
Sesampainya Nagato, Litha dan Kakek Hyogoro di Pulau Samui, kejadian di Kerajaan Sihir Azbec akan membuat luka yang mendalam bagi Nagato.
Kuas yang sedang mengikuti Black Fang yang membawa Asha kembali ke Kerajaan Sihir Azbec terkejut dengan sesuatu yang terjadi di depan matanya secara tiba - tiba.
Reaksi pertama yang didengar Dorobo bersama teman - teman pencurinya, mereka seakan tidak percaya, tetapi setelah Kuas memberikan sebuah surat pada Dorobo, semua orang menangis karena tulisan yang Asha tulis di kertas tersebut.
Kembali dua hari yang lalu di Kerajaan Sihir Azbec. Kedatangan Bangsawan Bahamut yang dijaga dua anggota Exequtor menggemparkan seluruh pelosok Kerajaan Sihir Azbec. Peduduk dari yang bawah sampai kalangan atas melihat sosok bangsawan dunia yang terkenal itu.
Jalanan dari Tanjung Missique sampai Ibu Kota Azebc begitu padat, ribuan penduduk mendekorasi setiap bangunan rumah mereka agar meninggalkan kesan yang baik bagi Bangsawan Bahamut.
Di bawah perintah Black Madia yang mengumumkan pada seluruh penduduknya untuk merenovasi bangunan mereka, membuat penduduk rela tidak makan selama beberapa minggu demi menjalankan perintah dari Black Madia. Perintah dari Black Madia langsung dilaksanakan seluruh penduduk yang mampu, ada ribuan penduduk yang terpaksa harus di penjara karena tidak mempunyai uang untuk merenovasi rumah mereka.
Di sebuah rumah mewah dan megah, salah satu dari dua bangsawan yang bekerja sama dengan Black Madia. Kediaman Bangsawan Fang sedang terjadi sesuatu di dalam kediaman mereka, Asha sengaja membebaskan ratusan budak yang disiksa orang tuanya dan kakaknya.
Asha bukanlah anak yang kuat, hanya saja dia tetap terlihat tegar dan baik - baik saja. Jalan pikiran Asha dengan keluarganya sangat berbeda, Asha menganggap manusia dilahirkan sama rata dan tidak harus membeda - bedakan sesamanya, sedangkan orang tua dan kakaknya sendiri menganggap seorang bangsawan lebih tinggi dari rakyat jelata.
Hari ini kedatangan Bangsawan Bahamut yang bernama Baha Jellikoth membuat orang tua Asha mengurung Asha di dalam rumah. Black Fang menatap dingin Asha sebelum pergi meninggalkan rumahnya.
"Asha! Kau harus belajar sihir agar bisa sepertiku!" Black Fang sengaja memukul Asha karena mengingat adiknya sendiri menganggap Nagato sebagai kakaknya lebih dari dirinya.
"Argh!" darah segar keluar dari mulut Asha ketika Black Fang menendang perutnya, di kediaman yang luas dan megah itu sama sekali tidak ada tempat bagi Asha di keluarganya.
"Sadar dengan posisimu itu. Seorang bangsawan tidak boleh berteman dengan rakyat jelata." Black Fang mengelap darah segar yang keluar dari mulut Asha, setelah bersih dia menampar wajah Asha dengan keras.
"Aku tidak percaya kita masih seorang saudara," Black Fang terus menampar wajah Asha hingga pipi Asha lebam, "Ingat, hari ini kedatangan Bangsawan Bahamut. Jangan melakukan hal yang memalukan!" tegas Black Fang.
Asha menggigit bibirnya hingga berdarah, matanya mengeluarkan air mata karena kesedihannya yang telah terlahir di keluarga seperti ini.
"Keluarga itu seperti apa? Bahagia itu apa?" jeritan hati Asha setelah melihat Black Fang berjalan ke arah pintu keluar kamarnya.
"Jangan pernah keluar dari rumah. Kau hanya akan membuat malu Keluarga Fang dengan wajah seperti itu!" Black Fang sengaja memberi peringatan pada Asha sebelum keluar.
Asha menangis setelah Black Fang meninggalkan rumah, sangat dia sesali karena terlahir di sebuah keluarga yang tidak mempunyai hati nurani.
"Kak Nagato, padahal kau telah mengakuiku sebagai adikmu. Benar katamu, aku terlalu lemah. Aku sama sekali tidak mempunyai kekuatan yang cukup..." jerit hati Asha menangis mengingat wajah Nagato yang selalu memarahi dan memukulnya, walau sebenarnya Nagato menyembunyikan perasaannya untuk menyanyangi Asha layaknya adiknya sendiri.
__ADS_1
"Kak Litha, aku tidak sempat mengutarakan perasaanku. Kak Litha adalah perempuan pertama yang membuatku jatuh cinta. Sangat menyakitkan ketika melihat Kak Litha selalu memperhatikan Kak Nagato..." gumam Asha pelan sambil menangis memegang pena di tangannya, "Semoga kalian berdua baik - baik saja. Aku akan mendoakan yang terbaik untuk kalian." tambah Asha.
Asha menulis sebuah surat sambil terus meneteskan air matanya setiap dia menulis huruf di atas kertasnya, Asha memikirkan matang - matang tentang apa yang ingin dia lakukan.
"Seumur hidupku tidak pernah bahagia. Kebahagiaanku adalah saat kita berempat bersama, Kakek Bisma, Kak Nagato dan Kak Litha..." gumam Asha sambil tersenyum setelah selesai menulis surat untuk Nagato.
"Sepertinya aku harus menulis surat untuk Kakek Bisma, Dorobo dan anggota pencuri Ashikubi..." batin Asha setelah selesai menulis surat yang ditujukan untuk Nagato. Tangan Asha kembali menulis surat untuk Bisma dan Dorobo.
Asha telah membulatkan tekadnya untuk bergabung dengan Exequtor yang mengawal Bangsawan Bahamut. Demi mendapatkan sebuah kebebasan, Asha ingin pergi dari sangkar burung yang mengekangnya. Sebuah tempat yang selama ini terus menutup hatinya, Asha berpikir tidak ada masa depan untuknya di Kerajaan Sihir Azbec.
Asha memegang tiga surat yang dia tulis untuk Nagato, Bisma dan Dorobo. Matanya menangis menatap keluar jendela, Asha mengingat masa - masa selama beberapa bulan ke belakang tentang pertemuannya dengan Nagato, Litha dan Bisma.
Setelah tekadnya bulat, Asha keluar rumah dan berlari ke tengah kota. Tempat dimana Bangsawan Bahamut akan melewati jalanan tengah Kota Azbec.
"Kak Nagato, Kak Litha. Aku yakin kalian berdua baik - baik saja." batin Asha sambil terus melangkahkan kakinya untuk pergi ke tengah kota.
Setiap langkah kaki Asha berlari dalam pikirannya teringat masa - masa dimana dia berlatih bersama Bisma. Asha terus melangkahkan kakinya, lagi - lagi terlihat wajah Nagato dan Litha bersama Dorobo dan anggota pencurinya.
"Suatu hari aku akan berterimakasih pada kalian semua. Aku lebih baik mati daripada hidup di tempat yang penuh kebusukan ini." jerit hati Asha mengingat keluarganya yang terus membeli budak dan menyiksanya. Asha pernah berpikir jika ada yang salah dengan cara pikir keluarganya, tetapi setelah melihat raut wajah semua bangsawan di Azbec. Akhirnya Asha sadar, yang salah bukan keluarganya atau mereka semua, melainkan dirinya sendiri.
Asha menganggap lahir di keluarga yang tidak punya hati nurani adalah kesalahannya, tidak mempunyai kekuatan dan melarikan dari Kerajaan Sihir Azbec juga kesalahannya.
Sesampainya di tengah kota, Asha melihat ribuan orang berdesak - desakan untuk melihat Bangsawan Bahamut.
"Apa Bangsawan Bahamut memang sehebat ini?" batin Asha mencari celah untuk sampai ke depan yang dekat dengan jalan, "Mereka semua datang hanya untuk melihat Bangsawan Bahamut." tambahnya.
Mata Asha terkejut, di samping kiri dan kanannya ternyata hanya ribuan orang yang pura - pura menyambut dan berteriak, Asha melihat keluarga bangsawan duduk dengan santai di tempat yang tidak panas.
Asha semakin muak mendengar sandiwara yang dilakukan penduduk Azbec. Asha menginginkan kekuatan yang mampu membunuh dua keluarga bangsawan termasuk keluarganya sendiri dan Black Madia.
"Kak Nagato. Apa yang akan Kak Nagato lakukan saat seperti ini?" batin Asha sambil mengepalkan tangannya. Tak lama kedua tangannya semakin erat mengepal karena ribuan orang yang menyambut kedatangan Bangsawan Bahamut hanyalah rakyat biasa. Mereka berpura - pura terlihat bahagia agar tidak dibunuh Black Madia dan dipenjara di Pulau Majin.
"Jadi dia bangsawan dunia yang terkenal itu?" ucap salah satu penduduk di samping kiri Asha.
"Lihat. Bangsawan Bahamut lebih parah dari orang kaya di Azbec. Mereka tidak berjalan, melainkan duduk di atas punggung orang." sahut salah penduduk di samping kanan Asha.
__ADS_1
"Jangan berbicara seperti itu. Kau akan mati jika Hell Shadow mendengernya!" tegur salah satu penduduk yang lainnya.
Asha berlari ke arah Bangsawan Bahamut, setelah melihat Baha Jellikoth duduk di atas punggung pria tua renta. Seluruh darah dan nadi Asha memanas.
"Turun!" teriak Asha menatap tajam Baha Jellikoth.
Tindakan yang dilakukan Asha membuat semua orang menatap ke arah Asha. Black Madia dan Hell Shadow yang sedang duduk di tempat teduh juga terkejut.
"Jangan - jangan..." Kuas yang sedang berada di antara kerumunan penduduk yang menyambut kedatangan Bangsawan Bahamut juga terkejut.
___
Buat yang sering tanya kalau novel ini ada kaitannya sama novel kedua yang berjudul Love in Jiu War. Ya, semua menjadi satu dan tentunya semua berkaitan. Love in Jiu War sebenarnya menceritakan tentang keturunan Keluarga Prabu dan dendam selama 300 tahun kepada keturunan dewa(Bahamut) dan Organisasi Disaster, tetapi setelah direvisi nama"nya malah jadi China, anehnya malah jadi baru ceritanya waktu author buat, tapi ada nama" Jepang juga di sana. Di Nagato ada 3 benua, Kuru(Raya), Ezzo dan Jiu. Kalau yang pembaca baik pasti tau kanπ.
Feng Huang reinkarnasi itu bukan tanpa alasan, nanti dijelasin semua di Love in Jiu Warπ
Sedikit bercerita. Dua novel ini sebenarnya udah masuk dalam Babak pertama Arc Love in Jiu War, cuma author bikin 1 chapter isinya 300 kata waktu zaman author masih sekolah, author tinggal di asrama, jadi tau sendirilah kalau bosan di asrama tuh gimana rasanya bagi yang pernah tinggal di asrama sih hehe. Author lampiaskannya bikin ceritaπ dan cerita ini yang sedang kalian baca. Perlu waktu untuk merevisi semuanya karena biar level author naik dan dikontral tentunya, author sekarang lagi edit lagi biar 1 chapter isinya 1000 kata lebih, kalau ada waktu hehe.
Beberapa bulan yang lalu sebelum lockdown, author hp nya jatuh keinjak kaki sendiri waktu bantingan, waktu itu mau latihan seni ganda tampil isi acara silat di mantan sekolahπ(btw yg mau nonton follow ig author ada tuh author upload video seni gandanyaππ) Padahal udah diperbaiki sampai Arc Azbec tapi author harus ulang lagi, ingat kan yang beberapa minggu gak up? Itu alasan sebenarnya, tapi yang namanya hp pecah ya gimana lagi.
___
Hai Sahabat Pena Bulu Merah. Ada sedikit catatan dari author nih.
50 komentar : Bonus 1 chapter.
300 Like : Bonus 1 chapter.
1000 vote : Bonus 2 chapter.
#Kalau mood author bagus, crazy up bisa lebih.
Note : Author hitung dari periode mingguan ini ya sahabatπ€ 50 komen bonus 1 chapter loh. Setiap periode mingguan selesai, nanti author crazy up kalau target di atas tercapai. Akan banyak kejutan di Arc CINTAπ.
#Komentar seputar novel Kagutsuchi Nagato sampai 50 dapat bonus 1 chapter akhir periodeπ. Komen tentang cerita novel ini ya lain promo hehe.
__ADS_1
IG : Pena_Bulu_Merah
WA : π**