
"Mungkin Suami kamu gak suka kamu dekat sama pria lain dan menerima pakaian dari orang lain." ucap Omah.
"Omah sekarang gak sayang aku lagi! Omah malah membela kak Darel, aku bete." ucap Tasya langsung pergi.
Omah hanya menghela nafas panjang.
"Biar kan saja omah, mungkin mereka belum bisa menyesuaikan diri sekarang, jangan di paksa terus." ucap Bibi. Omah pun diam dia tidak bisa ngomong apa-apa.
Tiba di malam hari Tasya sudah dandan dengan cantik, dia menggunakan dress Hitam, rambut yang di urai sedikit di catok Agar lebih anggun serta Heels warna hitam bertali.
"Wahhh aku cantik banget." ucap nya di Depan cermin dia mengambil foto dan mengirim kan nya pada Bela.
Bela hari sudah ini Akan datang ke acara itu dia baru Saja sampai di Bogor tadi siang selama ini dia ada di tempat Saudara nya itu sebab nya mereka belum bisa bertemu.
Tapi malam ini mereka semua Akan bertemu lagi.
"Sya! aku sudah di depan nih nungguin kamu." isi pesan dari Alex, Tasya langsung turun.
Tasya keluar semua mata tertuju pada nya karena mereka lagi kumpul di ruang tamu.
"Mamah cantik banget!" ucap Raya langsung. Tasya tersenyum.
"Makasih sayang!" ucap Tasya.
"Wahh Cucu Omah cantik sekali seperti Omah waktu muda." ucap Omah. Tasya tersipu malu. sementara Darel diam berusaha untuk Cuek saja sementara dia sudah ketar-ketir melihat kecantikan Tasya malam ini.
"Ya udah Omah, Opah Kak Alex sudah nungguin dan Depan aku pergi dulu yah." ucap Tasya.
Dia menyalim tangan Omah sama Opah saat mau menyalim tangan Darel.
"Kakak Yakin gak mau ikut?" tanya Tasya. Darel menggeleng kan kepala nya.
"CK suami seperti apa seperti ini, bahkan dia tidak tertarik sedikit pun pada ku." batin Tasya. dia menyalim tangan Darel.
"Anak-anak. Mamah pergi dulu yah," ucap Tasya.
"Iyahh Mah, hati-hati yah.' ucap Raya namun Stevan Malah menangis.
Darel dengan cepat mengambil nya dia membawa anak-anak nya masuk ke dalam kamar.
"Sudah pergi saja!" ucap Omah. Tasya tersenyum dia pun pergi.
Di halaman Alex menunggu dan Depan mobil.
Alex melihat penampilan Tasya.
"Kamu cantik banget dengan dress ini." ucap Alex.
"Makasih kak. Kakak juga ganteng kok dengan style jas itu." ucap Tasya.
"Ya udah ayo kita berangkat." ajak Alex sambil menjulurkan tangannya Tasya dengan tersenyum meletakkan tangan nya di tangan Alex dan masuk ke dalam mobil.
Darel melihat momen itu dari jendela sangat terbakar api Cemburu.
__ADS_1
"Oh iya sya! Pria yang di rumah mu adalah orang tua Raya?" tanya Alex, Tasya mengangguk.
"Sudah lah jangan di bahas, aku tidak ingin membahas nya." ucap Tasya, Alex langsung mengerti dia pun mengangguk.
Tidak beberapa lama akhirnya sampai juga.
"Tasya.." ucap Bela berlari ke arah Tasya, mereka langsung berpelukan.
"Aku sangat merindukan kamu." ucap Bela.
"Aku juga." ucap Tasya.
"Ngomong-ngomong kamu makin cantik aja." ucap bela.
"Alhamdulillah kalau begitu, kamu juga makin cantik kok, apa kamu sudah punya pacar?" tanya Tasya.
"Boro-boro punya pacar, aku pusing dengan permintaan orang tua ku yang memaksa ku melanjutkan S2." ucap bela.
"Bagus dong, padahal dulu Omah Sama Opah ku ingin aku melanjutkan kuliah namun sekarang tidak bisa." ucap Tasya.
"Yang Sabar yah. Aku yakin kamu pasti kuat, aku tidak bisa membantu kamu apa-apa selain mengatakan Sabar dan berdoa." ucap Bela.
"Ayo kita masuk, acara nya sudah mulai. " ajak Alex.
"Ya ampun kak Alex ganteng banget sih." ucap bela pada Tasya..
"Kamu naksir?" tanya Tasya.
"Enggak ah, gak mungkin aku naksir sama pacar teman ku sendiri." ucap bela.
"Tidak pacaran bagaimana? Dari pakaian saja orang sudah tahu kalau Kalian adalah pasangan." ucap Bela.
"Udah ah ayok masuk." ucap Tasya merasa pun masuk. Di dalam ternyata sudah banyak teman-teman mereka.
Mereka sangat asyik bercerita, menikmati minuman masing-masing.
Karena Alex kurang kenal dengan orang-orang di sana Tasya menghampiri nya.
"Lucu yah demi janji kakak sama ku untuk merayakan kelulusan kakak jadi tidak punya teman deh." ucap Tasya.
"Kok Ngomong seperti itu? Justru kakak sangat senang melihat Junior-junior kakak bisa berkumpul seperti ini." ucap Alex.
Tasya tersenyum.
"Kamu jangan terlalu banyak minum, nanti kamu mabuk." ucap Alex.
"Hanya sedikit saja." ucap Tasya.
"Ngomong-ngomong makasih yah kak sudah mau melakukan ini demi aku." ucap Tasya.
Alex tersenyum.
Tasya mengambil handphone nya.
__ADS_1
"Tadi sudah foto-foto bersama teman-teman aku ingin mempunyai foto kenangan dengan kakak." ucap Tasya.
"Oh boleh kok." ucap Alex.
Tasya langsung mengambil gambar tidak lupa memosting nya.
Darel yang sangat penasaran dia langsung membuka postingan baru Tasya.
Darel melihat foto Tasya dan Alex yang sangat Bagus. Dan tidak beberapa lama banyak komentar.
"Wahh pasangan yang sangat cocok, ganteng dan cantik." komen orang lain.
"Aku yakin sih mereka lagi pacaran, mana ada senior dan junior sedekat itu " komen orang lagi.
"Aduhhh... membuat ku yang jomblo iri saja, kapan yah punya pacar seganteng kak Alex, tajir dan baik sopan lagi." ucap orang lain lagi.
Masih banyak komentar.
"Kak Tasya! apa benar kakak sama Kak Alex pacaran? kalau Iyah aku tunggu Surat undangan nya yah." ucap junior Tasya.
Tidak beberapa lama langsung dengan balas oleh Tasya.
"Ayo.. tebak saja.." ucap Tasya sambil membuat emot lucu.
Darel yang mantengin kolom komentar membaca itu seketika langsung mematikan handphone nya.
"Papah kenapa?" tanya Raya melihat Darel melempar kan handphone nya.
"Gak apa-apa sayang. Raya lanjut aja main handphone." ucap Darel.
"Mamah mana yah Pah? Ini sudah sangat malam kenapa belum pulang juga." ucap Raya karena sudah jam sebelas malam.
"Mungkin acara nya belum selesai." ucap Darel.
"Lama banget Pah, lihat Stevan sudah mengantuk namun tidak Mau tidur." ucap Raya.
"Biar papah gendong saja, kamu juga kalau bobo yah." ucap Darel.
Raya mengangguk. Darel menggendong Stevan namun Stevan tidak mampu dia Malah menangis.
"Bubu.. bubu..." ucap Stevan sambil menunjuk ke arah pintu.
Darel Berusaha untuk menenangkan Stevan namun tetap menangis.
"Tidur Stevan! ini sudah malam!" ucap Darel meninggikan suara nya Membuat Stevan semakin menangis.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
__ADS_1
Terimakasih 🙏***