.


"Tante, om ada apa dengan Darel?" tanya Tania.


"Dia butuh Waktu untuk memenangkan diri. Tasya sudah setuju untuk mengurus surat cerai nya, sekarang Tante merasa lega." ucap Bu Tima.


"Bagus lah kalau begitu Tante, aku bisa menikah dengan Darel lebih cepat lagi." ucap Tania. Bu Tima dan pak Yuda tersenyum.


"Kamu sendiri dari mana? Kenapa malam-malam baru pulang?" tanya Bu Tima. "Aku tadi membengkel mobil ku yang rusak ke bengkel. Biasalah Tante udah mobil lama." ucap Tania.

__ADS_1


"Bagaimana kalau Tante meminta Darel membelikan kamu mobil baru? Tasya saja di belikan mobil yang sangat mahal sekali. Tidak mungkin kamu tidak." ucap Tante Tima.


"Gak usah lah Tante, aku takut kalau Darel marah-marah." ucap Tania. "Sudah biar Tante saja yang berbicara..Kamu sudah tidak bekerja lagi sekarang karena dia juga kan? Jadi dia harus bertanggung jawab atas semua kebutuhan kamu." ucap Bu Tima.


Tania sangat senang sekali. Namun dia sok jual mahal, Agar tidak terlihat matre.


Darel di Club sudah menghabiskan banyak Minuman dia melihat foto nya bersama Tasya.


"Aku benar Pria yang tidak bertanggung jawab Sama sekali. Maafin Kakak Tasya." ucap Darel.


Dia menangis sambil minum. Dia mencoba menelpon Tasya namun tidak bisa. Seperti nya sudah di blokir.


Sepanjang Malam Juga tidak bisa tidur. Sementara Radit kali ini tidur dengan sangat nyenyak sekali.


"Semoga saja ini jalan yang terbaik." ucap Tasya dia pun menutup mata nya.


"Ayah duduk di sini dulu deh." ucap Bu Mita. pada suami nya yang baru saja datang ke kamar.


Pak Ahmad Duduk di samping istri nya di sofa kamar.


"Ibu tidak tega melihat Tasya seperti itu ayah. Apa yang harus kita lakukan?" tanya Bu Mita. "Tidak ada yang bisa kita lakukan Bu, kita tidak boleh ikut campur." ucap pak Ahmad.


"Tapi kita bisa berbuat apa Ibu.. Ayah juga tidak tega melihat nya, namun tidak ada yang bisa kita lakukan Selain melindungi Tasya, merawat nya di sini." ucap Pak Ahmad.


"Kita sangat tau Tasya dan Darel saling mencintai. Tidak mudah mereka menjalin cinta yang begitu rumit itu.. Namun karena orang tua yang egois mereka berpisah, ini tidak rela melihat nya." ucap Bu Mita.


"Apa yang harus kita lakukan Bu?" Tanya Pak Ahmad.


"Kita benar-benar harus tegas pada Darel Ayah. Kita harus berbicara dengan nya. Kalau benar-benar dia tidak sanggup memperjuangkan Tasya ibu harap dia langsung mengurus surat cerai jangan membuat anak kita seperti ini." ucap Bu Mita.


"Iyah ibu benar juga. Tapi sekarang Darel Ada di Dubai. Bagaimana Bisa dia ke sini?" tanya pak Ahmad.


"Itu gampang ayah, kalau dia menghormati orang tua dia pasti akan datang menemui kita di sini." ucap Bu Mita.


"Baiklah Bu, mari kita bahas itu besok. Malam ini ibu tidur di kamar Tasya yah, kasihan dia." ucap Pak Ahmad.


Bu Mita mengangguk.

__ADS_1


Bu Mita keluar dari ruangan itu. Dia masuk ke kamar Tasya.


"Tasya.. Apa kamu sudah tidur?" tanya Bu Mita.


Namun Tasya tidak menjawab nya. Bu Mita menarik selimut yang menutupi wajah Tasya dan ternyata Tasya menangis.


"Apa yang terjadi nak? Kenapa kamu menangis?" tanya Bu Mita. Tasya belum tidur dia langsung memeluk ibunya.


"Maafin aku Bu." ucap Tasya.


"Sudah-sudah jangan menangis lagi, tuh Radit jadi bangun. kamu harus istirahat yah." ucap Bu Mita dia berusaha menenangkan Anak nya.


Karena Radit bangun dia memberikan minum dulu.


"Jangan menangis lagi, Apa yang mengganggu pikiran kamu?" tanya Bu Mita menghapus air mata Tasya.


"Aku sudah memutuskan untuk mengurus surat cerai Bu. Aku sudah ikhlas melepaskan kak Darel, aku akan berdiri sendiri." ucap Tasya.


"Tenang kan pikiran kamu dulu nak, jangan Emosi, jangan gegabah mengambil keputusan yah. Jangan ada penyesalan suatu saat nanti." ucap Bu Mita.


Tasya menarik nafas panjang dan menghembuskan nya.


"Baiklah Bu, terimakasih sudah ada untuk ku." ucap Tasya.


Keesokan harinya Bu Mita mengirim kan Pesan pada Darel. Dia mendapatkan nomor Darel dari Ponsel Tasya.


Darel yang tidak pulang malam tadi Masih tidur di hotel karena sangat Mabuk.


Perlahan dia membuka mata nya. Dia lama termenung.


Dia tidak Akan kemana-mana hari ini, dia ingin mengurung diri di sana.


Dia memeriksa ponsel nya. Sudah ada pesan dari nomor yang tidak di kenal, dia langsung membaca nya.


"Ini nomor Bu Mita. Ibu mendapatkan nomor kamu dari Tasya. Ibu dengan Ayah mau berbicara dengan kamu. kalau kamu mau datangi ibu ke alamat yang ibu kirim." isi pesan Bu Mita.


...----------------...

__ADS_1


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya. Jika ada saran tulis di kolom komentar ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.. biar author tambah semangat lagi. Terimakasih 🙏***


__ADS_2