Cinta Seindah Senja Di Pesantren Season 2

Cinta Seindah Senja Di Pesantren Season 2
Kembali Ke Pesantren


__ADS_3

Usai menyantap sarapan bersama dan membeli oleh-oleh untuk di berikan di pesantren Arum dan keluarganya kembali melanjutkan perjalanan menuju pesantren, mobil yang mereka kendarai berjalan dengan kecepatan sedang. Keheningan yang sejak tadi tercipta kini terpecah dengan suara Bunda yang mulai meramaikan keadaan.


"Arum," panggil Bunda Fia.


"Iya, Bunda," sahut Arum yang tengah duduk di jok belakang sedang sang Bunda duduk di jok depan.


"Bunda mau berpesan sama kamu," ujar Bunda Arum.


"Berpesan apa Bunda?" tanya Arum.


"Saat ini kamu sudah punya status yang baru jadi, kamu harus lebih berhati-hati dalam bertindak dan melakukan apapun. Ingatlah Nak! jika tunanganmu bukan orang biasa, dia pemilik pesantren maka apapun yang akan kamu lakukan nanti akan menjadi buah bibir sebagian besar orang," Penjelasan yang cukup jelas membuat Arum mengerti.


"Iya Bunda, Arum mengeri," jawaban singkat tapi memiliki makna yang cukup luas.


"Sayang, ingatlah jika apa yang terjadi adalah takdir yang sudah tertulis. Maka jaga dan syukuri anugerah apapun yang sudah di berikan." Bunda Fia memberi nasehat sekaligus peringatan agar Arum tak salah jalan.


"Arum mengerti Bunda, dan Arum akan berusaha sebisa mungkin untuk melakukannya sebaik mungkin." Jawaban Arum sudah cukup membuat hati sang Bunda tenang, karena setelah ini Bunda Fia dan Ayah Rifki akan kembali ke Australi.


Bunda Fia bisa sedikit lebih tenang meninggalkan Arum sang putri berada di pesantren sendiri dan jauh darinya.


"Do'a Bunda selalu bersamamu Nak, semoga kamu bahagia dan bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan." Untaian do'a terucap dari bibir Bunda Fia dan di amini oleh yang lain.


Mobil telah sampai di pelataran pesantren, yang berarti Arum harus kembali masuk ke dalam penjara suci, penjara yang di penuhi oleh ilmu dan orang-orang alim di dalamnya juga terdapat berjuta ribu berkah bagi siapapun penghuninya.


Seperti dugaan Arum acara sowan yang selalu di lakukan santri saat kembali ke pesantren berjalan begitu lama, dua orang wanita paruh baya di hadapannya itu benar-benar memanfaatkan keadaan untuk bernostalgia bersama, mengenang masa lalu yang terdengar indah di telinga Arum.

__ADS_1


Tapi sayang Arum yang sejak tadi hanya jadi pendengar kini mulai terserang rasa bosan hingga kedatangan Husein membuyarkan segalanya.


"Khem, assalamualaikum," ucap Husein yang tak sengaja melihat ekspresi bosan di wajah Arum.


"Waalaikum salam," jawab ketiga wanita yang ada di ruang tamu.


"Tante kapan datang?" tanya Husein basa basi.


"Baru saja sampai, kamu dari mana Nak?" jawab Bunda Fia.


"Dari rumah Kak Hasan mau ngajak Arum ke mushollah." Jawab Husein.


"Ngajak Arum ke mushollah mau ngapain Nak?" Bunda Fia kembali bertanya.


"Mau belajar Tante," jawab Husein.


"Bunda Aku pamit ikut Kak Husein dulu ya," pamit Arum.


"Iya, hati-hati," jawab Bunda Fia.


" Umik apa Aku boleh ikut ke mushollah sama Kak Husein?" tanya Fia pada Umik.


"Iya, belajar yang serius ya Nak," sahut Umik.


"Iya Umik," jawab Arum sambil mencium punggung tangan kedua wanita paruh baya yang begitu berarti di hidupnya.

__ADS_1


Arum berjalan mengikuti langkah Husein yang lebih dulu berjalan keluar dari rumah Umik.


"Kamu bisa kembali ke asrama," ujar Husein.


"Ke asrama gimana maksudnya Kak?" tanya Arum yang bingung dengan ucapan Husein.


"Tadi Aku hanya nyelametin kamu yang terlihat bosan dengan obrolan Umik dan Tante," jawaban Husein membuat Arum terkejut sekaligus bersyukur.


-


-


-


-


-


-


Kakak-kakak pembacaku yang begitu baik, author minta maaf kalau update hari ini sedikit karena author tidak enak badan, maklum author sedang hamil muda. Minta do'anya supaya bisa sehat dan update lebih banyak lagi.


Terima kasih juga untuk semua dukungan yang kalian kasih like, vote dan komen yang kalian kasih benar2 berarti dan menjadi penyemangat untukku terus berkarya.


Lope2 sekebon untuk kalian pembacaku tersayangπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜—πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


Tetep dukung aku ya kakak....


__ADS_2